Pilih Jongkok Atau Duduk Kalau Di Toilet Umum?

pilih jongkok atau duduk kalau di toilet umum?

Pernah dong ke toilet atau wc umum? paling tidak dalam hidup pasti pernah ya anda ke toilet atau wc umum. Entah itu karena kebelet BAK dan BAB dalam perjalanan, berada di kampus, di sekolah, di kantor, tempat perbelanjaan, atau di tempat wisata. Gimana betah atau tidak berada di dalamnya? tentunya tidak betah ya, alasannya jelas karena kotor. Walau bersih sekalipun juga tidak betah berada dalam toilet atau wc umum berlama-lama ya. Kalau berlama-lama di dalamnya juga untuk apa tidak ada gunanya juga. Nanti dikira menyesal sudah mengeluarkan kotoran :D.

Coba deh perhatikan semakin ke sini bentuk toilet atau wc umum semakin modern. Ada perubahan dalam penggunaan jenis materialnya. Kalau dulu wcnya menggunakan wc jongkok sekarang sudah menggunakan wc duduk. Penggunaan ember juga terjadi pergeseran. Kalau dulu masih menggunakan ember dan gayung untuk menampung air, kini sudah tidak ada lagi. Intinya saat ini toilet atau wc umum sudah didesain menjadi toilet atau wc kering. Meminimalkan penggunaan air bahkan nyaris dihilangkan sama sekali lalu digantikan dengan tisu.

Saya pernah mendapatkan cerita dari seorang teman kalau dia pernah mengantarkan anaknya ke sebuah bioskop. Di toilet atau wc yang terdapat di bioskop itu ternyata sama sekali telah menghilangkan penggunaan air dalam hal membersihkan diri setelah BAK dan BAB. Hanya disediakan tisu saja untuk membersihkan. Saya sendiri belum pernah menemukannya. Mudah-mudahan jangan sampai mengalami dan menemukan toilet atau wc umum yang tanpa air sama sekali.

Pilih Jongkok Atau Duduk Kalau di Toilet Umum?

Sudah menjadi kebiasaan kalau ingin membersihkan diri tentu menggunakan air. Walau untuk membersihkan dalam Islam pun telah diajarkan kalau menggunakan batu bisa sebagai gantinya. Tapi kembali lagi kepada kebiasaan rasanya tidak nyaman kalau membersihkan diri setelah BAK atau BAB tanpa air. Ditambah lagi sekarang bentuk wc nya lebih banyak wc duduk. Lagi-lagi penggunaan wc duduk untuk saya masih belum terbiasa. Apalagi bila diminta untuk berbagi pakai dengan orang lain di tempat umum, pilih jongkok atau duduk kalau di toilet umum? Tidak berani untuk duduk tanpa menggunakan tisu sebagai alasnya. Kalau terpaksa tidak ada tisu, ya pilih jongkok untuk beraktivitas di atasnya.

Seperti di dalam gambar di atas, sebenarnya jongkok di atas wc duduk katanya berbahaya. Karena wc tersebut hanya dirancang untuk menopang berat badan seseorang yang sedang duduk. Bukannya berat badan orang secara keseluruhan, seperti posisinya yang sedang berjongkok. Tapi saya masih belum bisa menggunakan wc duduk dengan posisi duduk bila di toilet atau wc umum, alasannya jijik. Bagaimana dengan anda pilih jongkok atau duduk kalau di toilet umum?

Berharap kepada para pengelola gedung untuk tetap menyediakan wc jongkok di toilet atau wc umum yang dikelolanya. Sehingga para pengguna dapat memilih akan menggunakan wc yang mana, jongkok atau duduk. Karena saya rasa banyak juga kok yang mengalami rasa jijik seperti saya. Jadi tidak ada ruginya buat para pengelola gedung untuk menyediakan pilihan jongkok atau duduk tadi. Bahkan dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti kecelakaan dalam penggunaan wc, wc yang kotor dan rusak karena ada bekas-bekas sendal atau sepatu. Bahkan dapat menghemat penyediaan dan penggunaan tisu. Berarti juga membantu penghematan pohon-pohon di hutan, agar Indonesia tetap sejuk.

18 thoughts on “Pilih Jongkok Atau Duduk Kalau Di Toilet Umum?

  1. Kalau ada toliet duduk saya lebih suka yang duduk karena nggak capek. Apalagi kalau ada trouble di perut sehingga harus berlama-lama di dalam toilet.
    Toliet jongkok bikin capek loch.
    Kalau toilet duduk bisa sambil baca-baca atau sms an
    Yang perlu diketahui, jika toiletnya duduk ya jangan jongkok.
    Terima kasih artikelnya yang bermanfaat.

  2. biasanya kalo di tempat umum itu toiletnya jorok, jongkok maupun duduk.. jadi kalaupun toilet duduk kalo jorok pilih jongkok hiiiiii… tapi kalu bersih mending duduk 😀

  3. Itu tergantung toilet yang disediakan, kalo toilet jongkok ya jongkok, toilet duduk ya duduk. Soalnya bahaya kalo toilet duduk dipake jongkok, bayangkan kalo toiletnya ga kuat nahan berat anda, terus pecah, akibatnya sangat mengerikan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>