Persiapan Menyambut Ramadhan 1445 Hijriah

Persiapan Menyambut Ramadhan 1445 Hijriah

Sebentar lagi puasa Ramadhan akan datang. Karena begitu mulia, sampai-sampai semua muslim menunggunya. Eh, tidak semua muslim ding. Kata para Ustadz dan Ustadzah, hanya muslim yang punya iman di dadanya saja. Yuk ah, apa saja yang harus dilakukan dalam rangka persiapan menyambut Ramadhan 1445 Hijriah. 

Persiapan Menyambut Ramadhan 1445 Hijriah

Seperti sudah kita ketahui bersama, di negeri ini sering kali penetapan awal Ramadhan dan Syawal berbeda. Berarti tinggal 2 atau 3 hari, Ramadhan akan dimulai. Karena tidak punya ilmunya, jadi untuk urusan kapan mulai puasa kita serahkan kepada para ulama. Tinggal menunggu keputusan mereka saja 😊. Kalau tidak hari Senin tanggal, 11 Maret 2024. Atau hari Selasa, tanggal 12 Maret 2024, insyaallah sudah mulai puasa Ramadhan. 

Tradisi Jelang Ramadhan

Biasanya jelang Ramadhan, sebagian masyarakat pada sibuk melakukan kegiatan yang tidak disyariatkan. Hanya saja telah menjadi tradisi (budaya) di beberapa daerah. Jadi dianggap sebagai “ritual” ibadah yang harus dilakukan jelang Ramadhan. Salah satu contohnya adalah ziarah ke makam para leluhur (nyekar). Entah sejak kapan tradisi nyekar jelang Ramadhan mulai dilakukan di Indonesia. 

Padahal banyak para ulama yang sudah membahas soal tradisi nyekar ini. Ada yang membolehkan ada yang tidak. Bagi yang tidak membolehkan, karena dikhawatirkan jadi sesuatu yang syubhat. Bahkan menjadi kepada kesyirikan, bila tujuan nyekar melenceng. Jadi menurut saya kita hindari saja hal yang masuk ke ranah syubhat.

Saya melihat tradisi nyekar ini sudah banyak dilakukan masyarakat sejak dua pekan lalu. Mereka mendatangi makam-makam para leluhurnya. Membuat jalan-jalan menuju dan di sekitar makam menjadi macet. Karena antrean dan parkiran kendaraan para pengunjung makam. Yang berjajar panjang di pinggir jalan. Membuat jalan yang sempit, menjadi semakin sempit.

Belum lagi lapak para pedagang musiman. Menghiasi sepanjang trotoar menuju makam. Para pedagang dadakan tersebut membuka lapaknya untuk menjual bunga dan air mawar. Sebagai “bawaan” para peziarah ketika menziarahi makam leluhurnya. Untuk kemudian bunga tersebut ditaburkan ke atas makam. Dilengkapi dengan penyiraman air mawar. Entah tujuannya untuk apa, sungguh saya tidak paham. Apa beda ya dengan air sumur biasa? 🤭.

Silaturahim 

Zaman sekarang sudah zamannya teknologi. Bahkan silaturahim pun cukup dengan memanfaatkan teknologi di bidang komunikasi. Seperti menggunakan aplikasi pengirim pesan (wa dan tele). Bisa lebih hemat dari segi biaya maupun dari waktu. Namun yang lebih senang silaturahim dengan berkunjung ke rumah yang dituju. Ya monggo saja, kan hanya caranya yang berbeda. Silakan pilih yang nyaman. 

Saat silaturahim jelang Ramadhan tentu saja di akhiri dengan saling bermaafan. Tujuannya supaya menjalani ibadah puasa Ramadhan dengan hati yang bersih. Biasanya yang diutamakan datang ke rumah orang tua, mertua, dan saudara yang dihormati dan dituakan. Yang perlu diingat saat silaturahim, agar jangan menyusahkan dan merepotkan orang yang didatangi. Bahkan kalau memungkinkan bawa buah tangan, agar yang dikunjungi senang. Untuk waktu berkunjung pun, sebaiknya jangan terlalu lama, 30-60 menit saja cukup. 

Beberes Rumah

Supaya tidak capek dan lemas, banyak yang sudah memulai beberes rumah jelang Ramadhan. Bisa mulai sejak dua dan sepekan sebelum penetapan 1 Ramadhan. Beberes rumah tentu tidak ada habisnya, malah setiap hari dilakukan. Tapi yang sering dilakukan diantaranya:

Mengecat Rumah

Entah apa tujuannya setiap jelang Ramadhan atau jelang Idulfitri, banyak yang senang beberes rumah. Dengan memperbaiki dan mengecat rumahnya. Ada yang dilakukan jelang Ramadhan maupun jelang Idulfitri. Mungkin supaya rumahnya pun terlihat bersih, sebersih jiwa dan raga setelah dicuci saat Ramadhan. 

Bersihkan Rak Piring, Kulkas, dan Hordeng

Rak piring, kulkas, dan hordeng menjadi target untuk dibersihkan semuanya. Dulu malah saya melakukan ini benar-benar jelang Idulfitri, sampai rasa lelahnya menumpuk 😅. Tapi sekarang dicicil sejak sebelum Ramadhan. Biar lebih ringan. 

Persiapan Makanan Minuman

Kalau persiapan makan dan minum malah, keluarga kami malah tidak pernah lakukan. Biasa saja, seperti 11 bulan lainnya. Tidak ada yang istimewa dipersiapkan. Hanya supaya mempermudah, akan membeli bumbu instan. Jadi kalau sedang malas masak dan mempersiapkan bumbu. Pakai bumbu instan jadi lebih cepat. 

Tapi mungkin ada juga yang sibuk mempersiapkan makanan dan minuman untuk menyambut Ramadhan. Seperti tetangga, yang sudah sejak sepekan lalu. Sibuk bertanya, “kapan mulai puasanya yaBun?” ketika ditanya balik kenapa? Alasannya ingin masak buat puasa pertama 😁. Paling tidak menyiapkan satu menu untuk sahur dan buka pertama. Kalaupun saya ingin menyiapkan, maka akan memasak rendang saja. Biar awet hingga beberapa hari bahkan pekan.

Oh iya, ada satu lagi kebiasaan baru sejak dia tahun lalu. Dilakukan oleh pihak Rukun Tetangga (RT), tempat kami sekeluarga tinggal. Yaitu memberi bingkisan jelang Ramadhan. Setelah sebelumnya, bingkisan diberikan jelang Idulfitri. Entah kenapa dirubah waktu pendistribusiannya. Jadi Ahad kemarin, Pak RT bersama pengurus intinya. Sibuk mempersiapkan bingkisan buat para warganya. 

Untuk dananya, berasal dari dana operasional yang diberikan oleh pemerintah, setiap bulannya. Bingkisan jelang Ramadhan yang diberikan oleh RT berupa sembako. Dengan pertimbangan harga-haga sedang melambung tinggi. Harga beras yang hampir tidak terjangkau oleh sebagian masyarakat.

Jadi tahu harga sembako, antara lain: beras 10 kilogram seharga Rp141.000,-; gula 1 kilogram seharga Rp 17.000,-; minyak kemasan 2 liter Rp30.500,-; dan telur Rp30.500,- per kilogram. Akankah harga-harga kebutuhan tersebut akan turun dan kembali ke semula? Sepertinya sih tidak mungkin turun. Yang ada naik semakin tinggi, jelang Idulfitri. 

Persiapan Ilmu Agama

Sebagai manusia yang masih banyak salah dan alpa. Seringnya saya, saat jelang Ramadhan, lebih mempersiapkan hal-hal keduniawian. Seperti persiapan-persiapan di atas. Malah jarang sekali melakukan persiapan ilmu agama. Merasa agama sudah dianut sejak kecil. Jadi merasa sudah paham dan tahu. Padahal banyak sekali yang belum tahu apalagi dipahami dengan baik. Sehingga masih banyak yang salah dalam mempraktikkannya. Atau malah tidak dipraktikkan. 

Jadi sebaiknya tahun ini, mencoba untuk memperbaiki sedikit. Bagaimana Ramadhan sekarang melakukan persiapan ilmu agama. Supaya tidak gagal paham dalam menjalankan ibadah. Berikut adalah beberapa persiapan menyambut Ramadhan yang dapat dilakukan: 

Memastikan Utang Puasa Lunas

Sering diabaikan akhirnya terlupakan adalah utang puasa Ramadhan tahun sebelumnya. Terutama untuk anak-anak, kalau tidak diingatkan pasti terlupakan. Jadi bagi para orang tua, yuk ingatkan anak. Pastikan setiap selesai menjalankan ibadah puasa Ramadhan 30 hari. Mencatat berapa jumlah puasa yang tertinggal. Supaya anak belajar bertanggung jawab untuk membayarnya di lain hari. 

Membaca Buku Bertema Agama

Sebaiknya selalu beri jatah membaca buku bertemakan agama Islam. Di sela-sela tumpukan novel dan tema lainnya. Bisa tentang fikih, sejarah, dan lainnya.

Membuat Target Ibadah

Persiapan ini sering tidak dilakukan. Karena menganggap menjalankan ibadah puasa Ramadhan saja sudah cukup. Padahal masih banyak ibadah lainnya yang bisa dilakukan. Untuk menambah nilai kebaikan yang kita lakukan. Diantara target yang bisa dibuat adalah:

  1. Khatam Al-Qur’an
  2. Tarawih keliling ke masjid di dekat rumah
  3. I’tikaf berapa hari dan di mana

Badan dalam Kondisi Sehat dan Bugar

Agar ibadah puasa berjalan dengan baik, maka sebaiknya memperhatikan soal kesehatan. Hanya dengan badan yang sehat, ibadah puasa akan dilaksanakan dengan lancar. Karenanya pastikan badan dalam kondisi sehat dan bugar. 

Badan yang sehat dan bugar bisa didapat dari makan dan minum yang bergizi. Serta dilengkapi dengan rutin berolahraga. Memang tidak mudah untuk dilakukan, tapi tidak ada yang tidak mungkin. Bila bersungguh-sungguh, dengan tujuan mendapatkan kesehatan. 

Semoga tahun ini bisa berjalan dengan lancar setelah melakukan persiapan menyambut Ramadhan 1445 Hijriah. 

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1445 Hijriah. Semoga kita semua lancar dan dimudahkan dalam menjalankannya, aamiiin.

Terima kasih telah membaca postingan ini, semoga bermanfaat bagi Anda. Jangan lupa untuk meninggalkan komentar dan bantu share ya, terima kasih 😊.  |  -Titi Bdy-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Catcilku

Hai selamat datang di blog catcilku. Blog ini adalah catatan kecilku untuk saling berbagi macam-macam cerita dan cita. Semoga bermanfaat.

-Titi Bdy-

Yang Menarik
Baca Juga yang Ini
Komunitas
Site Map

Copyright ©dinti 2022 | All Rights Reserved