Spesialnya Acara Ngopi Bareng Fahri Jilid 13

Poster #NgopiBarengFahri

Penasaran, itu menjadi satu alasan yang cukup bagi saya untuk akhirnya mencari tahu ke mana bisa mendaftar ke acara #NgopiBarengFahri. Sebenarnya sudah lama tahu tentang kegiatan yang digagas oleh para netizen ini. Tapi baru Jumat kemarin tanggal 6 April 2018 ikutan #NgopiBarengFahri yang ternyata sudah jilid 13 (baru tahu setelah lihat di tempat acara). Luar biasa kegiatan ini, dapat diterima oleh masyarakat di dunmay bahkan diapresiasi sangat baik di dunia nyata. Bahkan sekarang, acara Ngopi Bareng Fahri sudah menjadi trendsetter, sehingga ada pihak lain kopas buat acara serupa .

Hasil berselancar di mbah google akhirnya didapatlah akun twitter yang mungkin bisa memberikan informasi perihal pendaftaran untuk ikut acara #NgopiBarengFahri. Terbukti aku @Fahr1voice memberikan link untuk mendaftarkam diri sebagai peserta #NgopiBarengFahri jilid 13. Standar isian yang harus diisikan oleh calon peserta, seperti nama, umur, nomor ponsel, akun twitter, surel, dan alasan kenapa tertarik datang ke acara #NgopiBarengFahri. Mudah saja, isi langsung tanpa harus buka kamus atau tanya teman. Rasa penasaran saya jadikan isian di kolom alasan tertarik datang ke acara yang harus diisi. Singkat cerita, sampailah saya di Kedai Jadoel kurang lebih pukul 17.53 (sesuai catatan di aplikasi ojek online). Kalau sesuai jadwal seperti yang ada di gambar, acara akan dimulai pukul 18.30. Masih ada waktu cukup banyak bagi saya untuk melihat dan memoto lokasi. Tidak banyak yang difoto, hanya tampak depan dari kedai dan panggung yang sepertinya disediakan untuk pembicara Tidak lain adalah Fahri Hamzah, yang sampai sekarang masih menjabat sebagai Wakil Ketua MPR hingga masa jabatan 2019.

Jawara akustik (ka-ki: Gilang, Sigit, dan Robi)

Belum banyak peserta yang datang, mungkin masih terjebak macet. Sepertinya yang ada di sana didominasi oleh panitia #Ngopi Bareng Fahri jilid 13. Kalau pun ada peserta (selain panitia atau sohibul bait) yang sudah hadir baru terlihat dua orang termasuk saya . Panita sendiri masih melakukan persiapan dan tes sound. Berhubung hanya sendirian dan enggan untuk bicara, saya memilih untuk diam dan duduk manis menunggu hingga acara dimulai. Untungnya tidak sampai lumutan dan bosan sendirian, karena ada hiburan musik akustik. Tepat pukul 18.30 Jawara Akustik mulai memainkan lagu sesuai arahan dari Tata Khan sebagai pembawa acara. Hingga 4 lagu selesai dimainkan, belum banyak peserta yang hadir (masih ada kursi yang kosong). Begitu pula dengan Fahri Hamzah belum juga dihadirkan ke atas panggung. Barulah pada pukul 19.09 dihadirkan bintang spesialnya yang ditunggu. Tanpa disuruh peserta tiba-tiba memadati tempat acara. Tanpa melihat ke kanan kiri apalagi belakang, saya merasakan bangku terisi satu persatu.

Acara ini gratis tanpa dipungut biaya serupiah pun, bahkan pada Jumat kemarin seluruh peserta yang hadir mendapatkan makanan minuman yang bisa disantap saat acara berlangsung, dan selembar kalender dinding setelah acara. Buat anda yang penasaran untuk melihat seperti apa kwalitas Fahri Hamzah, silakan cek dan buktikan sendiri. Dengan datang ke acara #NgopiBarengFahri jilid berikutnya di kota anda. Toh gratis ini, jadi tidak ada kerugian sedikit pun.

Spesialnya acara Ngopi Bareng Fahri Jilid 13

Kedai Jadoel

Kenapa dikatakan spesialnya acara Ngopi Bareng Fahri jilid 13? Menjadi spesial, karena pada malam itu sekaligus peluncuran Kedai Jadoel sekaligus peresmian rumah Fahr1voice (ada di lantai 2) yang beralamat di Kavling DKI D9, Jl. Raden Inten, Rt. 01 Rw. 03, Duren Sawit, Jakarta Timur. Sebelum memulai narasinya, Fahri Hamzah didaulat untuk menandatangani semacam prasasti (dari kayu) sebagai tanda peluncuran Kedai Jadoel dan pemecahan kendi untuk meresmikan rumah Fahr1voice. Kedai Jadoel sendiri dimiliki oleh gadis belia yang masih sekolah bernama Putri. Tentu saja masih didampingi oleh Mas Anung dan Mbak Wulan (ayah ibunya). Confetti dilemparkan sebagai tanda berakhirnya prosesi peluncuran dan peresmian, untuk dilanjutkan dengan acara #NgopiBarengFahri jilid 13.

Penandatanganan semacam prasasti

Fahri Hamzah akan melakukan pemecahan kendi

Spesialnya Fahri Hamzah

Ya betul, saya mengatakan spesialnya Fahri Hamzah tanpa ingin melambungkan atau membesar-besarkan sosok itu. Karena beliaunya sendiri memang sudah besar dari ukuran tubuhnya , begitu pun dengan namanya yang sudah melambung. Selain memang salah satu wakil rakyat yang begitu vokal kepada KPK, sudah membuat namanya melambung. Apalagi ditambah dengan kesalahpahaman yang belum kunjung usai antara petinggi PKS dengan dirinya. Sepertinya, Fahri lebih senang membahasakan dan menamakan “kasus” yang menimpanya dengan kesalahpahaman. Menurut pendapat saya, dengan penyebutan seperti itu Fahri Hamzah ingin membuat apa yang nampak begitu besar terasa menjadi kecil. Hebatnya lagi, walau sudah dipecat dan dikucilkan oleh PKS, Fahri Hamzah tetap ingin menjadi tim sukses untuk pemenangan Partai Keadilan Sejahtera.

Fahri Hamzah sedang menjawab pertanyaan netizen

Narasi yang disampaikannya di acara Ngopi Bareng Fahri jilid 13 begitu sederhana dan gamblang. Fahri Hamzah mengatakan bahwa #NgopiBarengFahri adalah sebuah ikhtiar dari masyarakat sipil yang sangat berharga dalam demokrasi, yang terlahir dari dunia maya dengan diawali oleh satu hesteg. Kemudian janjian untuk ketemu di lapangan untuk pertama kalinya di Cikini. Ada antusiasme masyarakat untuk kegiatan #NgopiBarengFahri hingga saat ini jilid 13. Dirinya mengaku memang sejak awal sudah menikmati fenomena yang terjadi di dunia maya dengan adanya media sosial. Spesialnya seorang Fahri Hamzah, karena berani mengundang para pembencinya (haters) untuk duduk bersama. berdebat sampai puas hingga jernih semua persoalan. Sehingga semua pihak menjadi lebih cerdas dan bertumbuhlah kematangan dan kedewasaan berpikir secara nasional dalam menyelesaikan masalah. Dengan begitu akan terciptalah peradaban bangsa yang tinggi.

Peserta yang datang dari Palembang

Saya bukan pendukung bukan juga pembenci Fahri Hamzah, sebagai orang yang netral ingin mengajak anda untuk bisa datang dan mendengarkan narasinya di acara #NgopiBarengFahri jilid berikutnya. Hanya pesan saya bila anda ingin datang ke acara #NgopiBarengFahri harap lepaskan dulu pikiran-pikiran atau doktrin-doktrin buruk yang pernah anda dapatkan atau terima tentang Fahri Hamzah. Terima dan dengarkan narasi yang dimilikinya, kalau tidak setuju dengannya maka debat hingga menjadi jelas dan puas. Gimana, berani untuk hadir di #NgopiBarengFahri berikutnya? Silahkan kontak @Fahr1voice untuk mendapatkan informasinya.

Incoming search terms:

  • grosir lampu lid tanjung karang

54 thoughts on “Spesialnya Acara Ngopi Bareng Fahri Jilid 13

    • Sepertinya Fahri Hamzah ingin mengajarkan kepada masyarakat bagaimana menjadi seorang negarawan yang baik. Dengan mau berdiskusi baik dengan pendukung maupun pembencinya mba 😊

  1. Ngopi Bareng Fahri, aku baru tahu. Jadi belum pernah ikut. Tks informasinya. Jika bahasan yang disampaikan menarik, bisa jadi suatu kegiatan mengisi waktu dengan manfaat.

    • Nah, itu makanya perlu diapresiasi. Sebagai blogger saya jadi penasaran dan ingin tahu seperti apa seorang Fahri Hamzah

    • Kedai kopinya bukan milik Fahri, cuma berharap kelak banyak pengusaha muda dari kedai kopi yang bisa bersaing dengan usaha sejenis. Sepertinya sudah ke beberapa kota diadakan ngopi bareng fahri. Malang salah satunya

  2. Seru juga ngopi bareng sosok yang menuai banyak pro dan kontra. Saya tertarik dengan kedai djadoelnya. Makanan apa saja yaa yang menarik untuk dicoba di sana

  3. Saran yang oke banget!

    ___

    Hanya pesan saya bila anda ingin datang ke acara #NgopiBarengFahri harap lepaskan dulu pikiran-pikiran atau doktrin-doktrin buruk yang pernah anda dapatkan atau terima tentang Fahri Hamzah. Terima dan dengarkan narasi yang dimilikinya, kalau tidak setuju dengannya maka debat hingga menjadi jelas dan puas.
    ___

Leave a Reply to yayat Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>