Iklan yang Mengambil Momen Viral

Sudah hari Ahad sekarang, terima kasih bagi anda yang sudah meluangkan waktu untuk membaca postingan ini. Dua pekan yang lalu sempat ramai soal daftar menu yang ditulis tangan oleh pramugari dari perusahaan penerbangan BUMN.

Saya sempat membaca judulnya saja di grup wa yang saya ikuti. Cuma membatin, bakal ramai dan akan dilaporin kayaknya nih. Isi tautan ke YouTube tentang daftar menu yang ditulis tangan itu belum sempat saya buka dan lihat. Sampai beberapa hari kemudian masih ramai dan menjadi perbincangan di grup. Baru tahu kalau beritanya menjadi viral, karena dibuat oleh vlogger. Bahkan sudah ada vlog selanjutnya untuk menerangkan dan klarifikasi dari si vlogger. Saya pun penasaran dan mencoba untuk membuka tautan dan menontonnya. Perbincangan di grup wa, lebih banyak yang mendukung vlogger pembuat video daftar menu yang ditulis tangan oleh pramugari. Termasuk saya salah satunya. Setelah menonton sampai habis video itu. Tidak ada yang salah dengan vlognya, hanya menyampaikan apa yang terjadi sebenarnya.

Selang sehari kemudian mendapat tautan berita lagi kalau si vlogger akhirnya dipolisikan ­čś▒. Walau dalam satu atau dua hari kemudian ada berita terbaru lagi, kasusnya berakhir damai. Tetap saja mengerikan! Jadi teringat kasus beberapa tahun lalu, menimpa seorang ibu rumah tangga. Sama dipolisikan juga, dengan UU ITE gara-gara dianggap mencemarkan nama baik. Kasus tersebut viral dan menjadi heboh sekali kala itu. Karena dianggap sebuah kematian bagi kebebasan berpendapat. Sehingga tidak ada lagi ruang untuk berpendapat bagi publik. Sampai ada gerakan dukungan atas kasus tersebut, yaitu “koin untuk prita”. Untuk mendukung prita dalam menghadapi kasus hukum yang menjeratnya.

UU ITE sendiri banyak mendapatkan pro dan kontra hingga hari ini. Menurut pendapat para ahli dan orang-orang yang berkecimpung di dunia hukum. Dengan menilik kasus-kasus yang ada, UU itu sepertinya hanya dipakai untuk menggebuk dan menghabisi lawan. Nyaris lebih banyak digunakan sebagai alat balas dendam. Entahlah sebuah kemajuan atau kemunduran bagi negeri ini. Kalau menurut saya mengeluarkan pendapat bisa dalam berbagai bentuk. Bisa berupa saran, masukan, dan kritk. Jadi siapapun seharusnya lebih bijak dalam menyikapi pendapat yang diberikan oleh orang. Tidak semua pendapat yang diberikan itu menjadi buruk, tinggal instropeksi saja. Publik juga akan memberikan penilaiannya sendiri dan dapat memfilternya. Apakah pendapat yang diberikan itu benar atau tidak pada kenyataannya.

Dibalik viralnya kejadian vlogger yang kemarin itu, malah membuat pihak lain ambil kesempatan. Ber”iklan” dengan menggunakan rangkaian kejadian vlogger, perusahaan penerbangan, dan masyarakat umum tersebut. Kok jadi ada 3 yang terlibat? Iya dong, kan masyarakat umum sempat mendapat efeknya juga. Di mana perusahaan penerbangan plat merah itu sempat membuat larangan kepada para penumpangnya. Yang mengambil foto dan video di dalam pesawatnya. Dengan alasan akan mengganggu kenyamanan dan privasi dari penumpang lainnya. Namun dengan berakhir damai kasusnya, maka pelarangan tersebut pun sepertinya sudah dihentikan juga. Entahlah. Yang jelas sampai sekarang saya sendiri belum pernah naik pesawat milik BUMN itu. Jelas masih punya harapan dong, suatu saat bisa mengudara bersamanya.

Iklan yang Mengambil Momen Viral

Beberapa perusahaan publik akhirnya membuat iklan yang mengambil momen viral┬ádan diplesetkan, malah bisa menjadi hiburan buat yang membacanya. Karena menyontek dengan kasus nyata tapi malah dibuat lucu-lucuan. Kalau kasusnya tidak boleh mengambil foto, di iklan malah sebaliknya. Disuruh memoto dengan berbagai gaya atau malah diperintah untuk melakukan sesuatu. Terpenting lagi ada yang memberikan imbalan hadiahnya, keren kan. Kita lihat yuk, siapa saja perusahaan yang membuat iklan yang mengambil momen viral, sebagai “tandingan” itu:
1. Air Asia
Sama-sama perusahaan penerbangan. Kali alih-alih melarang penumpangnya untuk berswafoto di dalam pesawat. Air Asia malah memberikan hadiah tiket pesawat ke Labuan Bajo. Bagi penumpangnya yang membagikan momen bahagianya terbang bersama AirAsia

Momen viral iklan air asia

2. JNE
Perusahaan yang bergerak dalam jasa pengiriman dan logistik ini ikut meramaikan momen viral tersebut. JNE juga memberikan hadiah berupa pulsa. Bagi pelangganya yang membagikan foto saat mengirimkan paket, di media sosial

Momen viral iklan JNE

3. Sukro
Berisi himbauan dan cara makan sukro yang benar

Momen iklan viral sukro

4. Grab
Perusahaan ojek daring ini menghimbau para pelangganya yang ingin mendokumentasikan perjalanannya bersama supir ojek

Momen viral iklan Grab

5. Sang Pisang
Lain lagi dengan Sang Pisang yang juga ikut membuat pelarangan bagi pelanggannya. Yang hanya mendatangi konter tanpa membeli atau menggoda karyawannya. Pelarangan yang dibuat kocak

Momen viral iklan sang pisang

6. Gramedia
Kalau Gramedia menuliskan bagaimana cara mendokumentasikan kegiatan membaca buku.

Momen viral iklan gramedia

Benar atau tidaknya iklan yang mengambil momen viral dari keenam perusahaan itu, belum saya klarifikasi. Atau jangan-jangan itu ulah iseng dari para netizen yang begitu kreatif untuk membuatnya. Sebagai bentuk sarkasme atas surat larangan mengabadikan kegiatan di perusahaan penerbangan milik BUMN itu. Yang jelas keenamnya sudah ikut menjadi viral juga. Membuat saya tertarik untuk mengabadikannya dalam tulisan ini ­čśŐ. Berharap ke depannya tidak ada lagi yang terkena kasus hukum akibat UU ITE. Baik karena memberikan masukan, kritik, dan saran atas sebuah produk, pelayanan, jasa dari sebuah perusahaan.

Jalan-jalan ke Trans Studio Mall Cibubur

Momen lebaran memang paling pas untuk berkunjung dan silaturahim ke rumah keluarga. Bagi yang sudah berkeluarga dan sudah tinggal terpisah dari keluarga besar, maka silaturahim bisa diawali dengan datang ke rumah orangtua, mertua, saudara kandung atau saudara lainnya. Yang jelas akan memulai ke rumah orang yang “dituakan” terlebih dulu. Biasanya sih kegiatan silaturahim di waktu lebaran adalah sesaat setelah pulang dari sholat Idul Fitri. Berkeliling ke rumah tetangga kanan kiri dan depan belakang rumah.

Selesai ke rumah tetangga walau hanya sekedar masuk sebentar tanpa mencicipi kue dan minumnya. Barulah bisa melakukan aktivitas pribadi lainnya. Kalau menurut pengalaman saudara yang pada kumpul di rumah ibu saat hari pertama lebaran. Mereka akan mulai keluar setelah sarapan pagi di rumah terlebih dulu. Dengan berombongan menggunakan sepeda motor atau mobil, atau angkutan umum. Memulai perjalanan silaturahim ke keluarga yang dituakan.

Kalau tidak terlalu banyak yang harus dikunjungi, maka dalam satu hari akan selesai semua kegiatan silaturahim. Tapi kalau belum selesai tentu dilanjutkan di hari kedua lebaran atau di lain harinya. Lain dari lebaran-lebaran sebelumnya, untuk kali ini saya, suami, dan anak-anak sempat-sempatnya pergi nge-mal hehe. Dilakukan di hari kedua lebaran, terasa seperti tidak punya keluarga dan saudara. Eits, jangan berburuk sangka dulu. Kebetulan hari pertama sudah bertemu hampir semua keluarga dan saudara yang berada di Jakarta. Semua kumpul di rumah ibu saya, Alhamdulillah bisa ketemu semua. Lanjut sore harinya, saya ke rumah saudara dari pihak suami di Kemayoran.

Setelah sholat isya, barulah kami lanjut mudik ke Pondok Ranggon, tempat tinggal keluarganya suami. Di sini biasanya kami menginap 2 hari, tapi untuk lebaran kali ini kami hanya satu malam saja nginapnya.Kebetulan ibunya suami ingin bersilaturahim ke keluarganya yang berada di Kemayoran, akhirnya kami pun ikut pergi juga. Selepas sholat dzuhur kami pergi jalan-jalan. Tujuannya adalah pergi ke mal yang baru saja jadi sebagiannya, kebetulan letaknya tidak jauh dari rumah mertua.

Jalan-jalan ke Trans Studio Mall Cibubur

Tempat yang kami kunjungi kali ini adalah Trans Studio Mall yang berada di jalan Alternatif Cibubur. Cuma lihat-lihat untuk cuci mata saja ke sini, iseng banget kan. Tidak beli apa-apa di mal ini juga, kan memang dari awal cuma mau lihat-lihat mal baru saja. Beneran cuma jalan-jalan ke Trans Studio Mall Cibubur. Malnya cukup mewah dan terbesar dibanding dengan mal lain di sekitarnya. Akan bertambah ramai bila bangunannya telah jadi semua. Karena mal ini juga menyatu dengan apartemen.

Di dalam video di atas, suami saya mengira kalau parkir belum bayar, tapi ternyata sudah bayar normal. Iyalah mana mau pengusaha rugi, iya kan. Setelah parkir, jalan-jalan ke Trans Studio Mall Cibubur dimulai. Kami melewati transmart dan lanjut naik ke atas melewati tempat makan dan berbagai macam toko-toko. Kalau boleh dibilang, di Trans Studio Mall ini banyak sekali tempat makan kekinian. Yang kalau saya sebutkan nama mereknya pasti anda semua sudah mengenalnya. Dijamin tidak akan kelaparan selama jalan-jalan ke Trans Studio Mall Cibubur, asalkan ada uangnya ya untuk beli :). Selain tempat makan dan toko-toko, berikut ini yang ada di dalam Trans Studio Mall:

  • Transmart: letaknya di lantai basement, merupakan icon untuk semua mal yang bermerek Transcorp

Kidscity di trans studio Cibubur

  • Kidscity: di beberapa transmart yang ada, sepertinya kidscity juga akan ada. Namun mengenai kelengkapan permainannya di masing-masing tempat sepertinya berbeda-beda. Untuk di┬áTrans Studio Mall, kidscity tidak dilengkapi dengan wahana permainan.┬áSepanjang saya masuk menjelajahi kidscity ini, hanya┬áterlihat arena (mesin) game saja. Pun tidak terlalu luas, bahkan terlihat sempit dan sumpek, mungkin karena penuh dengan orang yang ada di dalamnya
  • Transtudio: untuk yang satu ini belum dibuka, bahkan sepertinya belum jadi keseluruhannya. Jadi tidak ada akses untuk masuk dan melihat apa saja yang ada di dalamnya. Apakah akan semewah dan semegah Trans Studio yang berada di Bandung? kita lihat saja nanti kalau sudah resmi dibuka. Tapi kalau dilihat dari konstruksinya, akan ada permainan seperti rollercoaster. Karena sudah ada konstruksi besi-besinya yang berwarna kuning (sebagai rel) mencuat keluar gedung┬áTrans Studio Mall. Jadi pengunjung dan siapa saja yang melintas di bawahnya akan dengan mudah melihatnya.

Makin penasaran dong ingin mengajak anak-anak jalan-jalan ke Trans Studio Mall Cibubur. Apalagi kalau trans studionya sudah jadi seluruhnya, jadi tidak perlu jauh-jauh ke Bandung.

Pentas Seni Indonesia Firdaus di Khatulistiwa oleh SIT Permata Bunda di Jakarta

Alhamdulillah selesai sudah rangkaian acara pelepasan siswa siswi SIT Permata Bunda tahun ajaran 2018/2019. Bertempat di gelanggang remaja kecamatan Matraman atau yang lebih dikenal dengan balai rakyat. Acara yang bertepatan dengan hari pendidikan nasional 2 Mei ini dimulai pada pukul 09 pagi dan selesai pada pukul 12 lewat siang.

Secara keseluruhan acara pelepasan siswa siswi SIT Permata Bunda di Jakarta kurang lebihnya berlangsung sukses. Alhamdulillah dari awal hingga akhir acara tidak ada kejadian yang tidak diharapkan. Acara pelepasan ini dimeriahkan dengan pentas seni. Saya ikut hadir dan menonton pentas seni yang ditampilkan oleh siswa siswi SIT Permata Bunda Jakarta. Karena menunggui nona dan gadis kecil yang ikut dalam pentas seni. Hanya saja pada kesempatan kali ini–kami–orang tua pengisi acara pentas seni tidak mendapatkan undangan seperti tahun lalu.

Undangan pelepasan pelepasan siswa siswi SIT Permata Bunda tahun kedua

Sekolah Islam Terpadu (SIT) Permata Bunda memiliki 2 lokasi sekolah. Pertama ada di Jakarta sebagai pusatnya. Lokasi kedua yang merupakan cabang ada di Ciawi, Bogor. Jenjang pendidikan yang dikelola oleh SIT Permata Bunda dimulai dari tingkat playgroup, taman kanak-kanak (TKIT) hingga sekolah dasar (SDIT). Tahun 2019 merupakan tahun kedua SIT Permata Bunda di Jakarta meluluskan siswa siswinya kelas 6. Ikut senang menjadi bagian keluarga besar SIT Permata Bunda di Jakarta. Sehingga sedikit banyak mendapat kesempatan untuk melihat dan mengetahui perjalanan dari sekolah ini.

Berbeda dengan tahun lalu dan tidak seperti kebanyakan sekolah umum, yang menggunakan nama perpisahan. SIT Permata Bunda di Jakarta menamakan acara kelulusan untuk muridnya dengan pelepasan. Pastinya pihak manajemen memiliki alasan tersendiri dalam menggunakan nama pelepasan daripada perpisahan.

Sejak tahun lalu acara pelepasan siswa siswi SIT Permata Bunda di Jakarta diisi dengan pentas seni. Yang menggabungkan kegiatan pelepasannya, mulai tingkat playgroup sampai SD. Kelulusan pada tahun ini merupakan yang kedua dengan kelulusan 100% di SDIT Permata Bunda, Jakarta. Lulusan untuk tahun 2018/2019 siswa siswi SDIT Permata Bunda di Jakarta berjumlah 36 anak. Sementara untuk playgroup dan TKIT berjumlah 21 anak keseluruhan.

Indonesia Firdaus di Khatulistiwa oleh SIT Permata Bunda di Jakarta

Mengambil tema Indonesia firdaus di khatulistiwa untuk pentas seni yang ditampilkan pada acara pelepasan siswa siswi SIT Permata Bunda di Jakarta. Pengisi acara pentas seni adalah adik-adik kelas dari para wisudawan. Beberapa tarian ditampilkan oleh playgroup dan TK. Sementara adik-adik kelas 1 sampai 5 mengisi tarian, paduan suara, dan juga drama.

Dari keseluruhan acara pelepasan siswa siswi SIT Permata Bunda. Menurut saya ada 4 penampilan istimewa pentas seni Indonesia firdaus di khatulistiwa oleh SIT Permata Bunda di Jakarta, yaitu:

1. Tari Ratoh Jaroe menjadi bintang pada pentas seni Indonesia firdaus di khatulistiwa oleh SIT Permata Bunda di Jakarta. Penampilan dari siswi kelas 4 dan 5 pada ratoh jaroe mengundang para penonton untuk memberikan tepuk tangan yang meriah

Tari ratoh jaroe SDIT Permata Bunda

2. Pertama kalinya penampilan pembawa acara yang dilakukan oleh siswi kelas 3 bergantian dengan bu guru. Dengan suaranya yang cempreng membuat penonton yang mendengarnya tersenyum. Kreasi dari guru untuk melatih dan menampilkan pembawa acara cilik di acara pelepasan siswa siswi SIT Permata Bunda di Jakarta cukup kreatif. Terbukti menambah semarak pentas seni di acara pelepasan pada tahun kedua ini.

3. Pembacaan surat pendek (An-Naba’) dan menari dengan iringan lagu kun anta oleh anak berkebutuhan khusus. Merupakan siswa siswi gabungan dari kelas 1, 3, 4, dan 5

Penampilan anak berkebutuhan khusus SIT Permata Bunda Jakarta

4. Ucapan terima kasih oleh siswa siswi kepada ibu bapak gurunya. Diwakili oleh seorang siswi. Selain terima kasih ada pula doa kebaikan untuk para guru. Selama 6 tahun ini sudah membersamai dalam tumbuh kembang akademik merekaPara lulusan dan guru SDIT Permata Bunda Jakarta

Untuk kegiatan nomor 4 yang terakhir ini, mengundang suasana haru biru di dalam ruangan balai rakyat Matraman. Para ibu, guru dan orang tua murid tidak bisa membendung air matanya. Mungkin para bapak juga terharu untuk itu. Tapi sungkan dan tidak bisa menetes air mata di pentas seni Indonesia firdaus di khatulistiwa oleh SIT Permata Bunda di Jakarta

Usai sudah acara pelepasan siswa siswi SIT Permata Bunda di Jakarta. Setelah para siswa siswi yang lulus mengucapkan terima kasih dan jabat dan cium tangan takzim kepada para guru. Diikuti oleh para orang tua kepada guru.

Barokallah, buat seluruh siswa siswi SIT Permata Bunda di Jakarta yang saat ini sudah lulus. Semoga dapat mendapatkan ilmu yang lebih banyak lagi di tingkat selanjutnya. Kelak ilmu yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk kebaikan umat dan negeri Indonesia tercinta.

Direktur dan guru SDIT Permata Bunda Jakarta

Teruntuk para guru, terima kasih sudah mendermakan diri sebagai pendidik untuk membantu kami para orang tua. Dalam mendidik anak-anak, kelak dapat menjadi bekal bagi mereka. Saat menjadi penerus dan pemimpin untuk Indonesia.

Anda dapat membaca tulisan untuk acara pentas seni kelulusan SDIT Permata Bunda di Jakarta pada tahun 2018 yang lalu di link berikut ini.

Mancing sebagai Ide Liburan Seru Bersama Anak

Pagi ini sudah Sabtu yang berarti sudah masuk akhir pekan. Kalau sudah akhir pekan yang ada di benak hanya libur. Ada 2 hari libur tiap pekannya, yaitu Sabtu dan Ahad. Berbagai agenda liburan bisa dipilih, disesuaikan dana yang dimiliki. Mau ke luar kota, asik. Liburan di dalam kota seru juga. Bagi anda yang sudah punya rencana mengisi liburan di akhir pekan, selamat berlibur ya ­čśŐ. Jangan bersedih juga yang belum punya agenda untuk liburan. Toh anda masih tetap bisa menikmati hari libur, betul? Ambil hikmahnya saja, setidaknya badan bisa istirahat selama 2 hari.

Kali ini saya ingin memberikan ide liburan di dalam kota. Yang bisa anda lakukan dengan mengajak anak-anak. Tidak jauh dan tidak terlalu mahal, untuk mengisi liburan kali ini. Penasaran, ide liburan di dalam kota seperti apa yang ingin dituliskan dalam postingan ini? Cus, lanjut bacanya.

Mancing sebagai Ide Liburan Seru Bersama Anak

Ya, saya menawarkan mancing sebagai ide liburan seru bersama anak di dalam kota yang dapat anda coba. Tidak perlu mengeluarkan dana besar dan tidak perlu jauh-jauh. Tempatnya ada di sekitaran Pondok Gede dekat dengan Monumen Pancasila Sakti di lubang buaya. Nama tempatnya adalah pemancingan puspita.

Dari jalan pemancingan puspita tidak terlihat mencolok. Hanya ada gapura kecil sebagai pintu masuk, bertuliskan pemancingan puspita yang akan menyambut kedatangan para tamunya. Bagi yang membawa kendaraan bisa langsung memarkirkan mobil dan motornya tidak jauh dari pintu masuk. Kolam ikannya langsung bisa terlihat dari mobil saat kita parkir. Karena posisinya mengapit parkiran. Walau terlihat kecil dari luar, ternyata pemancingan puspita cukup luas juga.

Tempat menimbang ikan yang diperoleh dari mancing di kolam

Seperti yang dibilang di atas, pemancingan ini memiliki 2 area pemancingan. Yaitu di kiri dan kanan dari pintu masuk, yang mengapit area parkiran. Saat kami datang, tengah berlangsung lomba mancing di area kolam sebelah kiri. Bagi yang tidak ikut lomba dan hanya ingin mancing seseruan bisa masuk ke area pemancingan di sebelah kanan. Ada pintu masuk berupa lorong yang akan dilewati tamu. Sebelah kanan lorong merupakan tempat penimbangan ikan hasil mancing. Bersebelahan dengan tempat pembayaran dan kios kecil yang menjual pakan dan perlengkapan memancing. Sebelum tamu yang datang ingin memancing harus membayar di sini terlebih dulu.

Tempat mendaftar dan membayar masuk area pemancingan

Calon pemancing akan dikenai biaya 50 ribu sebagai jaminan saat memancing. Maksudnya uang ini nanti akan digunakan sebagai potongan saat membayar perolehan ikan hasil mancing. Ikan yang didapat akan ditimbang dan dibayar sesuai harga per kilonya. Uang jaminan tidak akan dikembalikan bila pemancing tidak mendapatkan ikan sama sekali. Bila memancing tidak dibatasi oleh jam, jadi sekuatnya pemancing berada di area pemancingan untuk mancing. Jangan khawatir bagi anda yang belum memiliki alat pancing ataupun perlengkapan mancing lainnya. Bisa beli di kios kecilnya.

Umpan yang sedang disiapkan

Kami datang ke pemancingan puspita juga tidak membawa perlengkapan mancing. Hanya datang tangan kosong, karena tidak punya alat pancing sama sekali. Suami juga bukan orang yang hobi memancing, jadi tidak pernah tau dunia memancing. Supaya kedatangan kami yang ingin memancing terpenuhi. Akhirnya beli alat pancing yang komplit siap digunakan untuk mancing seharga 190 ribu per unitnya. Ditambah dengan umpan untuk mancingnya berupa campuran pelet berwarna coklat yang dicampur dengan telur ayam dan sedikit air hangat. Harga umpannya 20 ribu per bungkus plastik.

Perlengakapan alat pancing

Selesai menaruh jaminan, memiliki 2 unit pancingan dan 2 bungkus umpan kami pun masuk ke area pemancingan. Melewati ruangan terbuka berlantaikan kayu dengan pemandangan langsung menghadap ke 2 kolam pemancingan. Tertata rapi jajaran meja makan panjang yang dilengkapi dengan kursi-kursinya. Diujungnya ada panggung lengkap dengan peralatan bermain musiknya. Ruangan ini juga bisa disewakan sebagai tempat pertemuan. Atau mungkin memang disediakan oleh pengelola pemancingan sebagai tempat untuk berpesta ikan setelah perlombaan selesai, entahlah.

Ruang pertemuan yang bisa disewa

Setelah melewati ruangan tempat makan, kami sudah berada di depan 2 kolam ikan besar yang saling berhadapan. Tinggal memilih kolam di mana suka untuk memancing. Tidak masalah bertukar-tukar tempat selama mancing berlangsung. Di pinggiran kolam sudah disediakan bangku-bangku kecil yang dapat digeser dan dipindahkan. Ada juga meja dan bangku yang tidak dapat digeser untuk meletakan tas atau makanan minuman yang dapat dipesan di kios kecil di depan. Oh iya tidak boleh membawa makanan dan minuman dari luar di pemancingan puspita ini ya. Kalau sampai ketahuan akan dikenai denda.

Area pemancingan

Kami pun bersiap mulai mancing ikan di kolam. Setelah mengangkat dan menggeser beberapa bangku kecil untuk dijajarkan. Maklum saja ada tiga bocah yang harus diawasi, utamanya putri kecil lincah berusia 3 tahun 11 bulan. Persiapan sebelum mancing dilakukan lebih dulu. Yaitu mengambil umpan dan dipilin sesuai ukuran yang diinginkan kemudian dipasang di kail pancing. Bismillah, umpan yang sudah terpasang di kail siap untuk dilemparkan ke kolam untuk memulai mancing ikan.

Bila umpan sudah berada di dalam kolam, tinggal menunggu ada ikan yang memakannya. Nah, di sinilah mulai diuji kesabaran pemancing menunggui pancingnya. Harus jeli juga, melihat dan merasakan apakah umpannya sudah dimakan oleh ikan. Di saat itulah pancing kita tarik keluar dengan cara menggulungnya. Kalau rezeki, ikan pun akan kita dapatkan. Seru dan senangnya disaat melihat ikan tersangkut di kail lalu dapat kita kumpulkan di jaring yang sudah disediakan. Untuk ditimbang kemudian dibayar nanti setelah selesai mancing.

Mancing di pemancingan puspita menjadi pengalaman pertama bagi saya dan anak-anak. Ternyata benar adanya, kalau mancing sebagai ide liburan seru bersama anak. Siapapun bisa belajar memancing di sini, tanpa harus malu. Masalah dapat atau tidak dapat ikan tidak perlu risau, tergantung rezekinya. Mancing adalah kegiatan yang harus dilakukan dengan tenang dan santai. Sediakan waktu yang panjang supaya tidak terburu-buru. Dengan begitu akan berpengaruh pada kemungkinan untuk mendapatkan ikan lebih banyak.

Mancing sebagai ide liburan seru bersama anak yang kami lakukan diawali dengan permintaan putri kecil. Yang sebelumnya sudah dijanjikan akan diajak mancing oleh jiddahnya. Barulah pada Ahad tanggal 7 April lalu terlaksana pergi mancing. Jiddah menunaikan janjinya, berlima kami (perempuan semua) memulai perjalanan ke pemancingan puspita ba’da sholat dzuhur. Jadi kalau hitungan orang yang hobi mancing, waktu yang kami sediakan sangatlah sedikit. Tidak puas ­čśü. Alhamdulillah, kami dapat seekor ikan mas sebagai rezeki mancing dari pukul 14 sampai 17. Ikan mas yang kami dapatkan pun dibawa pulang.

Kenangan Menggunakan Blackberry dan BBM

Kenangan menggunakan blackberry dan BBM

Anda kenal dengan logo di atas? kenal dengan istilah BBM? Sebagian besar dari kita sekarang ini pastilah kenal dengan yang namanya Blackberry Massanger (BBM). Itu loh sebuah platform sosial media yang digunakan untuk mengirim pesan, gambar dan video. Memulai kemunculannya sekitar tahun 2009 di Indonesia. Di mana pada masa kejayaannya layanan BBM ini hanya ada di perangkat ponsel dengan merek blackberry (biasa disebut dengan BB). Ponsel dengan logo berupa 7 titik memang luar biasa kemunculannya dan sempat mewabah di Indonesia. Semua orang berlomba-lomba untuk memiliki perangkat tersebut. Siapa yang memiliki blackberry pada masa itu, serasa naik kelasnya dan menjadi lebih eksklusif.
Layanan BBM sempat naik daun saat pertama kali kemunculannya. Mampu terus bertahan hingga beberapa tahun kemudian. Mengandalkan nomor PIN untuk saling berhubungan dengan pengguna lainnya. Pemilik blackberry begitu kesengsem dengan penggunaan BBM. Bahkan rela tidak makan dan mengurangi jatah tidurnya, hanya sekedar melihat status yang terus diperbarui oleh teman yang terkoneksi. Merasa menjadi orang penting setelah berhasil memperbarui statusnya. Mulai dari bangun tidur hingga mulai tidur, semua kegiatan yang dilakukan dituliskan menjadi status. Berasa orang terkenal, jadi semua orang harus tahu apa yang dilakukannya.

Kenangan Menggunakan Blackberry dan BBM

Jawabnya ya, bila saya mendapatkan pertanyaan: apakah anda memiliki kenangan menggunakan blackberry dan BBM?

Alhamdulillah, kebetulan saya sempat merasakan memiliki dan menggunakan blackberry dan BBM. Dengan model flip tipe pearl, ponsel berwarna merah ini saya dapatkan hadiah dari seseorang. Sayangnya blackberry itu tidak bertahan lama. Karena sistemnya minta diupgrade tapi jeroannya tidak memungkinkan. Jadilah blackberry saya tidak dapat digunakan karena kegagalan sistem.

Seperti para pengguna blackberry lainnya., kenangan menggunakan blackberry dan BBM saya juga pada status. Ya, status yang dituliskan orang ditunggu. Begitu juga berlomba untuk membuat status yang menarik supaya mengundang perhatian dan menunggu untuk dikomentari. Bunyi “ping” “ping” pun ditunggu, seolah nada itulah yang paling merdu. Menandakan orang di ujung sana menunggu kita membaca dan menjawab pertanyaannya. Ya berlagak bagai orang sibuk saja ­čśů.

Setelah kegagalan sistem dan tidak dapat digunakan lagi, saya pun masih sempat membeli blackberry baru. Dengan harga yang murah, sayang saya lupa tipe apa. Blackberry kedua ini pun tidak lama menemani keseharian, karena rusak atau kenapa saya lupa alasannya. Seiring dengan kehebatan android yang semakin menunjukan giginya, akhirnya saya pun berpaling. Dengan demikian kenangan menggunakan blackberry dan BBM berhenti sampai di sini. Selanjutnya, ponsel dengan operating system android yang dipilih untuk menemani hingga hari ini.

Seiring kehadiran android yang semakin banyak diminati, maka blackberry dan BBM pun mulai tergeser dan ditinggalkan. Karena banyak aplikasi lain yang dapat menggantikan fungsi BBM bahkan ditambah dengan fungsi lain yang lebih menarik dalam satu aplikasi saja. BBM pun nasibnya berada di ujung tanduk, ibaratnya mati segan hidup pun tidak mau ­čśČ. Walau begitu, pihak BBM masih sempat berjuang untuk bangkit dan menggeser posisinya supaya tidak berada di ujung tanduk.

Berbagai upaya dilakukan termasuk mengeluarkan telepon genggam versinya yang terbaru. Diantaranya adalah dengan 1 IOS dan android, di sekitar tahun 2013. Maksudnya BBM bisa digunakan lintas platform. Jadi BBM bisa tetap dinikmati pada ponsel berbasis ios maupun android. Selain itu dilengkapi dengan beberapa fitur tambahan pada layanan BBMnya. Namun sayang seribu sayang, ios android begitu kuat dan kokoh. Tidak mampu disejajari oleh balckberry dan BBMnya.

Blackberry dan BBM pun pada akhirnya mengibarkan bendera putih, tanda menyerah. Dengan mengumumkan perpisahan kepada para pengguna setianya. Pada hari Kamis, tepat sehari setelah pelaksanaan pemilu. Saya mendapatkan dan membaca beritanya dari link ya dibagikan di wag. Dalam pengumuman tertanggal 18 April seperti dituliskan pada situs resminya. Pelayanan BBM akan mulai dihentikan operasinya pada tanggal 31 Mei 2019. Anda bisa membaca langsung di link berikut https://blog[.]bbm[.]com/2019/04/18/time-to-say-goodbye-versi-indo/

Ini kenangan Menggunakan Blackberry dan BBM versi saya, anda punya versi sendiri? Yuk berbagi cerita di kolom komentar.

Film Dancing in The Rain Tentang Hangatnya Persahabatan

Pas lagi berselancar dan baca berita di dunia maya, sempat lihat iklan film. Sekilas, hanya lihat pemainnya ada Christine Hakim dan judul filmnya. Dalam hati bilang sepertinya bagus film ini. Malamnya di hari yang sama yaitu Kamis tanggal 18 Oktober. Ada seorang pemilik sekolah Islam terpadu mengirim video di whatsapp. Di bawahnya ditulis pengen nonton­čĹć. Seringnya sih kalau sudah bilang gitu ya 90% tandanya ajakan untuk nonton. Ada yang istimewa dengan film itu berarti.

Jumat siang, benar saja ajakan nonton dari pemilik SIT Permata Bunda dieksekusi. Sudah dari 7.30 pagi kami pergi berdua, tujuannya untuk menemani beliau urut terlebih dulu di tempat Sultan. Lanjut ke Harco, Mangga Dua untuk membeli laptop dan printer. Selesai sholat Dzuhur di musholla yang berada di area parkiran lantai basement. Perjalanan menuju mal Kelapa Gading dilakukan untuk nonton film yang baru beredar tanggal 18 Oktober. Apalagi kalau bukan untuk nonton Film Dancing in The Rain

Film Dancing in The Rain Tentang Hangatnya Persahabatan

Film Dancing in The Rain tentang hangatnya persahabatan, walau penuh dengan air mata namun kekal abadi. Hangatnya persahabatan dimulai saat Radin kecil (Deva Mahenra) “menemukan” Banyu Anggoro kecil (Dimas Anggara). Ketika itu Radin menghalau anak-anak yang sedang mengeroyok Banyu. Dengan kerikil yang dilemparkannya menggunakan ketapel. Jadilah ketapel itu sebagai simbol persahabatan Banyu dan Radin.

Poster film dancing in the rain

Keduanya bertemu dengan Kinara kecil (Bunga Zainal). Perantaraan ketapel pula yang menjadi penghantar persahabatan ketiganya. Kali ini Banyu sudah mahir menggunakan ketapel dan menghalau anak-anak yang mengganggu Kinara. Hangatnya persahabatan dan penuh dengan air mata, namun kekal abadi itu terus berlanjut hingga mereka bertiga duduk di bangku kuliah. Persahabatan ketiganya tidak semulus yang diharapkan. Justru orangtua Radin yang menjadi penghalang dari jalinan persahabatan antara Radin, Kinara, dan Banyu.

Ibunya Radin tidak ingin anaknya bergaul dengan Banyu yang dianggapnya sebagai anak cacat. Bahkan sampai datang dan melabrak ke rumah neneknya Banyu. Iya, Banyu memang tinggal dengan neneknya bukan dengan kedua orangtuanya. Hanya karena Banyu adalah anak dengan penyakit kejiwaan bernama autisme. Sejak kecil Banyu sudah dibuang oleh orangtuanya yang malu dengan kondisi anaknya dan menjadi cah bagus bagi eyangnya [Christine Hakim).

Film Dancing in The Rain sangat sesuai dengan kondisi sebenarnya, yang sangat banyak ditemui di dunia nyata. Di mana, pertama, ada saja orangtua yang dengan tega membuang anaknya yang tidak terlihat sempurna dimatanya. Kedua, adanya penolakan dari orang-orang di sekelilingnya. Yang menganggap anak dengan kondisi autisme atau berkebutuhan khusus lainnya adalah anak-anak tidak sempurna dan cacat. Stempel jahat selanjutnya dilekatkan ke anak-anak berkebutuhan khusus tersebut, yaitu harus dibuang dan dijauhi.

Kondisi tersebut di amini oleh ibu pemilik SIT, yang sehari-harinya sudah bergelut dengan anak dan orangtuanya. Bahkan di sekolah miliknya, yang menerima murid dengan berkebutuhan khusus. Banyak orangtua muridnya yang “sempurna” menemui dirinya. Meminta supaya anak-anak mereka dipisahkan dan dijauhkan dari anak-anak “cacat”. Seolah mereka jijik dan khawatir anaknya yang sempurna akan tertular dengan kecacatan ­čś░.

Mereka yang melakukan penolakan tidak memikirkan bagaimana sedih dan susahnya para orangtua yang diamanahi anak-anak spesial dengan kebutuhan khusus itu. Mulai dari merawatnya, yang membutuhkan ekstra tenaga bahkan uang yang tidak sedikit. Belum lagi harus mencari sekolah yang mau menerima kondisi anak-anak berkebutuhan khusus. Supaya dapat memberikan pendidikan yang sama baiknya dengan anak lainnya. Kenapa tidak berusaha untuk berempati? Bukan malah menolak, kalau tidak mampu membantu meringankan beban mereka.

Anak-anak berkebutuhan khusus itu bukan sebuah virus atau penyakit menular yang harus dihindari dan dijauhkan. Mereka hanya membutuhkan perlakuan istimewa yang berbeda dari anak lainnya. Tapi mereka juga punya hati, perasaan, dan kemampuan. Bahkan Allah memberikan kelebihan yang banyak kepada anak berkebutuhan khusus itu.

Tinggal kita orang-orang di sekeliling yang harus bisa berempati. Bukan malah menjauhi. Mampukah?

Bagi anda yang selama ini salah sangka dengan melakukan penolakan, ada baiknya nonton film Dancing in The Rain tentang hangatnya persahabatan. Supaya bisa membuka mata dan hatinya terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Sekalian belajar tentang hangatnya persahabatan, walau penuh dengan air mata namun kekal abadi. Yuk bersama lihat dari sudut yang berbeda. Dan ajarkan kepada anak-anak anda untuk berempati pula. Tidak mengapa mereka berteman bahkan bersahabat dengan teman-temannya yang berkebutuhan khusus. Supaya mereka menjadi kaya hati.