Perpanjang Paspor Demi Bisa Jalan-jalan ke Turki

Paspor diperpanjangSebenarnya sudah mau mengurus perpanjangan paspor sudah sejak lama. Tapi masih maju mundur, tepatnya sih malas. Dengar dari teman yang akan mengurus perpanjangan paspornya juga, kalau sekarang ada sistem antrean online. Maksudnya semua orang yang akan mengurus pembuatan baru, penggantian maupun perpanjangan paspor harus mengambil nomor antrean secara online terlebih dulu. Di situsnya milik imigrasi dengan alamat: antrian.imigrasi.go.id.

Saya pun mencoba mengambil nomor antrean dengan masuk ke situsnya terlebih dulu. Ternyata harus mendaftar dan memiliki akun terlebih dulu. Sayangnya saat mendaftarkan diri untuk mendapatkan akun sulit sekali. Sampai berjam-jam prosesnya, dari pagi hingga sore dan tidak berhasil. Tidak ada surel balasan dari imigrasi kalau berhasil melakukan pendaftaran akun. Saking penasarannya pada tanggal 25 Juni 2018 sampai memention akun twitter milik imigrasi untuk bertanya. Lama sekali mendapatkan jawaban dari adminnya. Sampai keesokan harinya saya juga masih bertanya lewat twitter. Tapi sayang tidak mendapatkan jawaban yang diharapkan. Bahkan hingga sepekan belum juga mendapatkan surel jawaban. Sudah diperiksa ke inbox dan spam tetap tidak ada.

Walau tidak mendapatkan jawaban, saya penasaran mencoba untuk masuk ke situs antrian.imigrasi.go.id dengan menggunakan akun yang sudah saya buat. Karena menurut info dari akun twitter milik imigrasi, akun akan tetap terbuat walau tidak menerima surel jawaban. Alhamdulillah masuk bisa, tapi sayang disayang tetap tidak bisa digunakan memilih tanggal untuk datang ke imigrasi untuk mengurus perpanjangan paspor. Tidak hanya sekali, tapi sudah berkali dicoba. Aneh sekali, padahal jaringan internet lancar dan ngebut jaya.

Akibatnya, saya jadi malas melanjutkan untuk mencari dan mendapatkan nomor antrian. Yang ada terbengkalailah proses perpanjangan paspor milik saya. Di bulan Agustus saya mencoba lagi untuk mendapatkan nomor antrean. Lagi-lagi harus mengalami kendala, tanggal kedatangan ke imigrasi yang akan dipilih ternyata tidak muncul. Selanjutnya bisa ditebak, pastinya batal lagi ūüėÖ.

Perpanjang Paspor Demi Bisa Jalan-jalan ke Turki

Baru di awal bulan September, semangat lagi untuk mulai proses pengambilan nomor antrean. Alasannya karena memang paspornya akan dipakai untuk jalan-jalan. Ada  info yang saya dapatkan, kalau akan ada open trip jalan-jalan ke turki dengan harga murah. Dijadwalkan berangkat pada tanggal 29 September. Bayangkan gimana tidak semangat untuk segera memproses perpanjang paspor demi bisa jalan-jalan ke Turki. Alhamdulillah alam pun ikut mendukung usaha saya. Singkat cerita, lima nomor antrean berhasil didapatkan. Iya, saya ambil lima nomor antrean sekaligus. Sekalian memperpanjang paspor punya suami dan anak-anak. Ditambah membuat satu paspor baru untuk si bungsu.

Sesuai nomor antrean, waktu, dan tanggal yang sudah saya pilih. Senin, 10 pagi, tanggal 10 September kami berlima berangkat ke kantor imigrasi (Kanim) Jakarta Timur. Tidak lupa untuk membawa semua berkas yang dipersyaratkan untuk proses perpanjangan paspor. Berikut syarat yang harus disiapkan untuk perpanjang paspor:
1. Paspor lama
2. Fotokopi KTP
3. Fotokopi kartu keluarga
4. Fotokopi akte kelahiran (untuk anak di bawah umur ada tambahan ini)

Sampai di Kanim Jakarta Timur kami diminta menunjukan nomor antrean dan mendapatkan formulir untuk diisi. Untuk keperluan pengisian formulir ini jangan lupa persiapkan materai dari rumah. Setelah diisi selanjutnya mengantre untuk mendapatkan nomor panggilan. Di sini seluruh berkas persyaratan diperiksa kelengkapannya. Selain itu ditanyakan pula berkas aslinya. Di sini saya ketinggalan satu berkas asli akte nikah. Karena hanya fokus untuk perpanjagan paspor. Sementara ada satu pembuatan paspor baru untuk anak dan membutuhkan akte nikah. Fotokopian akte nikah sudah ada, cuma ditanya aslinya.

Kesal juga sih karena kelupaan jadi harus menunggu lebih lama. Mau tidak mau akhirnya harus diambil dulu akte nikahnya. Suami yang mengambil akte nikah asli di rumah. Ketidaklengkapan dan ketinggalan berkas seperti ini membuat proses menjadi lama. Karena nomor antrean baru didapatkan setelah berkas lengkap semua. Pengalaman kami kemarin sangat lama melalui proses perpanjangan ini. Antreannya mana tahan kalau di Kanim Jakarta Timur.

Dalam rangka perpanjang paspor demi bisa jalan-jalan ke Turki, saya dan keluarga sejak pukul 9.30 pagi sudah sampai di Kanim. Maksudnya sih supaya bisa dapat nomor antrean lebih cepat. Tapi nyatanya kami baru selesai dan keluar dari Kanim pada saat adzan Ashar berkumandang, sekitar pukul 15.45 sore. Luar biasa lama dan lelah sekali. Kasihan anak-anak yang izin dari sekolah sebentar, tapi akhirnya tidak bisa kembali lagi ke sekolah. Bahkan putri kecil sempat tidur karena ngantuk dan kelelahan.

Proses wawancara dan pemotretan untuk foto di paspor selesai hari itu juga. Selanjutnya kami diberikan selembat kertas untuk dibawa ke bank untuk membayar biaya pembuatan dan perpanjangan paspor. Besarnya sama yaitu Rp. 355.000,- per paspor sebanyak 48 halaman. Oh iya di Kanim Jakarta Timur tidak ada pilihan paspor 24 halaman. Tadinya saya akan memilih yang 24 halaman saja, karena biayanya jauh lebih murah. Hanya 100 ribu saja, kalau dilihat didaftar biaya.

Karena hari sudah sore, saya tidak bisa langsung membayar di bank. Baru keesokan harinya pembayaran biaya pembuatan paspor dilakukan di bank terdekat. Selanjutnya kami tinggal menunggu paspor jadi dan diambil. Menurut janji layanannya paspor sudah bisa diambil 3 hari kerja setelah dilakukan pembayaran. Seperti pengalaman kemarin, baru membayar pada tanggal 12 September, karena hari sebelumnya ada libur tahun baru hijriyah. Jadi paspor saya ambil di hari Seninnya di tanggal 17 September 2018. Proses perpanjang paspor demi bisa jalan-jalan ke Turki sudah dilalui. Sekarang paspor sudah di tangan, saya siap jalan-jalan ke Turki 2018 bersama Unda.

2 thoughts on “Perpanjang Paspor Demi Bisa Jalan-jalan ke Turki

  1. Pingback: Jalan-jalan ke Turki 2018 | Catatan KecilkuBlog Catcilku

  2. Pingback: Langkah Membuat Nomor Antrean Imigrasi | Catatan KecilkuBlog Catcilku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>