Tips Agar Sandal Tidak Hilang Di Masjid

image

Akhir-akhir ini ramai pemberitaan tentang masjid. Eh bukan, tapi speaker masjidnya yang ramai diberitakan. Ada yang merasa terganggu dengan speaker masjid. Sebagai muslim saya sedih dengarnya. Semoga tidak ada pembredelan terhadap speaker-speaker masjid itu.

Entah ada apa dengan masyarakat di negeri ini. Sepertinya apa-apa yang berbau masjid jadi alergi. Padahal masjid tempat ibadah, seharusnya menjadi tempat yang paling nyaman. Bukan juga diartikan hanya sebagai tempat tidur karena nyamannya. Melainkan untuk mendekatkan diri dengan Sang Pencipta. Alasan nyaman di masjid juga menjadikan banyak yang menyalahgunakan. Yang salah tentu manusianya yang menjadi oknum.

Banyak terdengar adanya kehilangan di masjid. Mulai dari sandal jepit sampai dengan barang berharga. Milik pengunjung masjid, seperti tas, telepon genggam, dompet, dan sebagainya. Cerita tentang kehilangan di masjid, jadi teringat seorang teman. Yang sandalnya hilang atau tertukar sebelah saat sholat Jumat. Saya sempat memfoto teman itu yang masih menggunakan sandal beda. Difoto dalam kondisi seperti itu orangnya hanya mesam mesem saja.

Sudah tahu sama tahu kalau pakai sandal yang berbeda setelah soal Jumat. Bahkan pernah teman yang lain harus nyeker karena sandalnya tidak ketemu. Sandal hilang atau tertukar di masjid seolah-olah menjadi biasa di negeri ini. Saya heran juga ya, itu orang kenapa habis sholat kok bisa jadi pencuri atau menjadi pelupa. Seharusnya para jamaah sholat Jumat teliti dan ingat sandal yang dipakainya. Jangan mengambil milik orang lain. Atau malah memang sengaja ya, mau punya sendal yang lebih bagus hehe.

Alhamdulillah sampai sekarang saya belum pernah kehilangan atau tertukar sandal di masjid. Kalau suami dan ibu saya pernah mengalaminya. Ibu malah pernah dua kali punya pengalaman kehilangan sandal. Kalau suami sampai nyeker pulang ke rumah. Sementara ibu saya menggunakan sandal yang lain. Memang tinggal satu-satunya sandal itu yang ada. Memang sebelumnya ibu sempat melihat kalau ada orang yang menggunakan sandal yang model dan warnanya mirip. Hanya beda dihiasan bunganya saja. Pernah juga ibu pakai sendal tergolong masih baru ke masjid. Pulangnya sendal sudah tidak ada.

Berikut saya berikan tips agar sandal tidak hilang di masjid. Yuk ah mulai sekarang yang pada pergi ke masjid ingat-ingat sandal yang dipakainya. Usahakan jangan menggunakan sandal sejuta umat. Itu loh sandal jepit merek swalow. Kalau pun tetap mau pakai harus diberi pembeda. Bisa diberi nama, dibuat hiasan, dipotong sedikit. Terserah kreasi masing-masing hehe. Yang paling penting, kalau sampai sandal anda tidak ada. Jangan sampai menggunakan sandal orang lain atau yang tersisa di sana. Lebih baik anda pulang nyeker, daripada mengambil milik orang lain. Biarkanlah sandal hilang, kan masih mampu beli lagi. Hitung-hitung sedekah kepada yang mengambil sendalnya.

14 thoughts on “Tips Agar Sandal Tidak Hilang Di Masjid

  1. tiga jagoan di rumah kalau sholat ke masjid pakai sendal biasa maksudnyabukan sendal jepit. bisa di bilang sendal bagus malah 😀 Allhamdulillah aman

  2. di keluargaku sih tetep.. tips yang paling juara itu ya jangan pake sepatu atau sendal yang bagus… makanya selalu sedia sendal yang tidak bagus buat ke masjid…soalnya kalo pake sendal bagus pasti hilangnya sih (*trauma dan berulang kali)

  3. Kalau di tanah suci sebaiknya membawa tas khusus untuk tempat sandal dan bisa dibawa masuk masjid. Bukan takut hilang tapi jadi agak lama mencarinya karena jamaah buanyak sekali.
    Terima kasih tipsnya. Dulu saya punya sandal loreng sehingga aman terkendali.
    Salam hangat dari Jombang

  4. denger2 sandal swallow harganya sekarang ratusan ribu gegara dipakai sama artesss korea apa ya kalo gak salah. kalo misalnya sendalnya hilang yo wes aku ikhlas aku pasrah aja *iklan itu sih*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>