Pengalaman Pakai Popbox di Stasiun Jatinegara

Mumpung masih hangat dan baru saja saya mengalami sendiri, jadi langsung ditulis saja jadi postingan ini. Awalnya sih waktu lihat di satu grup wa yang saya ikuti. Di sana ada seorang anggota grup yang bertanya tentang harga buku. Yang kebetulan judul buku dan harganya membuat saya jadi penasaran. Langsung saja mengetikan judul bukunya di mesin pencari gugel. Singkat cerita, setelah membandingkan harga di beberapa toko online untuk mencari yang termurah. Jatuhlah pilihan ke toko online milik gramed, padahal harganya lebih mahal sedikit, selisih dua ribuan :) sebelum ditambah ongkos kirim.

Yang membuat saya lebih memilih toko online gramed adalah adanya promo ongkir dengan menggunakan popbox. Penasaran sekali dengan jenis layanan popbox ini. Saya pun meluncur ke webnya dan bertanya ke petugasnya melalui fasilitas chat yang ada. Banyak tanya ke petugas, yang bersedia melayani dan menjawab semua pertanyaan dengan baik. Sayangnya, belum tuntas pertanyaan yang diajukan ternyata koneksi terputus. Berarti kesempatan bertanya sudah selesai, tinggal eksekusi saja. Ingin membeli bukunya lewat toko online gramed dan menikmati fasilitas promo ongkir gratis dari popbox atau tidak.

Promo gratis ongkir pakai popbox

Didasari dengan rasa penasaran, akhirnya, tanggal 9 Mei 2017 kemarin, saya belanja lewat toko online gramed dan mendapatkan fasilitas pengiriman dari popbox gratis. Proses sejak membuat pesanan pembelian hingga buku tersedia di popbox, cukup lama kalau menurut saya. Butuh empat hari, sampai saya mendapatkan notifikasi melalui sms, entah karena ada jeda hari libur atau bukan. Anda pasti penasaran kalau sampai sekarang saya belum cerita tentang popbox. Sengaja. Supaya anda makin penasaran dan terus membaca tulisan ini hingga akhir. Baiklah, mari mulai ceritakan pengalaman menggunakan popbox.

Apa sih popbox itu?

Popbox adalah sebuah bisnis baru yang menyediakan cara baru dalam proses kirim mengirim barang. Popbox memberikan pelayanan “peminjaman” loker penyimpanan untuk sementara waktu.

Biasanya kalau membeli buku, baju, atau barang lainnya pasti dikirim menggunakan jasa pengiriman barang yang sudah sangat dikenal. Seperti pos, jne, tiki, wahana, j&t, dan sebagainya hingga sampai ke alamat rumah. Tapi sekarang, dengan hadirnya popbox berarti fungsi dari jasa pengiriman barang tadi bisa beralih. Barang yang akan dikirim maupun yang akan diterima tidak lagi menggunakan alamat rumah. Melainkan alamat popbox yang dapat dipilih di beberapa lokasi umum yang tersedia. Makanya seolah olah kita menyewa alamat rumah di popbox. Pada pelayanan ini, pelangganlah yang harus aktif datang untuk mengambil barang ke loker di popbox yang dipilih. Bila menggunakan popbox sebagai alamat pengiriman.

Pengalaman Pakai Popbox di Stasiun Jatinegara

Biar tidak bingung, saya ilustrasikan dengan pengalaman pakai popbox di Stasiun Jatinegara tadi pagi. Masih ingat kan, di atas saya sudah ceritakan kalau membeli buku di toko online dan mendapatkan fasilitas popbox gratis? Nah kali ini toko online gramed bekerja sama dengan popbox. Artinya gramed menjadi salah satu merchant dari popbox (cmiiw ya admin popbox atau gramed, kalau salah).

Loker popbox di stasiun Jatinegara

Buku yang dibeli tidak diantar langsung ke alamat rumah, melainkan ke alamat loker milik popbox. Tentunya posisi popbox sudah dipilih yang terdekat dari rumah. Kali ini pilihannya adalah popbox di Stasiun Jatinegara. Jadi saya dalam hal ini menyewa sementara waktu loker milik popbox untuk menaruh buku yang dibeli dari gramed. Setelah proses pembayaran buku diverifikasi, lalu saya hanya diinfokan untuk menunggu kiriman sms dari popbox. Yang akan menginfokan pin untuk membuka loker dan kapan buku dapat diambil di loker popbox di Stasiun Jatinegara. Setelah menunggu selama empat hari lamanya, dari tanggal 9 Mei. Barulah tanggal 13 Mei saya mendapatkan sms yang ditunggu. Di dalamnya berisi informasi tentang pin dan kapan batas waktu pengambilan buku di popbox.

Kebetulan ini merupakan pengalaman pakai popbox di Stasiun Jatinegara pertama kalinya. Jadi sedikit deg-degan dan penasaran untuk mengikuti prosesnya. Saat kemarin menerima sms rasa khawatir sudah tersingkir. Tinggal penasarannya dan antusias untuk mengikuti langkah selanjutnya untuk datang ke Stasiun Jatinegara. Untuk mengambil buku yang saya beli di toko online gramed di popbox. Saya pun sudah sejak pagi siap-siap, untuk ke popbox di Stasiun Jatinegara. Bersama nona dan gadis kecil, kami berangkat ke stasiun. Sampai di tempat sekitar pukul 06.55 pagi. Saya yang memang sudah sangat antusias untuk mengambil buku di popbox, tidak sadar kalau datang kepagian.

Baru sadar ketika sampai di depan popbox, ternyata belum beroperasi. Jadi bertanya-tanya apakah popbox ada jam operasionalnya? Karena layar hanya menampilkan warna hitam. Ketika saya coba sentuh dan tekan, layarnya pun tidak menyala. Sampai saya tanya ke petugas yang sedang menyapu dan pkd yang berada agak jauh dari lokasi popbox. Tapi tidak ada yang tahu bagaimana cara menyalakan atau mengoperasikan mesin popbox. Sampai saya mention @popbox_asia hingga telepon ke nomor kontak yang ada di loket popbox (tapi tidak ada yang menjawab). Untuk mencari jawabannya. Tapi sia-sia, karena tidak ada informasi apapun yang saya dapatkan. Minim sekali informasi tentang popbox di Stasiun Jatinegara ini. Karena masih penasaran, akhirnya saya kembali ke tempat popbox yang ada di dalam. Ternyata popboxnya sudah menyala, sekitar pukul 07.16 pagi. Alhamdulillah, akhirnya saya tidak perlu bolak balik ke Stasiun Jatinegara ini untuk mengambil buku yang saya beli. Karena sudah terbayang tadi, harus membeli tiket lagi untuk masuk ke dalam untuk mengambil barang di popbox. Bila popboxnya mati dan tidak beroperasi.

Berikut ini adalah tahapan atau cara yang harus dilakukan oleh anda bila ingin membuka loker popbox:
1. Siapkan nomor pin yang telah dikirimkan oleh popbox melalui sms atau email
2. Pilih bahasa yang akan anda pergunakan untuk mengoperasikan popbox

Pilih bahasa yang digunakan 3. Pilih layanan yang akan anda lakukan, yaitu: mengambil, menyimpan, mengirim, mengembalikan, dll

Pilih layanan  4. Masukan nomor pin yang telah anda miliki dan siapkan tadi

Masukan pin yang diberikan popbox5. Loker akan terbuka dan barang pun dapat diambil segera

Loker terbuka, buku bisa diambil Mudah sekali cara mengoperasikan mesin popboxnya. Rasa penasaran saya terhadap popbox sudah terpuaskan :). Saya pun dapat mengambil buku yang saya beli di toko online gramed. Berhubung pengalaman pakai popbox di Stasiun Jatinegara ini buat saya masih baru dan sepertinya masih belum banyak yang tahu. Jadi ingin saya bagi dengan para pengunjung dan pembaca blog catcilku.

Tiket masuk ke stasiun Jatinegara

Sekedar mengingatkan anda, bawalah uang kalau ingin menggunakan popbox di Stasiun Jatinegara. Karena ternyata anda masih harus mengeluarkan biaya lagi. Pertama untuk parkir motor Rp. 5.000,- kedua untuk tiket masuk ke dalam stasiun (mesin popbox ada di dalam) Rp. 13.000. Jangan lupa untuk biaya tiket, sebelum pulang anda dapat mengembalikan tiket untuk ditukar dengan uang Rp. 10.000,- jadi tiket jangan sampai hilang. Total biaya yang harus saya keluarkan adalah Rp. 8.000,- untuk mengambil paket buku saya di mesin popbox. Entah kalau popbox yang berada di lokasi lainnya, apakah juga harus mengeluarkan biaya tambahan? Semoga ada pihak popbox yang membaca postingan ini, karena saya ingin memberi saran:
1. Agar mesin popbox di Stasiun Jatinegara, jangan diletakan di dalam. Supaya pelanggan popbox nantinya tidak harus mengeluarkan uang lagi untuk biaya tiket masuk
2. Diinfokan kepada pelanggan tentang jam operasional popbox. Sehingga pelanggan yang butuh cepat barangnya dapat memperkirakan waktu yang dibutuhkan.

Pada akhirnya saya hanya bisa kagum dengan inovasi baru yang dilakukan oleh popbox. Selamat mencoba bagi anda yang sudah membaca postingan ini.

Incoming search terms:

  • pake popbox cod tapi dikirim kode membuka loker
  • pengambilan barang di stasiun jatinegara
  • popbox stasiun manggarai

11 thoughts on “Pengalaman Pakai Popbox di Stasiun Jatinegara

  1. Halo Catcilku

    Terima kasih yaa atas sharingan pengalaman pengiriman via PopBox.

    Sblmnya maaf ya ada sdikit pengalaman yang kurang enak soal mesin yg sempat belum aktif dan harga tiket masuk ke KAI yang menjadi cost extra..masukannya pasti kami akan perbaiki untuk kedepannya :)

    Untuk info memang customer service PopBox di jam operasional 8.00-20.00 senin-jumat..mungkin apabila kedepannya ada kendala bisa via socmed agar bisa fast response.

    Perihal lokasi yg berada di dalam stasiun Kai juga kami akan review kembali, karena ada user juga yang mengambil dari posisi dlm stasiun juga. PopBox akan mengusahakn terus untuk menambah titik lokasi kami sehingga mudah diakses dimana2..saat ini sdh tersedia hampir 200 titik di Jabodetabek dan bbrp kota lain spt Bandung, Medan, Bali, Sby dan Palembang. Sehingga nanti bisa dicari lokasi alternatif yang lebih dekat dan hopefully tidak perlu untuk keluarkan biaya extra untuk parkir dsb.

    Once again thank you yaa atas sharingnya dan semoga terus menggunakan layanan PopBox.. ohya, Popbox jg memiliki aplikasi PopSend dimana kamu bs coba untuk kirimkan barang/dokumen dr loker ke alamat/loker lainnya..monggo dicoba ya :)

    Cheers
    -Greta

  2. Pernah dikirim buku sama temen, lewat jasa pengiriman lain, bungkusnya sobek2. Jujur, kecewa… padahal itu kan buku. Kalo lewat Popbox ini aman kali ya?

  3. Di beberapa stasiun krl saya sudah lihat penampakan popbox ini. Tapi sepertinya pihak pengelola masih waswas kalau mau menyediakan layanan popbox di tempat umum yang terbuka. Mungkin takut ada oknum tertentu yang kurang bertanggung jawab kali,ya.

  4. Hmmm,, bagus sih ide baru. Tapi menurut saya masih bagusan yang dikirim langsung kerumah, soalnyakan sudah pasti orang yg belanja online males keluar. eh ini malah suruh ambil bACarang lagi. tapi ya… siapa tAau kedepannya makin maju.

    • Iya, sepertinya layanan ini cocok buat orang yang jarang banget ada di rumah dan tidak ada yang tunggu rumah. Jadi khawatir tidak sampai kirimannya

  5. Aq baru nyoba tp pengalama pertama sangatlah tidak menyenangkan. Dpt sms tgl 31 agustus klo brg sdh Ada di popbox n batas ambil tgl 3 Sept. Lokasi popbox di giant tole iskandar depok. Pas tgl 2 kesana mw ngambil eh tnyt mesin mati. Udah tlp customer service katanya mw cek ke teknisi. Nunggu 30 menit kemudian di tlp lagi katanya sdh di laporkan Dan nanti di kabari jika mesin sdh menyala Dan batas pengambilan di perpanjang. Tp sampai skrg tgl 3 Sept blm di kabari juga dah gitu tetep dpt sms klo batas ambil tgl 3 sept. Kontak ke line no response, kmrn tlp lagi ke cust service katanya paling senin baru bisa di benerin, senin jam brp juga gag tw. Skrg JD rugi waktu kan.. udah effort kudu ke lokasi Dan Jd bolak balik. Selain itu merugikan pihak penjual krn Dana baru di release ke penjual setelah Saya terima barangnya, sedangkan brgnya masih nyangkut di popbox yg mati.

    • Wah iya ya rugi banget kalau gitu. Kemarin waktu saya coba juga mesinnya mati belum nyala, sudah pesimis juga bakal bolak balik lagi. Tapi sepertinya belum diaktifkan mesinnya. Baru nyala setelah saya mention di twitter. Semoga lekas beres ya mbak dan barang kirimannya masih utuh

  6. Gan mau nanya, pas waktu beli online, itu alamatnya PopBox stasiun Jatinegara? Berarti kita mesti tahu alamat dan kode pos PopBox yang mau kita pakai ya?

Leave a Reply to Greta Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>