Serba Serbi Setelah Melahirkan Anak Ketiga

image

Kembali lagi menulis postingan tentang cerita setelah melahirkan. Melahirkan anak ketiga ini ada banyak kejadian yang tidak pernah saya alami sebelumnya. Tapi ada juga yang sama seperti dua kelahiran pertama, yaitu sama-sama luar biasa rasa melahirkan secara normalnya hehe. Makanya kali ini sampai dibuatkan postingan serba serbi setelah melahirkan anak ketiga.

Sejak hamil, memang sudah berasa beda. Maksudnya sakit-sakit yang dirasakan oleh badan ini. Sepertinya sih faktor umur tidak bisa diabaikan. Awalnya memang sudah tidak ingin punya anak lagi. Karena umur sudah diatas 35 tahun, rencananya terakhir melahirkan inginnya di bawah 35 tahun. Tapi waktu itu masih maju mundur untuk hamil lagi. Alasannya karena kami tidak memiliki asisten yang menginap. Rasa penasaran ternyata tidak dapat diabaikan. Penasaran mungkin kali ini diberi amanah anak laki-laki. Ternyata harus bersyukur dengan anak perempuan lagi :).

Memang saat melahirkan kedua anak terdahulu ada saja kejadian yang mendahuluinya. Saya sakit dan harus dirawat 2 hari di rumah bersalin.  Sebelum akhirnya baru sampai rumah setengah hari harus balik lagi,ke rumah bersalin untuk melahirkan. Setelah melahirkan pun saya sakit gejala typhus dan typhus setelah melahirkan anak kedua. Baru benar-benar sehat setelah 1 bulan melahirkan.

Sementara untuk kelahiran anak ketiga, saya tidak sakit. Hanya harus melalui induksi. Setelah melahirkan hingga tulisan ini dibuat, saya sakit typhus. Selaim itu yang paling tidak enak adalah sakit mastitis sepertinya. Saya hanya kira-kira dan mencari di google, belum ke dokter.

Tulisan ini dibuat adalah sakit yang keempat kalinya (mastitis). Dari tanggal 19 Juli payudara kiri saya sakit sekali. Terasa seperti tertusuk jarum banyak sekali. Padahal saya tidak berhenti menyusui dara kecil. Imbasnya badan jadi greges-greges (demam) hingga 38,6 °C. Masih belum tahu apa obatnya untuk menghilangkan rasa sakitnya. Kebetulan saya juga orang yang paling minimal (menghindari) minum obat kimia. Kalau masih bisa tahan sakitnya ya tidak akan ke dokter hehe.

Ada sih tukang urut yang memberitahu kalau untuk payudara yang sakit saat setelah melahirkan. Dikompres dengan daun dadap. Hari gini sudah susah cari daun dadap di sekitar rumah. Tapi waktu itu ibu bisa mendapatkannya, entah minta di mana. Saya pun mempraktekan mengompres payudara dengan daun dadap. Yang sebelumnya dibuat layu di atas api. Efeknya lumayan berkurang sakitnya. Yang saya bingung kenapa sakitnya terus berulang hingga empat kali. Bahkan yang terakhir ini sakitnya luar biasa. Tidak bengkak hanya berasa ada jarum puluhan ribu yang menusuk. Badan pun jadi demam tinggi, pernah sampai 39,7 °C ini bersamaan dengan sakit typhus.

Ibu dan saudara belum pernah ada yang mengalami sakit mastitis seperti ini. Jadi tidak ada yang dapat memberikan solusi untuk masalah sakit saya. Mau tidak mau kalau sudah normal jam kerja saya harus ke dokter untuk periksa. Khawatir juga kalau kelamaan sakit dan yang jelas saya mau sehat. Masa merasakan sakit sampai 2 bulan. Tentu saja tidak enak sama sekali. Sehat adalah nikmat luar biasa yang tidak terhitung nilainya. Tanggal 21 Juli tepat dara kecil berumur 2 bulan. Semoga sehat, selalu beruntung, dan cepat besar ya nak.

Incoming search terms:

  • serba serbi hamil anak ke 3

3 thoughts on “Serba Serbi Setelah Melahirkan Anak Ketiga

  1. selamat ya bunda atas kelahiran putrinya yang ketiga, semoga cepat pulih, cepat sehat kembali dan dedenya juga tumbuh sehat berbakti pada kedua oarng tua.

    Hore aku telah telah jadi bunda dari 3 putri bidadari :)

  2. Hii…Bun salam kenal…
    Kebetulan saya pernah punya pengalaman yg sama mastitis… Alhamdulillah sembuhnya di bawa ke klinik laktasi dan diurut sama susternya karna ada saluran air susu yg mampet karna ada jerawat…
    Jadi memang disana dijelaskan kenapa kadang2 payudara bisa mengalami peradangan dan cara ngatasin dirumah…
    Untuk klinik laktasi yg ada di kota bunda bisa gogling ya Bun… Smga membantu

Leave a Reply to budiman Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>