Tolak Buku Why? Puberty Dari Peredaran

Buku why? PubertyBuku WHY? Puberty

Kemarin di sosial media baik itu di Line, Whatsapp, dan terakhir tadi pagi di twitter. Ramai sekali membahas tentang adanya sebuah buku yang diterbitkan oleh salah satu penerbit besar di Indonesia, yaitu Elexmedia. Buku yang berjudul WHY? Puberty ini membuat sedih para orang tua dan miris bagi dunia pendidikan. Buku yang seharusnya tidak layak untuk dijual.

Membentuk Pemahaman Yang Salah

Buku WHY? Puberty tersebut berisi tentang ajaran atau mengenalkan sebuah gerakan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) secara vulgar. Jelas sekali sasarannya yaitu membentuk sebuah pemahaman yang salah dipikiran seorang anak. Yaitu pemahaman salah bahwa LGBT itu baik dan boleh dilakukan. Menurut Buku WHY? Puberty hubungan dengan sesama jenis adalah hak dan pilihan bagi seseorang, sehingga semua orang boleh dan bisa menjadi Lesbian atau gay. Astagfirullah.

Di sampul bagian depan buku komik WHY? Puberty jelas tertuliskan diperuntukan bagi remaja dengan bimbingan orang tua. Walau tertuliskan dengan bimbingan orang tua, tetap saja buku tersebut dapat dengan bebas dibeli dan dibaca oleh anak. Apalagi buku tersebut beredar bebas di toko buku Gramedia. Entah karena alasan apa (sengaja atau tidak sengaja) sampai Buku WHY? Puberty tersebut dapat bebas terjual.

Tolak Buku Why? Puberty Dari Peredaran 

Semoga tidak ada agenda tersembunyi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang sengaja ingin merusak moral dari anak-anak penerus negeri ini. Seharusnya pihak Elexmedia lebih selektif lagi dalam menerbitkan buku. Terlebih Buku WHY? Puberty termasuk buku yang ditujukan bagi dunia pendidikan. Apakah hanya karena sebuah keuntungan semata akhirnya mengorbankan banyak hal. Terutama moral dari anak-anak dan remaja yang jelas-jelas mereka adalah sebagai penerus masa depan.

Mari sama-sama mengawal dunia perbukuan dan dunia pendidikan di Indonesia, agar jangan lagi dunia pendidikan disusupi. Oleh kepentingan yang justru bertentangan dengan tujuan dari pendidikan itu sendiri. Tolak Buku Why? Puberty Dari Peredaran , dengan cara mengawal penarikannya dari toko buku. Dengan kejadian ini, merupakan sebuah sinyal yang kuat bagi para orang tua dan guru untuk peduli dengan bacaan anak-anak.

Sumber gambar dari: Group di WhatsApp

3 thoughts on “Tolak Buku Why? Puberty Dari Peredaran

  1. Dari pengalaman saya, biasanya itu kesalahan editor. Tapi editor disalahkan juga tidak bisa karena jumlah tenaga kerjanya terbatas tapi satu editor bisa ngoreksi buku puluhan untuk layak terbit atau tidak. Yang ini bisa lolos mungkin buku sebelumnya di editor lolos entah versi ini bisa masuk.

    Ya, kita harus cermat sekarang dalam membeli buku.

  2. Pilihan gender itu sebaiknya menjadi wacana orang dewasa. Anak2 biar saja menerima kodrat lahirnya, karena opsi yang diwacanakan terlalu dini akan membuat mereka bingung dan bisa salah mengerti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>