Waktu Menyendiri Untuk Mengisi Energi Dibutuhkan Oleh Ibu

image

Siapa bilang menjadi seorang wanita yang tinggal di rumah dan memilih posisi menjadi istri dan ibu rumah tangga itu tidak hebat? Entahlah kalau masih ada saja orang yang menganggap posisi wanita sebagai ibu rumah tangga itu tidak hebat. Posisi seorang wanita yang memilih mengorbankan segala keinginan pribadinya dan menghibahkan dirinya untuk mengurusi keluarganya adalah posisi dan pilihan yang super hebat. Tidak kalah hebatnya dengan para wanita yang saat ini masih bisa menjalankan karir.

Kalau boleh dibilang posisi sebagai ibu rumah tangga adalah posisi karir yang merangkap 3 pekerjaan sekaligus. Sebagai bos, manajer, sekaligus sebagai pesuruh. Ketiga posisi tersebut langsung menempel pada perannya sebagai seorang wanita yang memiliki posisi sebagai ibu rumah tangga. Yang hanya memiliki satu posisi dalam pekerjaan saja sering mengalami stres dan pusing tujuh keliling dalam menjalani pekerjaannya. Terbayang dong dengan 3 posisi sekaligus, pastinya dibutuhkan kekuatan yang luar biasa untuk dapat menyelesaikannya.

Itulah wanita, makhluk yang diciptakan oleh-Nya dengan segala kelebihan, kekokohannya, kecerdasan, dan kehebatannya. Di sisi lain seorang wanita tetap saja sebagai manusia biasa yang membutuhkan pengisian ulang energinya. Layaknya telepon selular yang memiliki masa habis baterai dan memerlukan pengisian ulang. Wanita yang berperan sebagai seorang ibu rumah tangga yang mengurusi keluarga pun demikian adanya.

Waktu Menyendiri Untuk Mengisi Energi Dibutuhkan Oleh Ibu

Mengurusi keluarga bukan tidak mungkin mengalami adanya rasa kebosanan dan stres, karenanya dibutuhkan waktu untuk menyendiri. Sebagai cara untuk mengisi energi kembali. Mom’s time out atau me time adalah istilah yang sering didengar untuk waktu menyendiri untuk mengisi energi dibutuhkan oleh ibu. Intinya adalah waktu untuk ibu menyendiri untuk memberi rehat bagi dirinya sendiri. Karena diri adakalanya memberikan tanda-tanda saat minta untuk diistirahatkan.

Kenyataan ini memberikan inspirasi stasiun televisi untuk membuat sebuah program spesial yang ditujukan bagi para wanita utamanya ibu rumah tangga. Pada tanggal 27 September yang lalu saya dan beberapa ibu lainnya mengikuti acara mom’s time out yang penayangannya akan ditayangkan perdana di Indonesia pada hari Selasa tanggal 7 Oktober 2014. Adalah Lifetime yang memiliki sebuah tayangan reality show yang menghibur bagi para penontonnya. Memberikan inspirasi bagi para ibu lain untuk memberikan penghargaan bagi dirinya sendiri. Sekaligus untuk memberi kesempatan waktu menyendiri untuk mengisi energi dibutuhkan oleh ibu.

Mom’s time out yang tayang pada televisi berbayar Indovision di Lifetime Channel, pertama kalinya tayang di Asia. Reality show yang menampilkan tiga orang ibu yang mengambil cuti selama 5 hari dari posisi dan tugasnya sebagai seorang ibu. Untuk mengikuti acara mom’s time out dan berlibur ke luar negeri. Sementara tugasnya akan digantikan oleh suaminya dalam mengurus anak dan rumah. Dalam tayangan ini untuk membuktikan bahwa adakah para suami mereka itu akan sanggup menjalaninya atau menyerah ditengah jalan. Tentunya terbayang bagaimana kehebohan dan kesulitan para suami dan ayah ini dalam menggantikan peran istrinya.

Seorang psikolog Hedwig Emiliana Tulus menerangkan bahwa waktu cuti, keluar dari rutinitas sebagai seorang ibu itu sangat penting dan dibutuhkan. Alasannya adalah waktu menyendiri untuk mengisi energi dibutuhkan oleh ibu agar kelelahannya dapat terobati. Jangan pernah menyangkal kalau membutuhkan waktu menyendiri, karena kalau sudah berlarut-larut maka akan berdampak pada depresi. Pada akhirnya akan merugikan anggota keluarga lainnya. Bahkan waktu menyendiri bagi ibu ini tidak akan efektif bila ternyata di awal ibu selalu menyangkal membutuhkannya. 

Yang perlu dicermati adalah komunikasikan pada pasangan yaitu suami saat ibu membutuhkan waktu untuk menyendiri dalam rangka mengisi energi tadi. Sehingga tidak ada salah paham dan anak-anak pun tetap ada yang memperhatikan. Oleh karenanya akan menjadi sangat penting bagi suami dan istri, sejak awal untuk saling berbagi membantu peran dalam mengurus keluarga dan anak-anak. Selain suami (ayah), anak juga sudah sejak dari kecil harus diajarkan dan dibiasakan untuk membantu kegiatan rumah tangga dan tertib dalam segala hal.

waktu menyendiri untuk mengisi energi tiap ibu berbeda. Tapi yang terpenting tanyakan kepada diri sendiri dengan jujur apa yang dibutuhkan dan berapa lama. Ada beberapa kegiatan yang dapat dipilih, antara lain: mengaji, kursus masak, pergi ke salon untuk creambath atau perawatan lain, pergi berbelanja, ke toko buku, membaca buku bacaan yang disukai, menonton, arisan, reuni dengan teman lama, dan sebagainya. Kesimpulannya adalah:

  1. Tanamkan pembiasaan ada waktu yang dihabiskan antara ayah dan anak
  2. Libatkan ayah dengan berbagai aktivitas dengan anak dan keluarga
  3. Peran ayah dan ibu adalah teman sejajar dalam mengurus dan mendidik anak.

Jadi para ibu, mulai sekarang jangan lupa untuk meminta waktu menyendiri untuk mengisi energi dibutuhkan anda. Jangan lupa saksikan acara reality show Mom’s time out di Lifetime Channel. Untuk para ayah, jangan lupa untuk menanyakan kepada istri anda akan kebutuhannya dalam mengisi energi. Semuanya pada akhirnya yang akan merasakan manfaatnya adalah seluruh anggota keluarga. Selamat berlibur bunda :).

5 thoughts on “Waktu Menyendiri Untuk Mengisi Energi Dibutuhkan Oleh Ibu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.