Traveling Jadi Makin Nyaman dan Aman dengan Aturan Baru Naik Kereta Api

Akhir-akhir ini penggunaan tiket KAI untuk mencapai tempat tujuan makin banyak diminati. Selain biayanya yang lebih terjangkau, kenyamanannya pun tak kalah dengan mode transportasi umum lainnya.

Berkat pembenahan yang terus dilakukan oleh kereta api, seperti fasilitas pendukung hingga aturan-aturan baru, diharapkan penumpang merasa makin aman dan nyaman. Apa saja sih peraturan yang wajib diikuti selama menaiki kereta api? Simak satu per satu, yuk!

Larangan Merokok di Dalam Kereta Api

Foto: pixabay

Foto: pixabay

Pemberitaan sempat heboh saat salah satu pemilik tiket KAI protes karena dipaksa turun ke stasiun berikutnya karena ketahuan merokok di dalam kereta api. Padahal, aturan ini sudah digalakkan beberapa tahun terakhir ini untuk memberikan kenyamanan pada para penumpang yang terganggu oleh asap rokok. Bukan hanya menghalau bau yang ditimbulkan oleh asap rokok, tapi juga sampah abu rokok yang bikin gerbong jadi kotor.

Sebaiknya Tidak Membawa Barat di Atas 20 Kilogram

Foto: malangvoice.com

Foto: malangvoice.com

Banyak juga yang memanfaatkan tiket KAI untuk mudik atau membawa barang-barang berukuran besar. Sayangnya, tidak sedikit yang memaksakan barang berukuran besar dan berat itu masuk ke dalam area penumpang sehingga bikin area duduk penumpang makin sempit.

Ternyata, ada ketentuan yang diperlakukan, yaitu hanya boleh membawa barang dengan berat maksimal 20 kilogram . Jika melebihi, akan dikenakan biaya bagasi, membeli tempat duduk ekstra, atau memanfaatkan jasa ekspedisi pengiriman barang kereta api.

Baca juga : Aneka Iklan Di Kereta Commuter Line

Aturan Baru untuk Ibu Hamil

Foto: pixabay

Foto: pixabay

Bagi ibu hamil, beli tiket KAI menjadi alternatif yang dianggap lebih aman ketimbang menempuh jalan darat lainnya, terutama saat melakukan perjalanan jauh. Kini, aturan khusus diberlakukan untuk ibu dengan rentang kehamilan di bawah 14 minggu atau di atas 28 minggu, untuk membawa surat keterangan sehat dari dokter.

Selain itu, ibu hamil juga tidak diperbolehkan bepergian jarak jauh sendirian, tapi harus didampingi oleh minimal 1 orang. Tapi bagi yang sudah datang tanpa membawa surat keterangan sehat, ada klinik di stasiun keberangkatan yang akan memeriksa kondisi kesehatan ibu hamil sebelum diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Aturan ini baru diterapkan di beberapa stasiun besar seperti Gambir, Tanah Abang, Manggarai, hingga Merak.

Kebijakan Check In dan Boarding Pass

Foto: teraa.net

Foto: teraa.net

Aturan ini sebenarnya sudah cukup lama dilakukan, tapi tidak sedikit pemilik tiket KAI yang masih kebingungan melakukannya. Siapa pun bisa bebas memesan tiket di mana saja, asal simpan code booking-nya.

Nantinya, kode ini digunakan untuk melakukan check in mandiri di mesin yang tersedia di stasiun keberangkatan. Jika valid, akan diberikan boarding pass berwarna oranye. Selain digunakan untuk mencegah peredaran tiket palsu, melakukan check in dan mendapat boarding pass pun hanya diperlukan hitungan detik saja.

Yuk, patuhi aturan selama berada di atas kereta api, yang ditujukan bagi kenyamanan dan keamanan semua penumpang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>