Kesan Beda Nonton di Bioskop CGV

Sudah sejak liburan sekolah akhir tahun 2019 lalu, nona dan gadis kecil minta jalan-jalan mengisi liburan mereka. Saya pun setuju untuk memberikan pengalaman liburan, dengan melakukan petualangan untuk ketiga dara. Sayangnya, libur tengah semester kali ini berbarengan dengan mulai datangnya musim penghujan. Bahkan, mengakibatkan bencana di beberapa daerah di pulau Jawa. Seperti Jakarta dan Jawa Barat. Menghindari hal yang tidak diinginkan, saya urungkan niat untuk berpetualang. Sampai waktu yang belum bisa ditentukan.

Namanya anak-anak, kalau punya keinginan dan sudah dijanjikan jalan-jalan. Tidak pernah lupa, pasti tetap ditagih. Sampai lunas diajak pergi jalan 😅. Kalau sudah ditagih tinggal saya yang kebingungan. Mencari cara dan waktu untuk membayar janji tersebut. Akhir pekan kemarin, alhamdulillah ada kesempatan untuk melunasi janji. Kebetulan beberapa hari sebelumnya saya sempat melihat potongan film anak. Dalam versi 3 dimensi terbaru di tahun 2020. Mulai tayang di bioskop pada tanggal 1 Januari. 

Selesai menonton potongan film anak produksi negara jiran tetangga kita. Penilaiannya adalah film tersebut layak sebagai tontonan anak dan keluarga. Saya pun memutuskan, sebagai bentuk pelunasan janji liburan tengah semester. Diubah menjadi menonton film anak terbaru. Anak-anak setuju, bagi mereka yang terpenting adalah keluar dari rumah. Perkara pergi jalan-jalannya ke mana tidak terlalu penting 😂. Jadilah Ahad kemarin kami pergi menonton sebagai acara keluarga. Berangkat dari rumah pagi-pagi, untuk ke Depok lebih dulu. Menghadiri resepsi pernikahan teman kantor suami dulu. Selesai kondangan, kami barulah menuju bioskop di daerah Cempaka Putih. 

Kesan Beda Nonton di Bioskop CGV

Yup, kami nonton di bioskop CGV yang berada di dalam pertokoan Transmart lantai 3. Kesempatan ini sekaligus menjadi yang pertama kalinya saya dan keluarga nonton di bioskop CGV. Kalimat ini yang terucap saat ada di pelataran bioskop CGV: “Akhirnya kesampaian juga keinginan untuk mencoba nonton di bioskop CGV.” Kalau dibilang norak, ya biar saja 😎. Memang nyatanya ini adalah yang pertama kalinya kesempatan bisa nonton di bioskop CGV. Ada kesan beda nonton di bioskop CGV dari bioskop sebelah yang sudah biasa menjadi tempat nonton. Berdasarkan pengalaman pertama menonton di bioskopCGV ada kesan beda nonton di bioskop CGV yang saya dapat. Ini dia kesan bedanya 

Lobi yang lebih kecil

Entah, apakah hanya lobi di bioskop CGV ini saja yang terasa lebih kecil atau seluruh bioskop CGV. Sebelumnya saya sudah membayangkan kalau nonton di bioskop CGV akan ada kesan yang berbeda. Karena dari kabar yang didengar atau yang sempat saya baca, memang ada yang berbeda bila nonton di bioskop CGV. Mulai dari tampilan dan disain interiornya. Tapi sayang mulai dari lobi saja kesan beda itu tidak seperti yang dibayangkan. Lobi bioskop CGV di Transmart, Cempaka Putih sangat kecil bila dibandingkan dengan lobi di bioskop sebelah. Bahkan terkesan kosong dan kurang menarik.

Kesan kaku walau ada beberapa gambar menghiasi

Di lobi beberapa kursi yang keras disediakan berada di tengah. Serius ini kursinya keras, karena tidak ada busanya. Kursi disusun melingkari meja, berhadapan langsung dengan tempat menjual aneka kudapan untuk bekal menonton. Kesan kaku walau ada beberapa gambar menghiasi di dinding memang tidak bisa dihindari. Entah kenapa, walau disediakan televisi yang menayangkan potongan film yang akan diputar. Tetap tidak memberikan suasana dan rasa kehangatan di dalam lobi. 

Gambar dan tempat cetak tiket sendiri di lobi

Kudapan yang dijual sedikit

Tempat menjual kudapan yang diberi nama popcorn zone bersebelahan dengan penjualan tiket masuk bioskop. Hanya saja menurut saya, jenis kudapan yang dijual sedikit, tidak banyak macamnya. Hanya ada jagung berondong dan aneka minuman ringan. Atau jualannya yang lain terdapat di buku menu? Saya sudah tidak tertarik untuk melihat kedalam buku menu. Terkesan kosong tempat jualannya, karena tidak dilengkapi dengan aneka pastry atau roti yang dipajang. Padahal saat kedatangan kami sudah waktunya makan siang. Tadinya ingin membeli roti untuk bekal nonton, terpaksa harus menahan lapar. Harus puas diganjal dengan paket yang dibeli. Berisi sekantung jagung berondong dan 2 gelas minuman. 

Popcorn Zone di bioskop CGV

Ruang nonton yang sempit

Hanya tersedia 5 ruang nonton di bioskop CGV di Transmart, Cempaka Putih. Mungkin hanya tersedia sedikit area, jadi hanya tersedia 5 ruang untuk menonton. Letaknya pun berdekatan dan berhadapan. Kebetulan kami mendapat kesempatan nonton di ruang 5 atau yang diberi nama #Audi 5. Saat masuk ke dalam ruang nonton, lampunya redup jadi sedikit kesulitan untuk melihat 😅. Kalau menurut saya, #Audi 5 memiliki ruangan nonton yang sempit, tidak tahu juga dengan ruangan nonton yang lainnya. Kebetulan saya memilih kursi di barisan kursi E dengan nomor 9-11. Dari baris E ini, untuk menonton film yang sedang tayang, kepala malah terasa agak mendongak sedikit. Apakah posisi kepala yang mendongak ini efek dari ruang nonton yang sempit tapi terlalu banyak kursi nonton yang disediakan?

Menuju audi 5 CGV

Tidak ada penjual keliling 

Kesan beda nonton di bioskop CGV yang dari tadi saya sebut merupakan kelemahan. Kali ini kesan beda yang diterima lebih pada kebaikannya. Yaitu tidak ada penjual keliling yang masuk ke dalam ruang nonton. Tahu dong kalau di bioskop sebelah suka ada penjual kelilingnya. Dengan keberadaan penjual keliling ini, sebenarnya menurut saya cukup mengganggu. Walau menjualnya sebelum pemutaran film berlangsung. Tetap saja mengganggu, karena kita yang sudah duduk di kursi. Harus dilewati oleh penjual yang ingin lebih dekat ke pembeli. Paling tidak kita yang duduk akan dilewati oleh makanan dan minuman yang lewat. Nah, bagi anda yang tidak suka dengan keberadaan para penjual keliling ini. Nonton di bioskop CGV di Transmart, Cempaka Putih akan terbebas dari gangguan tersebut.

Tidak ada iklan

Kesan beda nonton di bioskop CGV yang kedua, adalah tidak ada iklan lain. Selain iklan tentang film yang akan diputar di waktu yang akan datang. Sedikit banyak, keberadaan iklan saat nonton berbayar di bioskop benar-benar mengganggu. Tidak peduli apakah itu iklan produk maupun iklan pelayanan masyarakat. Baik yang dibuat oleh pihak swasta maupun pemerintah. Apalagi ada muatan-muatan politik, seperti zamannya kampanye di pemilu belum lama ini. Merasa rugi saja, kalau sudah bayar ingin nonton tanpa iklan tapi malah disuguhi iklan. Walau penayangan iklannya sebelum film berbayar diputar. Semoga nonton di seluruh bioskop CGV akan terbebas dari iklan yang mengganggu.

Dengan kesan beda nonton di bioskop CGV yang sudah didapatkan kemarin. Saya tetap belum kapok ingin nonton. Karena masih penasaran ingin menonton di bioskop CGV lainnya. Bisa jadi akan mendapatkan pengalaman dan kesan beda yang lainnya pula dengan menonton di lokasi lain dari bioskop CGV. Bagaimana pengalaman anda yang sudah sering nonton di bioskop CGV? Apakah mendapatkan kesan beda nonton di bioskop CGV seperti yang saya dapatkan? 

21 thoughts on “Kesan Beda Nonton di Bioskop CGV

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.