Pemasangan Pagar Penghalang Yang Merugikan

Pagar penghalang

Melintasi jalan raya saat ini dengan tiga puluhan tahun yang lalu jelas berbeda. Perbedaan tersebut terjadi dengan adanya pembangunan. Kalau dulu tidak ada jalan layang sekarang sudah ada. Bahkan beberapa tahun terakhir ini sudah ada yang namanya jalan di bawah tanah.

Yang saat awal pembangunannya sempat dikhawatirkan oleh sebagian orang akan terendam dan tertutup oleh banjir. Satu dua jalan bawah tanah dibangun dan tidak terbukti terendam dan tertutup banjir. Kalau hanya genangan air karena hujan yang deras memang sempat terjadi. Tapi tidak sampai menghambat lalu lalang kendaraan. Kini jalan bawah tanah sudah banyak dibangun oleh pemerintah. Tentunya dari hasil pajak yang dipungut kepada rakyat. Wajar saja uang pajak itu digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Yang manfaatnya tentu akan dirasakan oleh rakyat juga.

Jalan-jalan dibangun dan ditambah fasilitasnya, bertujuan untuk kemudahan dan kenyamanan para pengguna jalan. Tapi ada saja pengguna jalan yang menyalahgunakan fasilitas itu. Bahkan cenderung melakukan pelanggaran lalu lintas. Yang dapat membahayakan orang lain dan dirinya sendiri. Biasanya pelanggaran ini terjadi di tempat untuk memutar kendaraan (u turn). Baik yang berada di jalan biasa ataupun yang berada di atas jalanan bawah tanah. Ada pula yang begitu keterlaluannya menyalahgunakan pintu keluar dari jalan tol.

Contoh pelanggarannya seperti yang berada di putaran dekat pasar Pramuka. Letaknya berada di kanan kiri rel kereta api. Para pengemudi motor dari arah Matraman yang akan ke jalan Kayumanis banyak yang melanggar. Mereka menerobos jalan yang berlawanan arah saat menyeberangi rel kereta api. Akhirnya sekarang jalan putaran itu diberi pagar penghalang agar tidak bisa dilewati.

Lain lagi dengan pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi di sekitar Plumpang. Dengan adanya pembangunan jalan layang yang belum juga selesai hingga sekarang. Membuat antrian panjang kendaraan yang akan menuju ke Plumpang, mulai dari Sunter. Kebetulan di sini juga ada pintu keluar tol ke arah Plumpang. Di sinilah para pengemudi yang tidak taat melakukan pelanggaran. Mereka yang enggan antri di kemacetan berusaha menerobos pintu keluar tol tersebut. Kemudian masuk ke area jalan tol yang menuju ke Priok. Sungguh kelakuan yang di luar nalar. Bagaimana mungkin menerobos pintu keluar tol hanya untuk menghindari macet tapi menantang maut. Sekarang pengguna jalan tol yang akan keluar di pintu tol Plumpang sudah tidak bisa lagi. Karena sudah ditutup dengan pemasangan pagar penghalang yang merugikan.

Begitulah kenyataannya, para pengemudi yang melakukan pelanggaran tersebut nyata-nyata menantang maut. Bukan hanya dirinya sendiri yang terancam bahaya, tapi juga membahayakan orang lain. Yang memang sudah tertib karena berada di jalur yang benar. Beberapa tahun terakhir, kalau anda pernah perhatikan semakin banyak pagar penghalang yang diletakkan. Pagar penghalang ini berbentuk cetakan cor-coran semen. Yang dapat dipindah sewaktu-waktu, ketempat yang diinginkan. Pagar penghalang ini memang ditujukan bagi para pengguna jalan yang tidak tertib dan berani menantang bahaya.

Pemasangan Pagar Penghalang Yang Merugikan

Menurut saya, pemasangan pagar penghalang memang sungguh merugikan. Merugikan bagi pengguna jalan lainnya yang sudah baik dan tertib. Karena para pengguna yang sudah tertib harus ikut menempuh jalan yang lebih jauh. Disebabkan oleh pemasangan pagar penghalang. Selain harus menempuh perjalanan yang lebih panjang berarti harus menambah waktu.

Begitulah di negeri ini semua yang sudah baik harus mengalami kesulitan. Gara-gara segelintir orang yang bersalah, tapi imbasnya semua orang dicurigai bersalah. Tidak pernah ada solusi yang mujarab, bagaimana cara menghukum dan membuat jera orang-orang yang memang benar-benar bersalah. Semoga kelak semua pengguna jalan raya belajar untuk menjadi tertib. Kalau sudah tertib, berarti tidak perlu lagi pemasangan pagar penghalang yang merugikan. Sehingga semua pengguna jalan memiliki hak dan kewajiban yang sama. Yaitu berhak untuk melintasi semua fasilitas jalan yang disediakan. Sekaligus berkewajibam untuk taat dengan peraturan lalu lintas yang ada. Sehingga keamanan dan kenyamanan akan selalu dapat dirasakan saat melintas di jalan.

Setujukah anda dengan pemasangan pagar penghalang yang merugikan di beberapa ruas jalan itu?

5 thoughts on “Pemasangan Pagar Penghalang Yang Merugikan

  1. Bagi Bunda yang sudah renta, jelas sangat mengganggu sekali, karena harus menambah tenaga Xtra untuk berjalan memutar. Mau gak dilakukan gimana, gak dilakukan gimana. Akhirnya tentu saja harus memilih keluar uang X-tra, maksudnya walaupun untuk jarak dekat lebih baik tinggal nangkring di atas Ojek, dan keluar uang paling 10 atau 15 ribu, menghemat energi renta.

  2. Sangat mengganggu mbak, bagi pemakai jalan dan juga merusak pemandangan…coba saja dinas ketertiban daerah ikut bergerak menertibkan iklan2 ato pagar2 penghalang yang mengganggu pastinya membuat pengguna jalan merasa nyaman, sayangnya saat ini banyak yang masa bodoh ketimbang peduli ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>