Permen Warna Warni Halal

image

Namanya anak-anak kebanyakan suka dengan yang manis-manis. Mulai dari aneka permen sampai cokelat. Eh, bukan anak-anak saja yang suka sepertinya. Orang dewasa juga suka dan tidak nolak kalau diberi ya hehe.

Saya termasuk bunda yang jarang (tidak) membolehkan anak-anak makan permen atau cokelat. Masih bisa dihitung dengan jari saya membelikan permen dan cokelat. Ketika anak-anak meminta dibelikan cokelat, tidak langsung dibelikan. Saya tawarkan dengan makanan yang lainnya lebih dulu. Atau ditanyakan perjanjian di awal sebelum ke warung atau mini market. Biasanya kalau ajak anak-anak ke warung atau mini market buat perjanjian. Mereka akan membeli apa saja, jadi kalau di tengah belanja meminta yang lain tinggal diingatkan dengan janji yang sudah dibuat.

Kalau pun anak-anak makan coklat atau permen biasanya atas pemberian. Entah dari eyang, uyut, tante, om atau yang lainnya. Itu pun setelah melewati sensor dari saya, salah satunya ada logo halal dari MUI. Anak-anak pun sudah terbiasa untuk mencari logo halal dari MUI.

image

Kebetulan H-2 Idul Fitri ada saudara yang datang dan memberikan hadiah lebaran kepada anak-anak. Salah satunya adalah permen aneka warna. Seperti biasa kalau ada bungkusan atau bingkisan, anak-anaklah yang paling heboh. Mereka yang pertama kali membongkar dan membukanya. Kalau isinya tidak ada yang bisa mereka ambil, pasti akan ditinggal. Kalau ada yang menarik hati atau bisa dimakan, pasti langsung diambil. Selanjutnya langsung mencari logo halal MUI bila makanan dan minuman. Karena mereka tahu, bundanya pasti akan bertanya dan mensensornya :mrgreen:.

Nah kemarin juga sama, anak-anak bertanya kepada saya. “Apakah diperbolehkan makan permen yang ada di bingkisan Idul Fitri?” Tentu saja saya tidak langsung mengizinkannya. Bahkan saya langsung menolaknya hehe. Alasannya karena warna warninya yang begitu mencolok dan terang. Khawatir menggunakan pewarna yang tidak layak untuk makan (pewarna tekstil). Tapi anak-anak langsung menunjukan kalau permen warna warni sudah ada logo halal MUInya.

image

Permen Warna Warni Halal

Kalau sudah begitu, tidak ada alasan lagi untuk menolak permintaan anak-anak. Apalagi setelah saya lihat kemasan dan merek dari permen warna warni itu. Bukanlah permen curah yang tidak jelas produksi mana, apa saja bahan-bahan yang digunakannya. Fantasy lollipop namanya, sebuah nama dari aneka produk hasil olahan gula. Tentu saja saya langsung mengizinkan mereka memakan permennya. Saya percaya dengan adanya logo halal MUI bukan hanya terjamin siapa yang memproduksinya. Insyaallah juga sudah ada kepastian halal untuk dikonsumsi.

Anak-anak kegirangan karena dizinkan untuk memakan permen warna warninya. Saat saya tanya bagaimana rasany, mereka bilang enak. Jadi pas banget, untuk suguhan tamu-tamu kecil di hari raya.

Masih di bulan Syawal saya dan keluarga mengucapkan: Taqabalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum. Selamat Idul Fitri 1436 H mohon maaf lahir batin.

7 thoughts on “Permen Warna Warni Halal

  1. aku juga mengajarkan anak untuk gak banyak makan permen, akhirnya mereka gak gitu doyan permen , malah maknya yang doyan banget apalagi permen yang warna-warni, aku suka banget.

  2. Hi Bunda, piliham bunda sanagat tepat .. Fantasy Lollipop sdh memiliki sertifikat halal dan sertifikat BPPOM . Pewarna yg dipakai sangat aman, food grade dan gulanya murni .. aman dikonsumsi segala usia .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>