Program Perawatan Jenazah

image

Setiap yang bernyawa pastilah akan kehilangan nyawanya. Hanya tinggal menunggu waktu dan giliran saja. Baik tua atau muda, tidak ada yang mengetahui kapan gilirannya. Semuanya sudah ada catatannya dan tersimpan rapih. Tidak akan ada yang terlupa atau terlewat barang sedetik pun. Semua pas dan tepat waktunya.

Tinggal manusianya, siap atau tidak untuk mengembalikan hak pakai tubuh ini. Ah… Titi siapkah engkau? Bekal apa yang telah engkau persiapkan?

Sepertinya sebagian besar manusia tidak pernah siap apalagi mempersiapkan dirinya. Berbanding terbalik dengan persiapan yang dilakukan untuk menyambut sesama manusia. Hanya karena menyandang status pejabat misalnya. Mulai dari tempat, pakaian, makanan, dan sebagainya disiapkan hingga detail. Pakaian dicari yang paling bagus dan terbaru, bila tidak ada beli atau jahit dulu. Uang tidak masalah bahkan ada yang rela untuk berhutang.

Kalau untuk selembar kain kafan, jarang sekali ada yang siap. Boro-boro sengaja membelinya di toko atau pasar. Kebanyakan malah merasa takut untuk membelinya. Pada akhirnya nanti ahli warisnya atau keluarganya yang masih hidup yang menyiapkan. Itupun baru dibeli mendadak tanpa persiapan sebelumnya. Kalaupun ada yang menyiapkan, biasanya ada yang mengkoordinir. Salah satunya adalah para pengurus masjid.

Ada salah satu masjid di daerah Matraman. Yaitu masjid dekat dengan rumah kami yang lama. Di masjid ini para pengurusnya sudah cukup baik dalam pengelolaan masjid. Diantarany ada sebuah program yang dibuat untuk memberikan fasilitas kepada jamaahnya. Tepatnya sih kepada mantan jamaah. Karena program yang dibuat diperuntukan bagi jamaah yang telah meninggal. Program perawatan jenazah memang dipersiapkan pada saat jamaah masih pada hidup dan masih sehat. Jamaah masjid ditawarkan sebuah program perawatan jenazah. Mirip-mirip dengan jimpitan yang sekarang sepertinya sudah tidak jalan lagi. Jamaah yang mendaftarkan diri diharuskan menyetorkan sejumlah uang. Nantinya saat dipanggil, pihak ahli waris dan keluarga besarnya sudah tidak repot. Mulai dari kain kafan lengkap, memandikan, menyolati. Hingga pengurusan tanah kuburnya. Semua sudah siap.

Jamaah masjid yang mendaftar akan diberikan kartu. Yang berisikan catatan pembayaran. Namanya adalah kartu iuran program perawatan jenazah. Setiap keluarga diberikan 1 kartu untuk pencatatan. Tidak semua pengurus masjid menyediakan progrm perawatan jenazah. Tidak tahu apa alasannya. Buktinya di masjid yang berada di daerah lingkungan rumah saya. Tidak membuka program perawatan jenazah ini. Semoga ke depannya bisa diadopsi oleh seluruh masjid dan para pengurusnya.

3 thoughts on “Program Perawatan Jenazah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>