Yuk, Dihabiskan Makanan Dan Minumannya

Habiskan Makan“Makan nasi tuh harus bersih nanti nasinya nangis” pernahkah anda mendengar kalimat seperti itu? tentu sebagain dari kita pernah mendengar.

Kalimat tersebut terucap dari para orang tua dulu saat anaknya masih kecil. Saat menangani anak ketika menghindari dan susah makan. Berbagai cara dikeluarkan termasuk bujukan dengan menggunakan kalimat tadi.

Benarkah nasi akan menangis saat tidak dimakan oleh manusia? tentu saja tidak. Sekarang ini sudah saatnya kalimat ini untuk diganti dengan yang lebih baik.

Saya pun pernah beberapa kali menggunakan kalimat tersebut kepada anak. Tapi dengan menambahkan sedikit cerita untuk meyakinkan. Yang terpenting hindari kata-kata atau cerita bohong. Selain itu juga ditambah dengan beberapa contoh dari nabi tercinta. Kalau makan ada adabnya, yaitu:

  1. Didahului dengan membaca basmallah dan doa hendak makan
  2. Gunakan tangan kanan untuk makan dan mengambil makanan
  3. Ambil yang terdekat dari posisi duduk

Alhamdulillah anak-anak mengerti dengan adab makan tersebut, walau suka juga menghindarnya. Jadi pintar-pintarnya orang tua saja untuk mensiasati makanan anak. Sebisa mungkin berusaha untuk mencari jenis makanan kesukaan anak.

Kembali kepada kalimat¬†“Makan nasi tuh harus bersih nanti nasinya nangis”. Saya menilai dari kalimat tersebut juga tersimpan beberapa pesan tersendiri. Yaitu menghindari hal yang mubazir dan harus menghargai makanan (rezeki).¬†Makanan dan minuman memang harus dihabiskan agar mendapatkan kerkahan dari Allah Swt.

Dengan dihabiskannya makanan dan minuman maka menjadi bukti adanya rasa syukur dalam diri. Bahwa masih mendapatkan rezeki berupa makanan dan minuman yang masuk ke dalam diri. Sementara bisa dilihat, masih ada saja orang yang tidak bisa mendapatkan rezeki itu. Maka banyaklah bersyukur.

Nah pesan tersebut juga harus disampaikan dan diterangkan kepada anak. Agar anak paham bahwa islam itu indah dan mengatur segala sisi dalam kehidupan manusia. Mulai sekarang sudah harus mengganti kalimat¬†“Makan nasi tuh harus bersih nanti nasinya nangis”. Ganti dengan kalimat positif, seperti: “makannya dihabiskan ya nak, agar mendapat berkah…” atau “bersyukurlah dengan rezeki yang telah diberikan berupa makanan dan minuman ini” atau “makannya dihabiskan dong sayang” atau sesuaikan dengan gaya bicara anda sendiri :).

Selain anak, rupanya orang dewasa pun perlu belajar untuk menghabiskan makanan yang telah diambilnya. Jangan sampai ketika makan, masih banyak nasi, sayur, dan lauk pauk yang tersisa. Bahkan dilakukan dengan sengaja untuk menyisakan makanan di piring. Yuk, dihabiskan makanan dan minumannya. Agar diberkahi oleh Allah Swt.

9 thoughts on “Yuk, Dihabiskan Makanan Dan Minumannya

  1. saya biasa mengatakan sama anak2 kalau kita tak mengetahui mana dari makanan yang berberkah buat kita sehingga jangan di sisakan sebiji pun dari nasi yang ada di piring,.. Alhamdulillah mereka pada mengerti

  2. Kalau ibu saya dulu sering mengatakan, “Nasinya dihabiskan, kalau tidak ayamnya mati lho”.. Padahal saya sama sekali ndak punya ayam peliharaan… Kadang saya jadi sangat bingung, dimana korelasinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>