Sepatu Sekolah

Sepatu SekolahSepatu, merupakan salah satu alat untuk melindungi kaki (alas kaki). Selain sebagai alat pelindung, sepatu juga memiliki fungsi tambahan.

Yaitu sebagai mode dan gaya bagi si pemakainya. Anda yang menggunakan sepatu bisa memilih, hanya ingin mendapatkan fungsi utamanya saja. Atau ingin memiliki fungsi tambahannya.

Pengguna sepatu tidak terbatas dengan usia. Maksudnya siapa saja berhak dan boleh pakai sepatu. Sejak bayi hingga orang tua.

Sepatu bisa dipergunakan diberbagai suasana, tentu disesuaikan dengan model dari sepatu itu sendiri. Ada sepatu untuk sekolah, kantor, santai, olah raga, dan sebagainya.

Sepatu Sekolah 

Kali ini saya ingin membicarakan sepatu untuk sekolah. Tepatnya di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Kalau zaman saya dulu masih sekolah. Diharuskan menggunakan sepatu kets atau sepatu yang bertali, untuk sepatu sekolah. Ketentuan ini berlaku bagi siswa dan siswi. Bahkan warnanya pun–hitam–telah ditentukan. Mungkin karena di sekolah negeri, jadi semuanya harus diseragamkan. Untungnya merek tidak ditentukan. Kalau sampai merek ditentukan tentunya akan banyak pertentangan.

Beda sekali dengan anak sekolah (SMA) sekarang ini, walau sama-sama di sekolah negeri. Kebetulan kemarin sempat memperhatikan para siswa siswi yang menggunakan sepatu. Utamanya sepatu sekolah yang dipakai oleh para siswinya. Berbeda sekali dengan zaman saya sekolah dulu. Seperti anda bisa lihat pada foto di atas, kebanyakan siswinya menggunakan pantofel sebagai sepatu sekolah.

Sepatu pantofel tentu terlihat lebih modis dan itu terlihat dengan jelas, dibandingkan dengan sepatu kets. Pengguna sepatu kets dari para siswi hanya beberapa saja. Sisa penggunanya adalah para siswa. Model dari pantofel pun berbeda-beda. Ada yang begitu sederhana tanpa ada hiasan apapun. Ada pula yang menggunakan hiasan tambahan seperti pita.

Saya kurang mengetahui apakah penggunaan pantofel sebagai sepatu sekolah ini diperbolehkan oleh pihak sekolah atau apakah semua sekolah memiliki peraturan yang sama. Karena penasaran saya pun akhirnya bertanya kepada siswi yang kebetulan duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kebetulan sebelum postingan ini dibuat hanya anak SMK yang berhasil saya tanyai. Ada tiga siswi dari sekolah berbeda yang saya tanya. Dari jawaban yang mereka berikan saya berusaha menyimpulkan:

  1. Sepatu kets masih tetap menjadi sepatu utama dibandingkan pantofel
  2. Penggunaan sepatu pantofel hanya untuk hari tertentu saja. Salah satu contoh hari Kamis. Sebagai pembiasaan untuk menghadapi dunia kerja, karena mereka sekolah di SMK
  3. Setiap sekolah memberlakukan peraturan berbeda-beda tentang penggunaan sepatu sekolah bagi anak didiknya

Sepatu sekolah memang tidak menjadi ukuran bagi siswa dan siswi untuk berprestasi. Yang penting dilihat fungsi dan kenyamanannya saja. Sehingga tidak mengganggu para siswa dan siswi dalam beraktifitas dan berprestasi.

Incoming search terms:

  • sepatu sekolah hitam bertali
  • pro dan kontra memakai sepatu hitam ke sekolah
  • pengertian sepatu srkolah

5 thoughts on “Sepatu Sekolah

  1. Klo UNTUK ANAK2 SEPATU BERTALI APA ADAKAH CONTOH YA TANG BAGUS..
    UNTUK KELAS LIMA
    DAN UNTK ukuran.37.. tolong ya gambar ya.. klo gak di msukkn s fb aja..mohon…

    • Wah kalau masalah model, tergantung selera. Asalkan disesuaikan dengan umur anak. Tidak perlu yang berharga mahal yang penting nyaman dipakai. Mungkin sepatu model warior bisa dipilih, harganya pun tidak mahal. Biar anak belajar hidup bersahaja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>