Tempelan Sticker Yang Mengganggu Dari Tempat Wisata

Tempelan sticker yang mengganggu

Saya memang belum memiliki mobil sendiri, tapi kalau saya mengalaminya sendiri tentu akan kesal juga. Adalah soal tempelan sticker yang mengganggu dari tempat wisata tanpa izin di mobil, yang akan saya tulis dalam postingan kali ini.

Dua tahun yang lalu, saya dan keluarga menggunakan mobil orang tua untuk pergi ke sebuah tempat wisata, di daerah Cisarua, Bogor. Setelah kami membayar tiket masuk, mobil kami pun masuk. Setelah puas berkeliling kami pun memarkirkan mobil untuk beristirahat dan untuk melihat-lihat wahana lainnya.

Tempelan Sticker Yang Mengganggu Dari Tempat Wisata 

Saat kembali ke mobil dan ingin pulang. Kami mendapati bahwa mobilnya telah ditempeli sticker milik tempat wisata ini. Penempelan sticker yang mengganggu tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan dan seizin kami. Ingin protes tapi tidak mengetahui ke mana tempat untuk protes. Akhirnya hanya bisa pasrah dan menerima dengan perasaan tidak suka. Sampai sekarang tempelan sticker yang mengganggu dari tempat wisata itu masih ada di kaca bagian belakang mobil. Bukan karena suka dengan keberadaannya, tapi karena terpaksa sudah tertempel di sana. Saya pun beberapa kali melihat ada mobil yang sampai penuh dengan sticker-sticker dari tempat wisata. Entah apakah dengan sengaja pemilik mobil tersebut menempelkannya atau terpaksa menerima tempelan sticker yang mengganggu dari tempat wisata.

Tempelan sticker yang mengganggu dari tempat wisata ini seharusnya tidak perlu terjadi. Kalau saja para pengurus atau pengusaha pemilik tempat wisata tidak seenaknya sendiri main tempel stickernya. Berikan kebebasan para pengunjung yang menggunakan mobil pribadi untuk menempelkan atau tidak menempelkan stickernya. Mintalah izin terlebih dulu bila ingin menempelkan sticker di mobil milik pengunjung. Kalau memang ingin memberi sticker entah sebagai kenang-kenangan ataupun meminta bantuan promosi. Berikan kepada pengunjung saat di gerbang masuk. Yaitu saat para pengunjung membayar tiket masuk tempat wisata.

Dengan begitu para pengunjung dapat memilih akan menempelkan di bagian kaca mobil sebelah mana sticker yang diberikan. Kalau pun tidak ingin menempelkan sticker di kaca mobil, itu menjadi hak para pengunjung. Semoga para petinggi atau karyawan yang bekerja di tempat-tempat wisata membaca postingan ini. Sehingga dapat memperbaiki kesalahan yang selama ini telah diperbuat. Dengan begitu tidak ada lagi pengunjung yang merasa terdzholimi akibat tempelan sticker yang mengganggu dari tempat wisata.

Bagaimana dengan anda, apakah merasa terganggu dengan tempelan sticker dari tempat wisata yang tanpa izin ini?

18 thoughts on “Tempelan Sticker Yang Mengganggu Dari Tempat Wisata

  1. Iya, itu mengganggu banget… sebaiknya pihak tempat wisata tidak seenaknya menempel stiker di mobil. Tidak semua orang senang ada stiker di mobilnya. Akan lebih baik diganti salam tempel aja di gerbang keluar :) Lumayan berasa cash back :)

  2. awalnya juga gerah dengan penempelan sticker tanpa ijin. Baru sampai rumah baru dilepas itupun karena ga suka dengan penampilan stickernya. Mungkin kalau stickernya lebih bagus boleh juga ya hehehe

  3. waktu itu ngga sengaja masih ada di mobil, eh tukang tempel stikernya langsung ngelewatin ngga nempelin. Jadinya mobilku aja yang ngga ditempelin wekekek. Dia tau juga kali ya kalo ada orangnya pasti ngga mau di tempelin

  4. Memang seharusnya sticker tsb jangan langsung ditempel di mobil ya mba, kalo mau ngasih sticker, seharusnya saat kita membeli tiket. Tidak semua org senang jika mobilnya ditempel sticker tanpa sepengetahuan si empunya.

  5. Akhirnya saya protes di media eletroknik si empunya tempat wisata.. kalau lain kali kejadian lagi, saya suruh nyopot lagi stikernya..hehe

Leave a Reply to Fahmi Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>