Gambar Penyakit Seram Di Bungkus Rokok

image

Pernah saya mendengar atau membaca kalau sudah ada peraturan yang dibuat oleh pemerintah mengenai bungkus rokok. Peraturannya sendiri saya belum pernah membacanya hingga kini. Kurang lebih isinya adalah para pengusaha diwajibkan untuk menempelkan di bungkus rokok yang diproduksinya. Gambar penyakit “seram” dari orang yang diakibatkan oleh rokok.

Para pengusaha diberikan waktu untuk melakukan perubahan disain pada bungkus rokoknya. Memang beberapa waktu lalu baru ada penambahan tulisan berupa peringatan. Akan adanya gangguan kesehatan yang akan didapat dari konsumsi rokok. Diantaranya kanker, gangguan terhadap janin, dan membuat impotensi. Kalimat peringatan itu ternyata tidak membuat takut para perokok. Sampai akhirnya kalimat peringatannya diubah menjadi “merokok membunuhmu” disertai gambar pun masih dianggap angin lalu.

Gambar Penyakit Seram di Bungkus Rokok

Pada awal Agustus 2014 ini saya baru menyadari kalau ada yang berbeda dengan bungkus rokok. Penambahan gambar penyakit seram sudah ada di bungkus rokok. Pertama kali melihat saat lebaran di rumah mertua. Tergeletak bungkus rokok di meja, yang kemudian saya lihat gambarnya. Buat saya yang bukan perokok gambar penyakit seram di bungkus rokok itu menjijikan dan mengerikan. Sebuah mulut yang terkena penyakit. Gambarnya ternyata tidak hanya itu. Di bungkus rokok merek lainnya yang sengaja saya pinjam untuk difoto dari sebuah mini market. Ternyata ada gambar  tenggorokan dan paru-paru yang sakit. Semuanya penyakit tersebut adalah akibat dari menghisap rokok.

image

Sampai tanggal 6 Agustus saat saya memfoto bungkus rokok di sebuah mini market. Memang belum semua bungkus rokok dari beberapa merek yang memiliki gambar penyakit seram itu. Mungkin yang belum ada gambar penyakit seramnya adalah stok lama. Tunggu saja, pastinya akan ada perubahan dari bungkus-bungkus rokok tersebut.

Yang menjadi pertanyaan saya, efektifkah gambar penyakit seram di bungkus rokok?

Kalau melihat masih ada rokok tergeletak di meja di rumah mertua waktu itu. Sepertinya gambar penyakit seram di bungkus rokok tidak efektif. Tidak memberikan efek takut sama sekali bagi perokok. Buktinya rokok masih ada saja yang membelinya. Walau saya sendiri tidak pernah membuat survey :).

Seharusnya kalimat peringatan dan gambar penyakit seram di bungkus rokok tidak perlu ada. Kalau kesadaran akan kesehatan diri sendiri telah dimiliki oleh seseorang. Serta kesadaran akan orang lain tidak butuh rokok dan asapnya darimu telah tertanam di hati. Sehingga udara segar dan bebas asap rokok menjadi hak semua orang. Mari kita bangun kesadaran tersebut di mulai dari keluarga kecil di rumah.

14 thoughts on “Gambar Penyakit Seram Di Bungkus Rokok

  1. Sebenarnya aku jijik lihat deretan bungkus rokok yang seperti itu di warung. Eh, ternyata, meskipun diubah menjadi bungkus rokok yang menyeramkan, tetap aja masih banyak yang beli rokok. Kembali lagi deh ke pribadi masing – masing, kalau memang sehat yang berhenti merokok sekarang juga. 😀

  2. memang perlu waktu ya…
    tapi yang ga kalah pentingnya adalah sangsi terhadap perokok yang merokok di tempat umum. Dendanya diperbesar…
    Kalau di singapura, siapapun yang berani melaporkan perokok yang merokok di tempat umum, akan diberi reward.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>