Pempek Nori Isi Keju Sudah Punya Sertifikat Halal MUI

Postingan kali ini merupakan rangkaian oleh-oleh tulisan pulang dari Lampung Senin-Rabu pekan kemarin. Tulisan pertama, dapat anda baca di Lampung kota sejuta siger. Cerita pada postingan berikut ini adalah yang kedua.

Berhubung hanya punya waktu terbatas saat berada di Lampung, maka tidak banyak tempat yang dapat dikunjungi. Setelah menyelesaikan tugas, sore hari saya bertukar teman perjalan selama di Lampung. Teman pertama yang berangkat bareng dari Jakarta kebetulan sakit. Jadilah dia memilih tinggal di hotel daripada harus pergi-pergi. Sementara saya diantar oleh mobil dan sopir sewaan pergi ke jalan untung. Menemui saudara dari Jakarta yang baru saja tiba di Lampung. Kebetulan ada seorang saudara yang berhasil dirayu untuk menyusul dan menemani saya di Lampung 😁. Banyak terima kasih dan takjub, atas kesediaan beliau menemani. Sungguh istimewa.

Ruang makan di toko pempek noriSetelah bertemu dengan saudara, yang sedang ada urusan di satu tempat. Kami pun memutuskan untuk jalan-jalan daripada harus kembali ke hotel. Menurut saudara saya, bukanlah petualang sejati, kalau kembali ke hotel masih sore. Lebih baik di rumah saja kalau cuma numpang dan pindah tidur di hotel. Jalan jalan sore hari di kota orang tanpa ada itenerary atau rencana perjalanan yang disusun sebelumnya, ternyata membuat bingung. Menjadi catatan penting, lain kali ingin pergi ke kota orang kudu punya rencana perjalanan. Walaupun hanya melakukan satu hari perjalanan. Berhubung kami tidak memiliki rencana perjalanan selama di kota sejuta siger, akhirnya dipilihlah untuk kulineran saja. Pilihan jatuh ke makanan seafood di kota Lampung. Berhubung saya sedang menqodho puasa, jadi kulinerannya ditunda satu jam lagi menunggu bedug magrib berkumandang.

Pempek Nori Isi Keju

Sebelum makan seafood dalam satu jam ke depan, kami memilih untuk membeli oleh-oleh dulu. Pilihannya adalah membeli pempek asal dan cita rasa Lampung 😁, pempek nori. Pempek nori, adalah sebuah merek pempek yang berada di Lampung. Dikenal dengan pempek nori isi keju, yang menjadi daya tarik dan ciri khas dari pempek nori yaitu pempek dengan isian keju. Kebetulan kami pernah membeli pempek di tempat itu dua tahun lalu. Walau sudah pernah ke toko pempek nori sebelumnya, tidak membuat kami hafal jalan yang akan dilalui menuju tokonya. Makanya kami tetap membutuhkan bantuan google untuk memandu perjalanan. Cuma bentuk dan posisi tokonya saya masih ingat.

Toko pempek nori tidak luas, bahkan bisa dibilang sempit. Walau begitu toko pempek nori isi keju menyediakan beberapa kursi dan meja bagi pengunjung yang ingin menikmati pempek langsung makan di tempat. Setelah memarkirkan mobil kami berdua masuk ke toko pempek nori. Begitu membuka pintu kacanya, aroma kuah pempek nori isi keju sudah tercium. Aromanya yang kuat pastinya akan memikat setiap orang untuk mencobanya. Kami pun langsung mendekati lemari beku besar berisi berbagai macam bentuk dan rasa pempek. Petugas melayani setiap pembeli yang datang dengan sigap, dengan menyebutkan nama dari pempek yang ada beserta isi dan rasanya. Antara lain: lenjer, adaan, isi keju, isi telor, isi udang, isi sosis, isi pepaya, lenggang, dan kapal selam.

Petugas sedang mengemas pempek nori isi keju

Pempek nori isi keju menjual pempek isi keju yang menjadi unggulannya. Sekaligus diferensiasi dari pempek sejenis yang ada. Harga yang ditawarkan bervariasi tergantung dari isi dan rasa pempek. Selain menjual pempek satuan juga menjual dengan sistem paket. Satu paket sudah dalam kemasan plastik isi 10 pempek. Bisa dilihat di daftar menu paketnya dari paket 1 sampai paket 10. Kami pun memilih beberapa rasa dari pempek yang disebutkan. Sambil menunggu petugas mengemas pempek pilihan kami ke dalam kardus, kami pun melakukan pembayaran di kasir. Setelah dibayar barulah pempek boleh dibawa keluar toko ke manapun pembelinya akan membawanya. Seperti kami, pastinya akan dibawa pulang ke Jakarta 😃.

Pempek Nori Isi Keju sudah Punya Sertifikat Halal MUI

Sertifikat halal MUI untuk pempek nori isi kejuSaat di meja kasir, pandangan saya tertarik dengan sebuah lembaran yang tertempel di dinding. Yaitu selembar kertas berupa pengesahan kehalalam suatu produk. Betul sekali, yang ditempel di dinding adalah sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Seingat saya, saat pertama kali ke toko ini dua tahun lalu, pempek nori isi keju belum memiliki sertifikat halal.

Sekarang kesempatan kedua kembali lagi ke sini, alhamdulillah, pempek nori isi keju sudah punya Sertifikat Halal MUI. Dilihat dari sertifikat halal yang ditempel di dinding, sudah diberikan sejak 31 Maret 2017 dan akan berakhir pada 30 Maret 2019, dengan nomor: 02020011090317. Berarti semua umat muslim termasuk saya dan anda tenang untuk memakannya karena pempek nori isi keju sudah punya Sertifikat Halal MUI.

Tentu saja sebagai muslim harus selalu melakukan kehati-hatian dalam memasukan makanan dan minuman ke dalam tubuh. Jadi perlu sebisa mungkin untuk mencari tahu satu produk yang dibeli sudah memiliki sertifikat halal MUI atau belum. Semakin hari semakin banyak produsen yang memiliki kesadaran untuk memberikan kepastian kehalalan kepada umat muslim akan produk yang dijualnya. Saya sangat mengapresiasi usaha para produsen yang melakukan pemberian sertifikat halal atas produknya. Tentu ini harus diikuti dan dilakukan oleh semua produsen di Indonesia. Karena mayoritas umat muslimlah yang akan menjadi target dari produk yang dihasilkan para produsen itu.

Aneka rasa dan isi pempek di pempek nori

Kembali lagi ke pempek nori isi keju sudah punya Sertifikat Halal MUI. Pempek nori sendiri sudah ada sejak 7 tahun yang lalu yang beralamat di Jl. Ikan Kakap No. 46, Bandar Lampung. Baru 2 tahun lalu membuka cabang di Jl. ZA. Pagar Alam No. 1&2, Rajabasa. Bagi anda yang ingin merasakan pempek nori isi keju silakan datang ke Lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>