Hey, Bumi Ini Bukan Tempat Sampah Raksasa

Sampah di pinggir kali.jpg

Dalam dua tahun belakangan ini saya melihat semakin banyak orang yang membuat tempat sampah baru. Iya, maksudnya tempat sampah besar di sembarang tempat. Seolah-olah bumi ini adalah tempat sampah raksasa yang sangat besar. Jadi siapa pun bisa membuang sampah di mana pun, kapan pun sesuka hatinya.

Tempat-tempat sampah berukuran besar ini bisa di pinggir jalan raya, di jembatan, di pinggir kali, bahkan di samping sebuah shelter bus. Entah atas komando siapa tempat sampah itu pada akhirnya ada. Siapa yang bersedia disalahkan? Tentu tidak ada satu pun yang bersedia disalahkan. Semua merasa paling benar, dengan berbagai dalih pembelaan yang akan diucapkan. Kalimat-kalimat pembelaan yang mungkin terucap seperti: tidak disediakan tempat pembuangan sampah sementara, tidak ada petugas yang mengambil sampah keliling rumah-rumah, nanti juga ada yang mengangkut sampah-sampah itu, dan alasan lainnya.

Sampah di shelter bus.jpg

Apa pun alasan yang diucapkan tetaplah salah. Lihatlah sekeliling, tidakkah risih kalau pemandangan yang tampak hanyalah sampah dan sampah? Baru saja keluar dari pintu rumah sudah lihat tempat sampah milik pribadi. Jalan sedikit juga sudah terlihat onggokan sampah di jalan-jalan, milik orang yang menaruhnya di sana. Saat berkendara untuk melakukan berbagai aktivitas pun, tidak dapat dihindari. Bila di pinggir jalan yang dilewati melihat kumpulan sampah. Kumpulan sampah itu berada dalam plastik-plastik yang menggunung dan meluas hingga satu dua meter.

Sampah di jembatan pinggir kali.jpg

Kapan dan siapa yang akan memunguti sampah-sampah tersebut? Yang jelas tempat-tempat tersebut tidak bersih dan merusak pemandangan. Mungkin memang ada para petugas dari Dinas Kebersihan yang akan mengambil sampah-sampah tersebut. Tapi bumi sudah terlanjur menjadi kotor dan tidak nyaman. Bisa jadi juga para pembuang sampah sembarangan itu adalah yang menjadi penyebab banjir.

Hey, Bumi Ini Bukan Tempat Sampah Raksasa

Postingan ini saya buat, karena merasa prihatin yang besar. Atas nasib bumi ini. Saya dan anda adalah penghuni bumi ini, apakah rela bumi ini kotor? Hey, bumi ini bukan tempat sampah raksasa. image

Bumi ini diciptakan untuk kemanfaatan bagi manusia. Syaratnya manusia harus menjaganya, dengan begitu bumi akan memberikan timbal balik yang pasti bermanfaat. Bagaimana bumi akan memberikan manfaat kalau menjaganya saja, manusia tidak mau? Tidak sulit kok menjaga bumi ini. Hanya perlu kesadaran, kerelaan, dan sedikit pengorbanan.

1. Kesadaran.
Bahwa sebagai manusia, saya dan anda dituntut untuk menjaga bumi. Baik kebersihannya maupun keadaan dan kondisinya. Kesadaran untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. Bumi ini bukan tempat sampah raksasa, yang bisa di mana saja sampah semaunya dibuang. Segera hentikan perilaku buruk yang pernah dilakukan dalam membuang sampah. Seperti membuang puntung rokok, kulit buah, kemasan makanan minuman dari dalam kendaraan ke jalan.

2. Kerelaan dan sedikit pengorbanan.
Yup, untuk sebagian orang mungkin akan dituntut kerelaan dan sedikit pengorbanannya. Kalau sampai kesadaran dari dalam dirinya tidak juga muncul. Bahkan bisa jadi, harus dipaksakan. Hey, bumi ini bukan tempat sampah. Jadi harus ada upaya untuk menjaganya. Jangan lagi ada sikap masa bodoh. Bila memang diperlukan, harus bersedia urunan dengan yang lain untuk: membeli gerobak sampah, membayar petugas untuk mengangkut sampah dari rumah ke rumah, membeli bak untuk menampung sampah, dan seterusnya. Kerelaan dan sedikit pengorbanan untuk urunan atau swadaya seperti ini sebaiknya dikoordinir oleh warga sendiri. Baik ditingkat RT, RW bahkan sampai kelurahan.

Kalau bukan manusia lalu siapa yang akan menjaga bumi ini. Agar tetap bersih, nyaman untuk ditinggali. Yang akhirnya bumi pun akan memberikan timbal baliknya. Hey, bumi ini bukan tempat sampah raksasa.

2 thoughts on “Hey, Bumi Ini Bukan Tempat Sampah Raksasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>