Reviu Film Animasi Chicken Little

Reviu film animasi chicken little

Setiap manusia yang hidup, pasti pernah berbuat kesalahan dalam hidupnya. Entah dilakukan dengan sengaja maupun tidak. Yang jelas selama masih ada nafas dan usia yang diberikan. Manusia selalu memiliki kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya. Tidak boleh seorang pun manusia lainnya. Boleh memberikan label buruk dari kesalahan yang pernah dilakukan di masa lalu. 

Kondisi tersebut divisualkan dengan baik dalam sebuah film animasi keluaran lama. Berjudul Chicken Little, yang ditayangkan pada tahun 2005. Kemarin baru saja kami tonton bersama di rumah. Melalui aplikasi nonton video berbayar sesuai permintaan, yang berwarna biru. Berhubung saya menggunakan provider merah. Jadi bisa nonton gratis melalui aplikasi tersebut. Karena sudah termasuk paket langganan layanan pascabayar. Jadi mau nonton film apapun yang tersedia di aplikasi tersebut akan gratis. 

Hey, kenapa malah menuliskan tentang aplikasi nonton video. Baiklah, mari kembali ke pembahasan soal film. Kali ini saya mencoba mereviu film animasi Chicken Little. Setelah sebelumnya mereviu rekomendasi hotel nyaman di Semarang.

Reviu Film Animasi Chicken Little 

Chicken Little adalah nama dari seekor anak ayam yang tinggal di kota Oakey Oaks. Pada suatu hari dia membuat “kesalahan besar” di dalam hidupnya. Karena dianggap telah menyebarkan kabar bohong. Membuat seluruh kota mengalami kekacauan tak terhingga. Hanya karena telah meminta seluruh warga kota untuk berlindung dan menyelamatkan diri, sebab langit akan runtuh. Karena ada serangan dari makhluk luar angkasa: alien.

Sayangnya ketika seluruh warga kota Oakey Oaks berkumpul. Chicken Little tidak dapat membuktikan ucapannya. Soal alien yang akan menyerang dan langit akan runtuh. Bahkan warga kota menjadi marah, karena Chicken Little mengatakan sesuatu yang dianggap tidak masuk akal. Hanya karena kepalanya mengalami kejatuhan benda. Berbentuk segi delapan seperti rambu lalu lintas stop. 

Kemarahan warga kota Oakey Oaks akhirnya tidak terbendung. Tidak saja ke Chicken Little tapi juga ke Ayahnya. Terlebih saat ditanya keberadaan benda yang akan membuat langit akan runtuh. Namun Chicken Little tidak dapat memperlihatkannya. Lengkap sudah “kesalahan besar” dianggap telah dilakukan olehnya. 

Bahkan kejadian langit akan runtuh yang telah berlalu lama tersebut. Terus diingat oleh seluruh warga kota Oakey Oaks. Bahkan kejamnya lagi, para kaum oportunis liberal. Sengaja membuat sebuah film layar lebar. Berjudul Crazy Little Chicken The Movie. Untuk “mengenang dan mengabadikan” kejadian langit akan runtuh.

Label Buruk yang Terus Dilekatkan

Tidak hanya itu saja, perlakuan seluruh warga kota kepada Chicken Little, akibat “kesalahan besar” tersebut. Bahkan telah menjadi label buruk yang terus dilekatkan pada dirinya. Apesnya lagi, setiap kali Chicken Little, mencoba atau melakukan sesuatu selalu mengalami kesalahan. Seolah-olah dirinya yang menjadi penyebab kesialan demi kesialan yang dialami oleh warga. 

Seperti saat pelajaran olahraga di sekolah. Chicken Little dianggap bersalah dan diputuskan bertanggung jawab atas kekacauan yang terjadi. Padahal kejadian yang sebenarnya tidaklah demikian. Malahan saat itu dirinya telah menjadi korban perundungan. Dari teman-temannya yang lebih “populer”. Namun karena label buruk sebagai pembuat “kesalahan besar” telah dilekatkan padanya. Jadi saat memberikan pembelaan, tidak pernah dianggap dan tidak dihiraukan oleh siapapun.

Tidak Ingin Label Buruk Itu

Sebagai seekor anak yang normal, baik, dan waras. Namun mendapat label dan perlakuan buruk. Tidak saja dari warga kota. Bahkan juga Ayahnya–Buck Cluck–yang secara tidak sadar. Seperti membenarkan dan menerima saja perlakuan warga kota kepada anaknya. Membuat Chicken Little sedih, resah, dan tidak nyaman. Dia ingin memperbaiki semuanya. Ingin diterima apa adanya dan tidak ingin label buruk itu terus ada pada dirinya.

Lagipula semua label buruk yang dilekatkan kepadanya tidaklah benar. Label tersebut hanya berdasarkan dari sebuah kesalahpahaman. Chicken Little bukanlah seekor anak pembohong apalagi gila. Apa yang telah dilakukannya di masa lalu. Semata-mata demi keselamatan seluruh warga kota Oakey Oaks. Namun sayangnya, dia belum menemukan cara untuk mengungkapkan kebenaran tersebut. Baik kepada Ayahnya maupun seluruh warga kota Oakey Oaks.

Ingin Dipercaya, Dicintai, dan Diterima

Segala cara berusaha dilakukan oleh Chicken Little. Untuk melepaskan label buruk yang telah dilekatkan kepadanya. Salah satunya adalah ingin menjadi pemain dari tim bisbol. Lalu berharap menjadi juara yang membanggakan bagi Ayahnya. Lebih dari itu semua, Chicken Little hanya ingin dipercaya, dicintai, dan diterima keberadaannya. Oleh orang tua satu-satunya yang dimiliki, yaitu Ayahnya.

Sayangnya usaha tersebut tidaklah mendapatkan respon yang baik dari sang Ayah. Sebab, Ayahnya tidak ingin Chicken Little mendapat kesulitan atau membuat “kesalahan besar” lagi dalam hidupnya. 

Sahabat yang Mendukung

Chicken Little tetap pada pendiriannya. Dia berusaha keras agar dapat diterima sebagai pemain dalam tim bisbol. Dengan bantuan dari ketiga sahabatnya, yang sama-sama dianggap sebagai warga kelas dua di kelasnya. Pertama, Abby. Si bebek yang selalu dicela dengan julukan bebek jelek. Kedua, Fish out of the water. Selalu menggunakan tangki air di bagian kepalanya. Ketiga, Runt, si babi bungsu yang gemuk. Tidak dianggap karena selalu gugup dan lamban.

Chicken Little terus berlatih keras dan sungguh-sungguh. Sampai akhirnya kesempatan itu datang. Walau dianggap sebagai pemain cadangan yang tidak punya harapan. Chicken Little tetap membuktikan dirinya bisa dan mampu. Mengikuti jejak Ayahnya menjadi pahlawan. Pembawa kemenangan bagi tim Acorn. Tim bisbol milik kota Oakey Oaks. Setelah 20 tahun lamanya ditunggu, akhirnya dapat mengalahkan saingannya tim Spud Valley dengan poin 15:14.

Kejadian Lagi Panel Langit Jatuh

Di tengah kebahagiaan yang dirasakan oleh Chicken Little. Atas kemenangan yang telah diraihnya dalam membela tim Acorn. Serta kesempatannya untuk melepaskan label buruk yang ada pada dirinya. Kejadian lama yang menjadi penyebab label buruk dilekatkan pada dirinya. Tiba-tiba terjadi lagi tanpa diminta dan diharapkan. Sepotong panel dari langit yang bercahaya memasuki kamar tidurnya. 

Membawa Chicken Little dan ketiga sahabatnya. Mengalami peristiwa yang menakutkan dan mengerikan. Bertemu dengan alien antar galaksi yang jahat. Pemusnah kehidupan di planet-planet yang disinggahinya. Keputusan untuk menyelamatkan warga kota malah harus dibayarnya dengan mahal. Sehingga menghancurkan harapan Chicken Little. 

Bahkan, kali ini “kesalahan besar” yang terulang lagi itu. Sudah tidak termaafkan. Walau sahabatnya memberikan kesaksian dan membenarkan ucapannya. Tetap tidak ada yang percaya. Ditambah dengan sikap Ayahnya, yang tanpa bisa menutupinya lagi. Mengatakan ketidakpercayaan terhadapnya, di depan seluruh warga kota Oakey Oaks. Sendirian, membawa kekecewaan dan kesedihan. Chicken Little pun pergi dengan lunglai. 

Pemusnahan Kehidupan 

Kesalahpahaman para alien terhadap makhluk bumi. Hampir saja menjadi penyebab terjadinya pemusnahan kehidupan. Alien-alien menyerang dengan persenjataan canggihnya. Membuat kehancuran di sana sini. Tanpa mendapatkan perlawanan dari warga kota Oakey Oaks. 

Syukurnya, kesalahpahaman tersebut dapat diselesaikan tepat di detik terakhir. Sehingga pemusnahan kehidupan warga kota tidak terjadi. Dengan bertemunya kembali Kirby si anak alien ke pelukan Ayahnya–Melvin–dan Ibunya. Sekaligus melepaskan label buruk dari Chicken Little dengan sendirinya.

Dari keterangan suami istri Melvin, warga kota Oakey Oaks akhirnya menemukan kebenaran. Bahwa “kesalahan besar” yang dilakukan oleh Chicken Little bukanlah kesalahan. Bahkan, benda yang menjatuhi kepala Chicken Little yang menjadi sebab kesalahpahaman di kota Oakey Oaks .

Sesungguhnya bukanlah buah ek, seperti yang ada di anggapan warga kota. Melainkan sebuah panel yang merupakan bagian dari pesawat alien yang lepas dan terjatuh. Ketika mengunjungi kota ini, untuk mendapatkan buah ek. 

Pendapat Saya tentang Film Chicken Little 

Film animasi Chicken Little dapat dinikmati oleh semua umur. Utamanya bagi para orang tua. Agar bisa belajar, bahwasannya anak hanya mengharapkan kalau dirinya dipercaya, dicintai, dan diterima keberadaannya. Orang tua dan masyarakat diharapkan agar jangan pernah melabeli anak dengan hal yang negatif. 

Saya sedikit geregetan saat melihat Chicken Little, yang tidak mau meminta bantuan Ayahnya. Ketika ada kepingan panel pesawat alien yang tiba-tiba jatuh dan masuk ke dalam kamar miliknya. Andaikan saja dia langsung bicara dan meminta bantuan kepada Ayahnya. Mungkin saja kekacauan yang ada dapat dihindari sejak awal. 

Jalan cerita secara keseluruhan dari film animasi Chicken Little sangat baik. Banyak hikmah dan pelajaran yang dapat diambil oleh penonton. Baik orang tua maupun anaknya. Kualitas gambar pun bagus. Bahkan karakter dari Chicken Little digambarkan dengan baik di film animasi ini. Sebagai seekor anak ayam yang baik hati, pemberani, pandai, setia kawan, ulet, sabar, dan tidak pendendam. Namun sedikit peragu dan kurang berani berterus terang. Yang menyebabkan dirinya mendapatkan masalah.

Ukuran tubuhnya yang kontras dengan sang Ayah. Sempat menjadi obrolan iseng antara saya dan anak-anak. Di tengah-tengah waktu menonton dan kami pun mentertawakan kelucuan tersebut 😅. 

Ah, namanya juga film. Kalau tidak membuat penonton geregetan pastinya bukan film bagus.

Sayangnya, di bagian mendekati akhir film ada adegan yang seharusnya tidak perlu ada. Saya merasa kecolongan di sini. Sebab, tidak sempat menutupi mata putri kecil. Yaitu saat Chicken Little mencium Abby sahabatnya. Ditambah dengan adanya pemberian suara saat adegan tersebut terjadi. Jadi menambah efek dramatisnya 😢.

Tapi apa mau dikata, namanya juga film animasi buatan non muslim dari negeri barat (luar negeri). Tentu saja hal-hal mengenai adab keislaman dan ketimuran. Tidak mereka kenal. Maka dalam hal ini, seharusnya Lembaga Sensor Film (LSF) yang bergerak aktif. Untuk melakukan sensor di bagian yang tidak layak tonton bagi anak-anak. Karena mengandung pornoaksi atau pornografi.

Kesimpulannya, film animasi Chicken Little adalah film keluarga. Saya pun merekomendasikannya layak untuk ditonton bersama keluarga. Namun, ada catatan bagi para orang tua. Sebaiknya berhati-hati jelang filmnya berakhir. Karena, ada adegan Chicken Little mencium Abby. Siap-siaplah untuk menutupi mata si kecil.

Hikmah yang dapat diambil dari reviu film animasi Chicken Little adalah:

  1. Jangan pernah melakukan kebohongan. Karena sekali tidak dipercaya maka akan sulit sekali untuk mengembalikan kepercayaan tersebut
  2. Setiap orang yang pernah membuat kesalahan, masih bisa memperbaikinya
  3. Jangan pernah membuat label buruk kepada seseorang. Karena tidak ada manusia yang sempurna
  4. Berterus terang dan minta bantuan, bila memiliki masalah.

Terima kasih telah membaca postingan ini, semoga bermanfaat bagi Anda. Jangan lupa untuk meninggalkan komentar dan bantu share ya, terima kasih 😊.  |  -Titi Bdy-

39 Responses

  1. Belum pernah nonton ini tapi di masanya, film ini cukup terkenal karena punya makna. Ternyata ini toh. Terima kasih sudah review, aku paling gak bisa nonton film yang ada perundungan2y. Gak tega. Tapi kalau pada akhirnya happy gini sih mungkin akan kxoba tonton.

  2. Pernah nonton film ini di aplikasi berbayar, tapi belum sampai tamat karena ada keperluan mendadak. Setelah itu lupa ngelanjutin huhuhu
    Nanti mau nonton ulang deh. Seneng saya kalau happy ending gini

  3. Salah satu hikmah dari film ini adalah Pentingnya menanamkan nilai kejujuran sejak dini menjadi pondasi karakter yang kokoh dalam diri anak anak kita nanti di masa depan.

  4. Wah ini film 2005 udah lama bgt yaa tapi masih relate di zaman skrng. Banyak parenting yg bisa diambil dari film ini ya. Bener bgt sejatinya anak itu hanya ingin dihargai dan dicintai. Inspirasi bgt ya film nya untuk orang tua dan anak.

  5. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Pembelajaran berharga bahwa harus mau mengakui dan berani untuk memperbaiki. Kejujuran adalah sesuatu yang mahal dan film ini mau menunjukkan pada kita semua

  6. rekomendasi film yang bagus untuk ditonton bersama keponakan, karena bisa sekaligus mengajarkan tentang kejujuran sekaligus sikap tidak pro terhadapa bullying 🙂

  7. rekomendasi film yang bagus untuk ditonton bersama keponakan, karena bisa mengajarkan tentang kejujuran sekaligus sikap tidak pro terhadapa bullying 🙂

  8. Kasian nih si chicken, bahkan nggak dipercaya juga sama ayah sendiri, untungnya masih ada 3 sahabatnya yg mendukung yah. Di luar dari cerita yg mungkin kurang greget, tetap banyak pesan yg bisa diambil yah.

  9. Pesan yang diambil dari film ini memang bikin mikir dan jadi nilai positif untuk diterapkam sehari-hari. Menarik sekali, suka baca pandangan kayak gini tentang film atau hal-hal lainnya. Terima kasih kak sudah sharing inspirasi dan pelajaran buat orang lain

  10. baca reviewnya jadi pengen nonton nih secara banyak pelajaran yang bisa diambil dari film animasi ini juga ya.
    anak emang butuh orang tua dan seharusnya orang tua bisa memberi rasa nyaman ya ke anak, bisa saja si Chicken Little dari awal gak mau bilang ke Ayah nya karena takut dan gak nyaman kalau berkata jujur ada serpihan di kamarnya.

  11. Saat kita berbuat kebaikan, tidak ada yang ingat. Saat kita berbuat keburukan, tidak ada yang lupa. Mengenang kembali film Little Chicken ini mengingatkan saya ketika masih kecil, menontonnya di hari minggu ketika sedang libur sekolah. Dulu, hanya suka karena animasinya saja, sekarang jadi paham makna dan pesan yang disampaikan di dalamnya.

    Terima kasih banyak Kak

  12. Betul banget, Kak. Sekali berbohong, sepanjang hayat akan sulit mengembalikan kepercayaan. Bagus ini buat tontonan anak-anak dan ortu agar saling memahami pentingnya jujur dan meminta tolong terutama sahabat. Kudu pede!

  13. Tontonan waktu kecil ini, lupa2 ingat sampai akhirnya membaca alurnya kembali melalui postingan ini. Geregetan moment bgt emang ya kalau nggak dipercaya padahal benar, kalau dipikir2 lg Chicken Little kan kicik begitu yah tp bebannya berat juga seakan “dimusuhi” banyak orang wkwkkw, untunglah diselesaikan dengan endingnya.

  14. Aku pernah nonton ini pas masih kecil. SD kalau nggak salah. makanya udah lupa-lupa ingat jalan ceritanya. Baru nyadar sekarang, ternyata ini film banyak pesan pesan moralnya. Thank you for the review kak.

  15. Bener banget, hati-hati banget deh kalau mau berbicara kepada orang. Apalagi kalau ingin mengungkapkan sesuatu itu memang sudah ada bukti yang bisa ditunjukkan, karena sekali tidak ada susah juga orang untuk bisa percaya lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Catcilku

Hai selamat datang di blog catcilku. Blog ini adalah catatan kecilku untuk saling berbagi macam-macam cerita dan cita. Semoga bermanfaat.

-Titi Bdy-

Yang Menarik
Baca Juga yang Ini
Komunitas
Site Map

Copyright ©dinti 2022 | All Rights Reserved