Tukang Foto Keliling, Masih Adakah?

Tukang FotoSekitar dua puluh tahun yang lalu mungkin masih banyak jenis profesi ini. Ternyata dengan harga murahnya ponsel pintar dan kamera saku, profesi ini tetap bertahan. Profesi yang mungkin tidak terlalu diperhatikan keberadaannya, bahkan terkesan sedikit mengganggu. Tukang foto keliling namanya atau bisa disebut paparazi. Tapi paparazi ini bukan memburu seleberiti, melainkan orang biasa.

Tukang Foto Keliling, Masih Adakah? 

Kalau zaman saya masih SD dulu sekitar tahun 80-an, para tukang foto keliling ini masih banyak. Ada yang keliling perumahan untuk menjajakan jasanya. Selain itu tentu paling banyak berada di tempat wisata. Yang menyediakan jasa foto dengan latar belakang objek wisata yang dikunjungi. Fotonya pun akan langsung jadi hanya menunggu sekitar 5 menit. Karena menggunakan teknologi polaroid.

Selain di kedua tempat tersebut profesi foto keliling juga ada di beberapa kegiatan. Seperti acara wisuda, penganugerahan, dan sebagainya. Tukang foto keliling, masih adakah? Walau sudah jarang, namun profesi ini masih tetap ada. Buktinya beberapa waktu yang lalu saya menghadiri sebuah acara. Profesi ini masih ada. Mereka memfoto para peserta atau pengunjung yang baru datang. Atau sedang berpose tanpa disadari oleh orang yang bersangkutan.

Setelah acara selesai para tukang foto ini langsung menjajakan hasil kerjanya. Dengan mendatangi orang-orang yang sebelumnya telah mereka foto. Harganya berkisar antara Rp. 10.000 hingga Rp. 30.000 untuk per lembar foto. Tentu harga yang ditawarkan tersebut bisa ditawar. Bahkan kalau sudah sepi para tukang foto itu mengobral dagangannya.

Saya sendiri beberapa tahun lalu pernah ditawarkan untuk menebus foto oleh tukang foto itu. Setelah dilihat foto itu memang diri saya. Padahal saya memang tidak meminta untuk difoto. Bahkan posenya pun tidak saya sadari. Waktu itu dalam posisi saya sedang berjalan dan sedang berdiri menunggu. Akhirnya tawar menawarlah yang saya lakukan dengan tukang foto keliling. Bagaimana dengan anda, pernah punya pengalaman dengan tukang foto keliling? Yuk berbagi cerita anda di kolom kometar.

Incoming search terms:

  • tukang foto keliling
  • tukang foto keliling ancol

13 thoughts on “Tukang Foto Keliling, Masih Adakah?

  1. Kalau keliling antar rumah, saya udah nggak pernah lihat. Tapi kalau di objek wisata kayak di Ragunan, itu masih ada.

  2. ya.. dulu memang masih ada tukang foto keliling, tapi sekarang ditempat sya sudah tidak ada lagi..

    di acara2 funbike suka ada nih jasa foto spt ini, soalnya sewaktu peserta tiba di garis finish, selang beberapa lama kemudian, ada foto2 yang diletakkan cukup banyak diemperen sekitar lokasi funbike

  3. Kalau keliling, saya belum menemukan lagi, Bun. sepengetahuan saya, memang belum pernah ketemu sama sekali, hehe. tapi di beberapa tempat wisata, masih ada. misalnya terakhir yang saya lihat di Komplek Makam Bung Karno, Blitar. hanya saja tak seperti yang pertama saya lihat dulunya. karena sudah pakai foto digital, dan dicetak terlebih dahulu. kalau yang langsung jadi. keberadaannya semakin terbatas, seperti yang Bunda sampaikan, tersaingi oleh kamera ponsel, poket dan bahkal DSLR. kalau di acara Wisuda, masih, akan selalu 😀

  4. Th 80an sempet menjadi kebutuhan beberapa orang, saat keliling saya sempat salah satu anak sd yg menunggunya karan penasaran mau liat hasilnya :)
    Tp sekarang generasi berubah….hahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>