Kelas Inspirasi Depok Saling Menginspirasi

SDN Pasir Gunung Selatan 4 DepokPostingan kali ini saya ingin menceritakan pengalaman hampir sepekan yang lalu. Memang agak telat untuk menuliskannya, tapi saya berusaha untuk melakukannya.

Tepatnya tanggal 18 Juni 2013 yang lalu saya dan enam orang teman lainnya, kami melakukan sesuatu yang kecil untuk anak-anak Indonesia. Ya, kami bertujuh ikut kegiatan Kelas Inspirasi yang digagas oleh bapak Anis Baswedan. Kelas inspirasi sendiri sudah dimulai sejak setahun yang lalu. Namun baru kali ini saya ikut bergabung di dalam kegiatan ini.

Sebelum hari mengajar ini, kami semua yang telah mendaftar secara online dan berhasil terpilih untuk menjadi relawan mengajar di kelas inspirasi dikumpulkan di Auditorium Juwono Sudarsono, FISIP UI, Depok. Kami mendapatkan briefing dan disambut langsung oleh penggagasnya–bapak Anis Baswedan–yang juga penggagas gerakan Indonesia Mengajar.

Saya dan para relawan lain dari berbagai┬ájenis profesi diberikan waktu sepuluh hari untuk mempersiapkan–“The Big Day”–hari untuk memberikan inspirasi bagi para siswa siswi SD di Depok. Kelas inspirasi kali ini memang diselenggarakan di beberapa SD yang terletak di kota Depok. Para relawan harus mempersiapkan dirinya untuk mengajar. Bisa mempersiapkan bahan ajar dan juga mungkin sedikit hadiah untuk berbagi bersama para murid.

Menuliskan mimpi dan cita-cita

Karena letaknya yang cukup jauh dari rumah yang letaknya di Utan Kayu, saya diantar oleh suami menggunakan motor. Berangkat dari rumah setelah sholat Subuh, jangan ditanya ngebutnya suami menjalankan motor. Karena setelah mengantar saya beliau juga harus berangkat ke kantor. Sampai di SDN Pasir Gunung Selatan 04 jam 6 pagi, masih sepi belum ada murid yang datang bahkan teman relawan lain.

Yang jelas pengalaman tidak akan terlupakan, dan berharap dengan kegiatan yang saya lakukan ini bisa memberikan inspirasi kepada murid sehari saya. Menginspirasi mereka bahwa ada profesi-profesi lain di luar yang sudah mereka ketahui. Dari tiga kelas kesempatan mengajar yang saya dapatkan rata-rata para murid SD tersebut hanya mengetahui profesi dokter, guru, polisi, satpol pp, TNI, Brimob, pilot.

Foto bersama catcilku

Dari siswanya kebanyakan menjawab ingin menjadi polisi (brimob) atau TNI sedangkan siswinya ingin menjadi dokter, guru dan TNI yang  Tapi ada dua anak yang cukup menarik, mereka menjawab lain daripada yang lainnya. Satu anak laki-laki yang masih duduk di kelas 5 ingin menjadi seorang pelukis. Sementara yang satu lagi anak perempuan duduk di kelas 6 ingin seperti bapaknya yang memiliki warteg. Mereka berbeda diantara teman-temannya :).

Pengalaman yang mengajarkan dan juga memberikan inspirasi kepada saya bahwa menjadi guru sekolah dasar tidaklah mudah. Rasa kagum dan bangga hanya kepada engkau wahai ibu dan bapak guru. Terima kasih karena dulu dari engkau kami mendapatkan ilmu. Teruslah menginspirasi untuk anak-anak negeri ini.

Menerbangkan cita-cita

Di akhir kegiatan kami membuat acara penutupan di lapangan berkumpul untuk menerbangkan balon-balon yang telah ditulisi oleh mimpi-mimpi mereka. Semoga kelak mimpi-mimpi itu dapat terwujud, dan kelak mereka pun dapat menginspirasi anak-anak Indonesia lainnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4 thoughts on “Kelas Inspirasi Depok Saling Menginspirasi

  1. Waaah keren bangat Mba Titi kegiatannya…
    Semoga terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi semua orang… Aamiin :)

    btw, orang-orang yang mengisi kelas inspirasi ini dengan latar apa saja ya Mba profesinya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>