Reviu Film Robin Hood Keluaran Tahun 2018

Reviu film Robin Hood keluaran tahun 2018

Belum lama ini saya nonton, iseng-iseng sambil menunggu. Sebelum pergi ke Cirebon naik kereta Jayabaya. Sekaligus mencoba aplikasi nonton yang baru saya pasang dan langganan gratis. Robin Hood menjadi judul film pertama yang dipilih untuk ditonton pada aplikasi nonton warna merah. Apakah anda sudah menonton filmnya? Jika belum anda bisa membaca reviunya lebih dulu di blog catcilku. Karenanya postingan ini saya beri judul reviu film Robin Hood keluaran tahun 2018.

Sebenarnya film Robin Hood sudah banyak versi yang beredar sebelum-sebelumnya. Baik film kartunnya maupun yang diperankan oleh manusia. Jalan cerita dan latar belakangnya pun berbeda-beda. Antara film Robin Hood yang satu dengan film Robin Hood lainnya. Tidak menjadi masalah, karena benang merahnya sama. Yaitu Robin Hood diceritakan sebagai seorang tokoh pencuri yang baik hati. 

Robin Hood mencuri dari para orang kaya dan pejabat korup. Kemudian hasil curiannya dibagikan kepada rakyat. Bisa dikatakan Robin Hood adalah pencuri untuk rakyat miskin dan tertindas. Tertindas akibat kebijakan-kebijakan para penguasa yang mencekik dan menyengsarakan. Yang kaya semakin kaya yang miskin semakin miskin. 

Reviu Film Robin Hood Keluaran Tahun 2018

Baiklah, berikut ini reviu film Robin Hood keluaran tahun 2018 versi manusia. Lengkapnya, silakan anda baca sampai habis ya 😊.  

Bangsawan dan Wajib Militer 

Film ini dimulai dari pertemuan seorang bangsawan dengan seorang gadis pencuri kuda. Yang ingin mencuri kuda untuk diberikan kepada rakyat yang membutuhkan. Saya sempat terkecoh dengan adegan awal ini. Sempat terpikir Robin Hoodnya diperankan oleh seorang wanita. Ternyata itu adalah adegan yang memperkenalkan tokohnya. 

Bangsawan Inggris tersebut bernama Lord Robin dari Loxley. Dikenal pula dengan panggilan Rob atau Lord Loxley atau Inggris atau si Tudung (Hood). Robin kemudian memiliki hubungan dengan gadis pencuri kuda bernama Marian. Namun mereka berdua dipisahkan secara paksa oleh sebuah kewajiban negara. Robin ditunjuk oleh Sheriff Nottingham untuk mengikuti wajib militer menjadi tentara salib. 

Dalam pertempuran yang terjadi di semenanjung Kebrit, jazirah Arab. Loxley melakukan pemberontakan kepada komandannya, Gisbourne. Karena membela seorang tawanan perang bernama Yahya Ibnu Umar. Yang merupakan seorang pemimpin sebuah suku di Arab. Robin tidak menyukai penyiksaan yang dilakukan kepada orang-orang tidak berdaya. Tidak lain adalah rakyat dari Yahya. Bahkan sampai akhirnya anak Yahya–Saleem–dipenggal. 

Kalau saja bukan seorang bangsawan, Loxley pasti akan dihabisi oleh komandannya. Pada akhirnya, Robin seorang bangsawan Loxley dianggap sebagai pemberontak. Sehingga hanya dipulangkan kembali ke Nottingham. Setelah lima tahun lamanya mengikuti wajib militer. Robin harus menerima kenyataan pertama bahwa rumahnya hancur. Serta seluruh hartanya disita oleh negara. Marian kekasihnya pun sudah tidak ada di rumahnya tersebut.

Robin Kehilangan Segalanya

Untuk mencari informasi, Robin menemui teman masa kecilnya. Tuck, yang telah menjadi pendeta dan wakil uskup. Kali ini Robin pun harus menerima kenyataan yang kedua. Bahwa dirinya sudah dianggap dan dinyatakan tewas oleh Sheriff. Sejak 2 tahun lalu, ketika masih menjalankan wajib militer. Kenyataan terakhir yang paling mengacaukannya adalah Marian sudah bersama Will Tillman. Seorang politikus yang berjuang bersama kekasihnya membela hak-hak rakyat. Kenyataan yang dilihat, telah menjadikan Robin kehilangan segalanya.

Menjadi Murid Yahya Ibnu Umar

Tanpa disadari ada seseorang yang terus membuntuti Robin. Dialah Yahya Ibnu Umar yang kehilangan telapak tangannya. Saat ingin menghabisi Robin di medan pertempuran. John, panggilan Robin kepadanya. Menyadarkan bahwa ada yang tidak beres dan ketidakadilan telah terjadi di dunia ini, utamanya di Nottingham. John mengajak Robin bekerja sama untuk membongkar ketidakberesan. Serta menghilangkan ketidakadilan. Kemudian membawa mereka berdua dalam sebuah hubungan guru dan murid. Robin pun secara resmi menjadi murid Yahya Ibnu Umar. 

Yahya Ibnu Umar–John–yang beragama Islam merupakan seorang pemimpin. Dia ahli strategi, jago bela diri dan ahli memanah. Kecepatan dan kehebatannya dalam memanah sangat luar biasa. Semua ilmu dan keahliannya diajarkan kepada Inggris, panggilannya kepada Robin. Sebab John sudah tidak bisa lagi memanah akibat telapak tangannya yang putus. Hingga akhirnya, Robin dinyatakan siap untuk berjuang bersama menjadi si Tudung (Hood).

Robin Hood si Tudung 

Misi pertama Robin Hood si Tudung adalah melakukan pencurian. Mencuri dari kas yang dikumpulkan oleh para bangsawan. Kemudian dibagikan kepada rakyat miskin yang tinggal di tambang. Di mana Marian dan Will tinggal dan menjadi pemimpin pergerakan. Dari misi-misi pencurian yang dikerjakan, oleh si Tudung. Membawa Lord Loxley berada di lingkaran kekuasaan sheriff Nottingham. Pada akhirnya membuka tabir yang selama ini berusaha ditutupi oleh penguasa rakus dan kejam. 

Penguasa Boneka dan Pemuka Agama yang Zalim

Sheriff Nottingham adalah penguasa boneka yang ditunjuk oleh gereja, yang dipimpin oleh Kardinal dari Roma. Pihak gereja pun bisa mengangkat dan menjatuhkan seseorang. Sesuai keinginan, asalkan orang tersebut bisa bermanfaat untuk kepentingan–kardinal–gereja. Mereka berdua adalah penguasa boneka dan pemuka agama yang zalim.

Sheriff dan kardinal bekerja sama untuk memeras rakyat. Dengan memberlakukan pajak perang yang tinggi mencekik, membuat rakyat sengsara. Rakyat hanya dianggap sebagai sapi perah oleh sheriff untuk memuluskan ambisi perang dari kardinal. Di mana kardinal juga bermimpi untuk merebut kekuasaan dari raja Inggris.

Kehadiran Robin Hood yang mendapat dukungan dari rakyat. Menggagalkan rencana perang sheriff dan kardinal. Karena sebab itulah keduanya menjadi sangat murka. Bahkan mengirim pasukan khusus, pimpinan Gisbourne. Veteran tentara salib yang baru pulang dari Arab. Untuk menghancurkan dan memusnahkan Robin si Tudung Hood dan rakyat yang ada di area tambang. 

Berhasilkah Robin Hood menumpas penguasa boneka dan pemuka agama yang zalim? Silakan dilihat sendiri supaya tidak penasaran. Cuma pesan saya, jangan mengajak anak di bawah umur, ya. Karena ada adegan yang tidak layak tonton untuk anak-anak. Di aplikasi nonton sesuai permintaan berwarna merah ini. Film Robin Hood berdurasi 1 jam 56 menit, batas usia penonton 18+, genre action drama. Jadi sebagai orang tua harus waspada untuk memilihkan tontonan untuk anak. Harus ekstra hati-hati dalam melakukan sensor mandiri. 

Hikmah yang bisa diambil dari film Robin Hood

  1. Berhati-hatilah memilih pemimpin

Penting sekali buat kita, terlebih tahun depan akan ada pemilu. Jangan sampai salah memilih pemimpin, karena akibatnya akan susah selama 5 tahun ke depan

  1. Berhati-hatilah mencari teman dan sahabat

Teman dan sahabat adalah cerminan dari diri kita. Maka cari teman yang baik bila kita ingin menjadi orang baik. Bagi muslim tentu sudah ada panduan memilih teman dan sahabat. Tinggal dipraktekan

  1. Berpihaklah pada kebenaran dan keadilan

Yang satu ini bisa dimulai dari pikiran. Bila masih ragu maka tanyakan dan mintakan fatwa kepada hatimu. Karena sesungguhnya hati yang bersih dan penuh keimanan kepada Allah SWT. tidak akan pernah bohong

  1. Belajarlah memanah

Seperti yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW. Bagi umatnya untuk belajar memanah, berkuda, dan berenang. Saya suka dengan teknik memanah dari Yahya Ibnu Umar. Cepat dan trengginas. Pastilah hasil dari latihan dan gemblengan bertahun-tahun. 

Saya penasaran dengan kalimat Sa’aq Taluk yang sempat diucapkan oleh Yahya Ibnu Umar ketika di tangkap oleh sheriff Nottingham. Apakah anda ada yang tahu? Kalau tahu silakan tulis di kolom komentar, ya 😊.

Terima kasih telah membaca postingan ini, semoga bermanfaat bagi Anda. Jangan lupa untuk meninggalkan komentar dan bantu share ya, terima kasih 😊.  |  -Titi Bdy-

5 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Catcilku

Hai selamat datang di blog catcilku. Blog ini adalah catatan kecilku untuk saling berbagi macam-macam cerita dan cita. Semoga bermanfaat.

-Titi Bdy-

Yang Menarik
Baca Juga yang Ini
Komunitas
Site Map

Copyright ©dinti 2022 | All Rights Reserved