Mancing sebagai Ide Liburan Seru Bersama Anak

Pagi ini sudah Sabtu yang berarti sudah masuk akhir pekan. Kalau sudah akhir pekan yang ada di benak hanya libur. Ada 2 hari libur tiap pekannya, yaitu Sabtu dan Ahad. Berbagai agenda liburan bisa dipilih, disesuaikan dana yang dimiliki. Mau ke luar kota, asik. Liburan di dalam kota seru juga. Bagi anda yang sudah punya rencana mengisi liburan di akhir pekan, selamat berlibur ya 😊. Jangan bersedih juga yang belum punya agenda untuk liburan. Toh anda masih tetap bisa menikmati hari libur, betul? Ambil hikmahnya saja, setidaknya badan bisa istirahat selama 2 hari.

Kali ini saya ingin memberikan ide liburan di dalam kota. Yang bisa anda lakukan dengan mengajak anak-anak. Tidak jauh dan tidak terlalu mahal, untuk mengisi liburan kali ini. Penasaran, ide liburan di dalam kota seperti apa yang ingin dituliskan dalam postingan ini? Cus, lanjut bacanya.

Mancing sebagai Ide Liburan Seru Bersama Anak

Ya, saya menawarkan mancing sebagai ide liburan Seru bersama anak di dalam kota yang dapat anda coba. Tidak perlu mengeluarkan dana besar dan tidak perlu jauh-jauh. Tempatnya ada di sekitaran Pondok Gede dekat dengan Monumen Pancasila Sakti di lubang buaya. Nama tempatnya adalah pemancingan puspita.

Dari jalan pemancingan puspita tidak terlihat mencolok. Hanya ada gapura kecil sebagai pintu masuk, bertuliskan pemancingan puspita yang akan menyambut kedatangan para tamunya. Bagi yang membawa kendaraan bisa langsung memarkirkan mobil dan motornya tidak jauh dari pintu masuk. Kolam ikannya langsung bisa terlihat dari mobil saat kita parkir. Karena posisinya mengapit parkiran. Walau terlihat kecil dari luar, ternyata pemancingan puspita cukup luas juga.

Seperti yang dibilang di atas, pemancingan ini memiliki 2 area pemancingan. Yaitu di kiri dan kanan dari pintu masuk, yang mengapit area parkiran. Saat kami datang, tengah berlangsung lomba mancing di area kolam sebelah kiri. Bagi yang tidak ikut lomba dan hanya ingin mancing seseruan bisa masuk ke area pemancingan di sebelah kanan. Ada pintu masuk berupa lorong yang akan dilewati tamu. Sebelah kanan lorong merupakan tempat penimbangan ikan hasil mancing. Bersebelahan dengan tempat pembayaran dan kios kecil yang menjual pakan dan perlengkapan memancing. Sebelum tamu yang datang ingin memancing harus membayar di sini terlebih dulu.

Calon pemancing akan dikenai biaya 50 ribu sebagai jaminan saat memancing. Maksudnya uang ini nanti akan digunakan sebagai potongan saat membayar perolehan ikan hasil mancing. Ikan yang didapat akan ditimbang dan dibayar sesuai harga per kilonya. Uang jaminan tidak akan dikembalikan bila pemancing tidak mendapatkan ikan sama sekali. Bila memancing tidak dibatasi oleh jam, jadi sekuatnya pemancing berada di area pemancingan untuk mancing. Jangan khawatir bagi anda yang belum memiliki alat pancing ataupun perlengkapan mancing lainnya. Bisa beli di kios kecilnya.

Kami datang ke pemancingan puspita juga tidak membawa perlengkapan mancing. Hanya datang tangan kosong, karena tidak punya alat pancing sama sekali. Suami juga bukan orang yang hobi memancing, jadi tidak pernah tau dunia memancing. Supaya kedatangan kami yang ingin memancing terpenuhi. Akhirnya beli alat pancing yang komplit siap digunakan untuk mancing seharga 190 ribu per unitnya. Ditambah dengan umpan untuk mancingnya berupa campuran pelet berwarna coklat yang dicampur dengan telur ayam. Harga umpannya 20 ribu per bungkus plastik.

Selesai menaruh jaminan, memiliki 2 unit pancingan dan 2 bungkus umpan kami pun masuk ke area pemancingan. Melewati ruangan terbuka berlantaikan kayu dengan pemandangan langsung menghadap ke 2 kolam pemancingan. Tertata rapi jajaran meja makan panjang yang dilengkapi dengan kursi-kursinya. Diujungnya ada panggung lengkap dengan peralatan bermain musiknya. Ruangan ini juga bisa disewakan sebagai tempat pertemuan. Atau mungkin memang disediakan oleh pengelola pemancingan sebagai tempat untuk berpesta ikan setelah perlombaan selesai, entahlah.

Setelah melewati ruangan tempat makan, kami sudah berada di depan 2 kolam ikan besar yang saling berhadapan. Tinggal memilih kolam di mana suka untuk memancing. Tidak masalah bertukar-tukar tempat selama mancing berlangsung. Di pinggiran kolam sudah disediakan bangku-bangku kecil yang dapat digeser dan dipindahkan. Ada juga meja dan bangku yang tidak dapat digeser untuk meletakan tas atau makanan minuman yang dapat dipesan di kios kecil di depan. Oh iya tidak boleh membawa makanan dan minuman dari luar di pemancingan puspita ini ya. Kalau sampai ketahuan akan dikenai denda.

Kami pun bersiap mulai mancing ikan di kolam. Setelah mengangkat dan menggeser beberapa bangku kecil untuk dijajarkan. Maklum saja ada tiga bocah yang harus diawasi, utamanya putri kecil lincah berusia 3 tahun 11 bulan. Persiapan sebelum mancing dilakukan lebih dulu. Yaitu mengambil umpan dan dipilin sesuai ukuran yang diinginkan kemudian dipasang di kail pancing. Bismillah, umpan yang sudah terpasang di kail siap untuk dilemparkan ke kolam untuk memulai mancing ikan.

Bila umpan sudah berada di dalam kolam, tinggal menunggu ada ikan yang memakannya. Nah, di sinilah mulai diuji kesabaran pemancing menunggui pancingnya. Harus jeli juga, melihat dan merasakan apakah umpannya sudah dimakan oleh ikan. Di saat itulah pancing kita tarik keluar dengan cara menggulungnya. Kalau rezeki, ikan pun akan kita dapatkan. Seru dan senangnya disaat melihat ikan tersangkut di kail lalu dapat kita kumpulkan di jaring yang sudah disediakan. Untuk ditimbang kemudian dibayar nanti setelah selesai mancing.

Mancing di pemancingan puspita menjadi pengalaman pertama bagi saya dan anak-anak. Ternyata benar adanya, kalau mancing sebagai ide liburan seru bersama anak. Siapapun bisa belajar memancing di sini, tanpa harus malu. Masalah dapat atau tidak dapat ikan tidak perlu risau, tergantung rezekinya. Mancing adalah kegiatan yang harus dilakukan dengan tenang dan santai. Sediakan waktu yang panjang supaya tidak terburu-buru. Dengan begitu akan berpengaruh pada kemungkinan untuk mendapatkan ikan lebih banyak.

Mancing sebagai ide liburan seru bersama anak yang kami lakukan diawali dengan permintaan putri kecil. Yang sebelumnya sudah dijanjikan akan diajak mancing oleh jiddahnya. Barulah pada Ahad tanggal 7 April lalu terlaksana pergi mancing. Jiddah menunaikan janjinya, berlima kami (perempuan semua) memulai perjalanan ke pemancingan puspita ba’da sholat dzuhur. Jadi kalau hitungan orang yang hobi mancing, waktu yang kami sediakan sangatlah sedikit. Tidak puas 😁. Alhamdulillah, kami dapat seekor ikan mas sebagai rezeki mancing dari pukul 14 sampai 17. Ikan mas yang kami dapatkan pun dibawa pulang.

26 thoughts on “Mancing sebagai Ide Liburan Seru Bersama Anak

  1. Beneran ya mancing itu menyenangkan? Aku belum pernah mancing. Kalau perempuan mancing, lazim nggak, sih? Suka pengen nyoba tapi di lokasi adanya bapak2 semua, jadi nggak nyoba2 πŸ˜€

  2. Seru banget yaa… aku setuju banget, mancing sebagai salah satu aktivitas liburan bersama anak. Karena mancing itu mengajarkan kesabaran dan komitmen yaa…. btw, tempat mancingnya enak dan nyaman banget ya….

    Thanks for sharing ya kak…

  3. Ide menarik ini, anak aku keduanya laki laki ya pas ya kalo diajak mancing, selain melatih konsentrasi juga bisa melatih kesabaran ya.. sip sip liburan akhir tahun nanti coba diajak mancing juga deh.. mau tes dulu kalo weekend deh

  4. Semasa kecil, saya hoby mancing di sungai. Rasanya senang, pulang bawa ikan meski satu ekor.
    Setelah punya anak, hobi lama.nggak ditengok lagi, padahal bagus juga manfaatnya ya kak :)

Leave a Reply to Riza Firli Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>