Naik Kereta Jayabaya Kelas Ekonomi New Generation

kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation

Senin, 20 November 2023 saya melakukan perjalanan lagi. Tujuannya ke Cirebon dalam rangka survei dan mencoba kereta baru (menurut info dari sahabat yang mengajak). Kereta Jayabaya kelas ekonomi yang akan kami coba. Kereta Jayabaya sendiri melayani rute perjalanan bagi pelanggannya. Dari Jakarta menuju Malang, sebagai tujuan terakhirnya.

Saya sudah diinfokan untuk ikut sejak dua pekan yang lalu. Seperti biasa, terima beres. Tinggal jalan saja, tanpa memikirkan urusan tiket dan hotelnya 😅. Terima kasih, ya. Senin kemarin, kami akhirnya melakukan percobaan naik kereta Jayabaya kelas ekonomi baru. Dalam perjalanan menuju stasiun, ada pertanyaan-pertanyaan yang muncul di kepala. Soal kereta Jayabaya baru ini, seperti berikut: apakah memang selama ini belum pernah ada kereta ekonomi apapun? atau apakah PT KAI, baru saja meluncurkan kelas ekonomi untuk kereta Jayabaya ini? Lanjut baca ya, supaya tahu jawabannya.

Perjalanan dimulai dari stasiun Pasar Senen. Dengan menggunakan taksi kami berdua berangkat dari rumah pukul 16.00 sore. Hanya butuh waktu dua puluh menit untuk tiba di stasiun. Alhamdulillah, jalanan lancar dan tidak macet. Walau sempat ada drama sedikit, di mana sopir taksinya salah ambil jalan. Padahal sudah dekat dengan stasiun tapi malah memutar. Seharusnya putar setelah melewati rel kereta api. Eh, malah sebelum rel sudah memutar. Entah benar lupa dan tidak ngeh seperti pengakuan si sopir. Atau ada alasan lain, kok bisa pak sopir memutar di tempat yang salah. 

Pengalaman Pertama Naik Kereta Ekonomi

Kereta Jayabaya tujuan Malang berangkat tepat sesuai jam yang ada di tiket. Yaitu pukul 17.25 dari stasiun Pasar Senen. Membawa kami menuju tujuan ke Cirebon. Kereta Jayabaya terdiri dari dua rangkaian yaitu kelas eksekutif dan ekonomi. Kelas eksekutif  terdiri dari 4 gerbong. Posisinya tepat berada di belakang lokomotif kereta. Disambung dengan kereta makan sekaligus ruang mesin dalam satu gerbong yang sama. Rangkaian selanjutnya adalah gerbong kereta kelas ekonomi sebanyak 5 gerbong. Kami berdua berada di gerbong pertama kelas ekonomi. Perjalanan ke Cirebon kali ini merupakan pengalaman pertama naik kereta ekonomi buat saya. Pun dengan menggunakan kereta Jayabaya. Mohon dimaklumi saja, ya, karena jarang bepergian 😁. 

Saat memasuki kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation. Saya sudah mulai takjub dengan apa yang dilihat di dalam gerbong kereta. Interior dan kursi-kursinya bagus, nyaris tidak terlalu terlihat bedanya dengan kelas eksekutif apalagi kelas premium. Kami pun duduk di kursi sesuai dengan nomor yang ada di tiket, yakni 4A dan 4B. Di dalam perjalanan, barulah saya bertanya. Apa yang dimaksudkan dengan kereta baru, kepada sahabat saya langsung. Setelah mendapat keterangan darinya. Barulah menjadi jelas maksudnya. Terbukti pula saat turun dari kereta Jayabaya di kota Cirebon.

Naik Kereta Jayabaya Kelas Ekonomi New Generation

Ternyata yang dimaksud dengan kereta baru oleh sahabat saya. Adalah kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation. Saat mencari tiket di aplikasi access KAI, tertulis New Generation. Begitu pula saat turun dari kereta, saya baru melihat sendiri tulisan di dinding luar gerbong. Tepatnya berada di dekat pintu tertulis Ekonomi New Generation. Saat mulai menaiki kereta waktu mau berangkat. Saya malah tidak ngeh kalau tulisan tersebut ada, apalagi membacanya.

Kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation berhenti selama 5 menit di beberapa stasiun. Sebelum sampai di stasiun Cirebon, untuk menaikkan dan menurunkan pelanggannya. Seperti stasiun Bekasi, Karawang, Cikampek, Haurgeulis, dan Cirebon. Selanjutnya meneruskan perjalanannya menuju kota Malang. Menurut isi siaran pers yang saya baca di kai.id. Kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation mulai meluncur di rel pada tanggal 28 September 2023. 

Daleman Kereta Jayabaya Kelas Ekonomi New Generation

Pengalaman terakhir saya menggunakan kereta ekonomi. Sudah lama sekali kurang lebih tahun 1995 atau 1996. Masanya perkeretaapian belum direformasi. Di mana kondisi perkeretaapian Indonesia masih seru-seru gimana gitu 😅. Tentu saja saya sangat takjub ketika masuk pertama kali ke gerbong kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation. Bedanya sudah seperti langit dan bumi, serius. Secara kasat mata bisa terlihat dari  daleman Kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation, seperti berikut ini:

  1. Kursi

Kursi hanya ada 2 di masing-masing sisinya. Jadi lorong untuk mondar-mandir penumpang, petugas, maupun troli lebih luas. Tidak seperti zaman dulu yang dari kayu. Kursi kelas ekonomi setelah reformasi sudah empuk mendul-mendul. Bedanya yang pertama, kursi di kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation di bagian belakang kursi dipasang pegangan. Sehingga memudahkan penumpang yang duduk di belakang kursi kita. Saat ingin bangkit dari kursinya. Beda yang kedua, kursi selain dapat diatur ketegakannya, dengan menekan tombol yang ada di samping. Bisa pula diputar untuk dibalik arahnya, dengan cara menginjak pedal yang berada di bawah kursi.

Kemarin kami mendapatkan kursi yang dilapisi dengan warna biru benhur dan tengahnya putih. Jarak antara kursi depan dan belakangnya lebih lebar. Meskipun tidak selebar dan seluas kereta kelas eksekutif. Jadi penumpang bisa lebih leluasa meletakkan kaki atau barangnya. Di bagian belakang kursi ada jaring tempat untuk menaruh barang. Sayangnya, tidak ada tempat untuk pijakan kaki seperti di kelas eksekutif

  1. Fasilitas Penyejuk Udara (AC) dan Pengharum Ruangan

Boro-boro ber-AC, kipas angin bisa nyala dan berfungsi saja sudah bersyukur kalau zaman dulu. Sejak reformasi, kelas ekonomi sudah naik kelas dengan berbagai fasilitas. Sehingga semua kereta kelas ekonomi sudah diberikan penyejuk udara (AC). Termasuk di kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation ini. Menurut saya penyejuk udaranya pas, tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas. Mesin AC nya berfungsi dengan baik. Jadi cukup nyaman saat berada di dalam kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation. Ditambah lagi dengan adanya pengharum ruangan. Tapi sepanjang perjalanan kemarin dari Jakarta ke Cirebon, saya tidak mendengar ada pengharum yang disemprotkan. Pun tidak merasakan harumnya tercium. Padahal jarak kursi kami dengan mesin pengharum ruangannya tidak terlalu jauh. Mungkin sudah habis isinya dan lupa untuk diisi ulang.

  1. Selimut dan Bantal

Tidak seperti di kelas eksekutif yang diberikan fasilitas selimut. Di kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation, para pelanggannya tidak mendapatkan fasilitas selimut apalagi bantal. Jadi para penumpang yang ingin menggunakan bantal dan selimut. Bisa menyewa kepada petugas pramugara/pramugarinya. Dengan harga masing-masingnya Rp10.000 per bantal atau per selimut

  1. Televisi

Sama seperti di kelas eksekutif, kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation pun tersedia televisi. Tersedia 2 unit di masing-masing gerbong. Ditempel di dinding paling depan dan paling belakangnya. Sayangnya keberadaan televisi sepertinya terabaikan. Karena hanya berisikan program-program dari PT KAI. Sudah begitu tidak ada suaranya. Jadi kalaupun tidak ada televisi tidak akan berpengaruh. Mungkin di masa yang akan datang bisa disediakan televisi di masing-masing kursi. Seperti yang ada di pesawat terbang

  1. Papan Pengumuman

Lebih tepatnya mungkin disebut papan nama petugas daripada papan pengumuman. Sebab di papan yang ditempel di salah satu dinding masing-masing gerbong tersebut. Hanya berisikan nama kondektur yang sedang bertugas. Lengkap dengan foto dan nomor ponsel yang dapat dihubungi

  1. Bagasi 

Bentuk bagasi sudah bagus dan lumayan luas. Cukup untuk sebuah koper berukuran kecil dan sedang. Kardus atau tas ransel berukuran sedang pun masih muat diletakkan di bagasi

  1. Toilet 

Hanya tersedia satu toilet di masing-masing gerbong. Tidak ada pemisahan antara toilet pria dengan wanita. Kondisinya bersih dengan fasilitas yang lengkap. Seperti jamban duduk, tisu, wastafel kecil, cermin, dan pengering tangan

  1. Alat Keselamatan

Di kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation. Telah disediakan satu alat keselamatan, yaitu palu pemecah kaca dalam kondisi darurat. Terletak di dinding kereta yang berada di atas nomor kursi. 

  1. Alat Keamanan

Kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation juga dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV)

  1. Restorasi

Baru kali ini saya merasakan makan di restorasi langsung. Biasanya kalaupun ingin makan, ya, langsung saja pesan. Kepada pramugara/pramugari kereta yang mondar-mandir mendorong troli. Menawarkan aneka makanan dan minuman yang dikemas dalam wadah sekali pakai. Restorasinya kali ini sangat kecil. Karena harus berbagi ruang dengan mesin dalam satu gerbong yang sama. Hanya tersedia 5 meja dengan kapasitas kursi untuk 4 orang masing-masingnya. Jadi kalau terisi semua hanya cukup untuk 20 orang.

Menu yang disediakan dan dijual, untuk makanan antara lain: ayam geprek Rp38.000, mie ayam Rp35.000. Untuk sapi lada hitam dan rendang padang masing-masing harganya Rp40.000. Sementara untuk minumannya, antara lain: air mineral Rp8.000, teh, kopi hitam, dan cappuccino.

Alhamdulillah, kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation yang membawa kami dari stasiun Pasar Senen. Tiba dengan selamat di stasiun Cirebon pada pukul 20.30 WIB. Kami berdua pun segera keluar dari stasiun dan mencoba mencari hotel untuk tempat bermalam. Maklum, seperti biasa kalau pergi dengan sahabat yang satu ini sering goshow tanpa persiapan njlimet. Walhasil, seperti yang sudah-sudah kami harus mencari hotel ketika sampai di tempat tujuan 🤭.

Kesimpulannya:

Naik kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation, enak dan nyaman. Tidak kalah dengan kelas premium maupun kelas eksekutif. Semua fasilitas yang ada dan diberikan beda-beda tipis. Dengan harga tiket Rp120.000 per orang. Untuk jurusan ke stasiun Cirebon sekali jalan. Kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation layak untuk dicoba.

Gimana, apakah anda tertarik mencoba naik kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation

Terima kasih telah membaca postingan ini, semoga bermanfaat bagi Anda. Jangan lupa untuk meninggalkan komentar dan bantu share ya, terima kasih 😊.  |  -Titi Bdy-

23 Responses

  1. Kereta ekonomi sekarang mah nyaman banget, kalau ingat kereta yang dulu mahhh… ah sudahlah gak usah diingat. wkwkwk… makanya kita sebagai penumpangnya juga mesti ikut andil dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan di dalam kereta, biar perjalanan lancar dan menyenangkan selalu..

  2. Nah ini nih kereta yang pengen aku coba. Seneng yaa sekarang banyak pilihan kelas untuk naik kereta. Selain KA Jayabaya ada kereta apalagi yaa Kak? Jiwa-jiwa jalan-jalanku mulai meronta-ronta nih hehe

  3. Aku tim yang paling suka traveling pakai kereta, soalnya naik kereta sekarang nyaman banget meskipun kelas ekonomi udah bagus, nggak panas dan nggak sumpek-sumpekan. Kemarin mau ke Jakarta, udah kepikiran naik Jayabaya New Generation ini. Ehh ternyata ada sesuatu akhirnya nggak jadi, hehe. Tapi alhamdulillah ya sekarang Jayabaya kelas ekonomi udah rasa kelas eksekutif. Semoga KAI semakin jaya, semakin maju, biar semakin banyak masyarakat yang senang pakai kereta api…

  4. kereta kelas ekonomi sekarang memang cukup nyaman yaa. aku kemarin juga naik kelas ekonomi dari jogja ke surabaya dan enak banget keretanya. duh padahal kemarin aku nginap di pasar senen eh pas di jakarta tapi malah nggak jalan-jalan ke sana karena kurang eksplor tempat

  5. ih asiknya kak, udah bisa menikmati kereta jayabaya kelas ekonomi new generation, untuk kursinya udah bisa di atur yaa, udah lebih enak untuk posisi perjalanan jauh. Apalagi dikasih handle gitu di belakangnya. Pernah naik kereta dulu banget kelas ekonomi yang kursinya masih tegak paripurna alhasil pas nyampe bunyi pinggang kretek kretek gitu hahaha

  6. Sebagai sahabat KAI yang sering mondar mandir dari timur ke barat Pulau Jawa aku cukup bangga sama New Generation ini!

    Finally, Mlg-JKT punya kereta ekonomi yg nyaman.. dulu Jayabaya dan Majapahit yg dr Malang ke Jkt itu suka aku hindari karena kelas ekonominya kursinya setelah itu, yang baru jalan sebentar aja udah pegelll…

  7. Makin ke sini makin nyaman saja nih kereta api tanah air kita. Kebayang kalau dulu naik kereta kelas ekonomi ya tempat duduknya bakalan kurang nyaman (dan ngajakin banyak-banyak bersabar sampai ke stasiun tujuan). Rupanya sekarang layanan KAI makin memikat hati.

  8. Beda di kursi yang isi 2 yah, biasanya ekonomi isi 3-2 dan kursinya menyatu seperti bangku. Kurang nyaman kalau sebelahan sama orang lain.

    Setahuku dulu ada namanya kereta ekonomi premium, apa udah ganti nama jadi new generation?

  9. Seneng banget kereta ekonomi Jayabaya sekarang ada yang baru ya. Keliatan nyaman kursinya empuk, beda ya daripada ekonomi yang dulu.. Bisa nih buat alternatif kalau mau ke Malang.. Sewa selimut juga masih terjangkau harganya..

  10. Cakeep paraaah yaa.. kereta Jayabaya kelas ekonomi new generation.
    Aku salut banget karena KAI sekarang banyak banget perubahannya menjadi jauh lebih baik dan pelayanannya juga semakin hangat kepada penumpang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Catcilku

Hai selamat datang di blog catcilku. Blog ini adalah catatan kecilku untuk saling berbagi macam-macam cerita dan cita. Semoga bermanfaat.

-Titi Bdy-

Yang Menarik
Baca Juga yang Ini
Komunitas
Site Map

Copyright ©dinti 2022 | All Rights Reserved