Cara Membuat Paspor Secara Detail

Alur membuat pasporPaspor, sudah punyakah anda? penting tidak sih paspor itu? Silahkan anda jawab sendiri dalam hati ya :). Menurut pendapat saya sih penting tidak penting memiliki paspor. Tergantung apakah seseorang itu ingin melakukan perjalanan keluar negeri atau tidak. Tujuannya ya macam-macam dong, sekedar jalan-jalan sebagai wisatawan, sekolah atau kuliah, kerja, dan dalam rangka ibadah (haji atau umroh). Yang jelas memiliki paspor jangan hanya karena ikut-ikutan. Kalau memang tidak ada rencana ke luar negeri untuk apa membuatnya.

Kalau belum punya dan berencana ingin membuat paspor. Anda bisa melanjutkan membaca postingan kali ini bagaimana cara membuat paspor secara detail. Pastinya kalau ingin membuat paspor harus menyiapkan dana sebesar Rp. 255.000 per paspor dan waktu yang cukup luang. Kenapa harus cukup luang? yaitu untuk mengantri.

Postingan ini berdasarkan pengalaman pribadi saat membuat paspor beberapa hari yang lalu. Sebenarnya keinginan membuat paspor sudah lama, tapi karena belum butuh ya ditahan dulu. Nah sekarang sudah butuh baru deh membuatnya. Tidak susah sih, hanya sedikit ribet dan harus meluangkan waktu saja :). Sebelum pergi ke kantor imigrasi Jakarta Timur, saya sudah memiliki bekal dan gambaran bagaimana proses membuat paspor. Sumbernya ibu saya yang telah lebih dulu memilikinya, pengalaman teman, dan googling.

Loket pengambilan formulir

Sebelumnya perlu diketahui dulu proses membuat paspor ada dua cara, yaitu secara manual atau online. Keduanya dibebankan biaya yang sama Rp. 255.000 untuk paspor yang berbentuk buku sementara untuk e-paspor (ada chipnya) dikenai biaya Rp. 655.000. Saya memilih untuk membuat paspor secara manual. Berarti saya datang ke kantor imigrasi dengan mengisi formulir dan membawa dokumen yang dibutuhkan.

Baiklah mari mulai menyimak cara membuat paspor berikut ini:

Cara membuat paspor manual secara detail

1. Persiapan sebelum datang ke kantor Imigrasi

Syarat membuat pasporDokumen yang dibutuhkan untuk orang dewasa: fotocopy akte kelahiran,  KTP, kartu keluarga,  ijazah (bagi yang belum memiliki KTP), surat nikah. Masing-masing satu lembar.

Dokumen yang dibutuhkan untuk anak-anak: fotocopy akte kelahiran anak, kartu keluarga, KTP ayah bunda, surat nikah milik ayah bunda. Masing-masing satu lembar juga. Yang perlu diperhatikan di sini saat memfotocopy dokumen-dokumen tadi adalah: untuk KTP hanya sisi depannya saja yang bagian ada foto si pemiliknya. Fotocopy KTP ayah bunda harus dijadikan dalam satu lembar (lihat foto). Untuk surat nikah, yang dibutuhkan hanya halaman 1-4 saja dan harus di fotocopy dalam satu lembar (lihat foto). Semua fotocopy dalam ukuran kertas A4. Persiapkan pula materai sebanyak 1 lembar untuk setiap permohonan per orang.

2. Penyerahan formulir dan dokumen pelengkap

Anda dapat datang ke kantor Imigrasi mana saja yang terdekat. Karena sudah sistem online, jadi bisa memilih di mana anda akan membuat paspornya.

KTP ayah bunda

Setelah dokumen siap, anda harus mengambil nomor antrian. Usahakan datang pagi-pagi sekali, bahkan ada yang datang sejak pukul 6.00. Padahal pengambilan nomor antrian dimulai pukul 07.00 hingga pukul 11.00. Perlu diingat sebelum pukul 11.00 pun nomor antrian sudah habis, karena dibatasi hanya sebanyak 150 nomor saja. Jadi perhitungkan waktu anda, agar tidak bolak-balik. Saat mengambil nomor antrian harus sudah membawa fotocopy dokumen permohonan lengkap.

Pengalaman saya datang ke kantor Imigrasi pukul 10.30 nomor sudah habis, dan harus kembali lagi keesokan harinya. Ke esokan harinya suami mengambilkan nomor antrian terlebih dahulu maksudnya agar mendapat nomor antrian yang kecil nomornya. Tapi tanpa membawa fotocopy dokumen permohonannya, ditolak dan tidak bisa mendapatkan nomor antriannya. Oh iya nomor antrian ini berlaku satu nomor untuk satu dokumen permohonan ya. Jadi kalau anda ingin membuat paspor untuk empat orang, berarti minta empat nomor antrian.

surat nikah

Setelah mendapatkan nomor antrian, anda kemudian mengambil formulir pendaftaran. Ada loketnya tersendiri untuk pengambilan formulir ini. Di loket ini juga menyediakan materai 6000 seharga Rp. 7000 per kepingnya, bagi anda yang tidak membawanya bisa membeli di sini. Formulir pendaftara ada dua jenis ya, untuk dewasa dan untuk anak-anak, Jadi sesuaikan dengan kebutuhan membuat paspor yang anda inginkan.

Selanjutnya anda bisa naik ke lantai dua. Tukarkan nomor antrian yang tadi sudah anda pegang dengan nomor antrian yang berbentuk kertas kepada petugas. Di sini kelengkapan dokumen akan di periksa lagi. Setelah anda lolos pemeriksaan dokumen, anda dipersilahkan duduk di kursi tunggu. Nomor antrian anda nanti akan dipanggil dan diarahkan ke loket mana anda harus menyerahkan formulir permohonan dan dokumen pelengkap untuk membuat paspor. Tersedia lima loket, di mana loket kelima khusus disediakan untuk melayani pembuat paspor yang sudah mendaftarkan diri secara online.

Serahkan formulir dan dokumen pelengkap kepada petugas yang ada di loket. Nantinya anda akan menerima tanda bukti. Di tanda bukti tersebut pun akan ditulis kapan anda harus kembali untuk melakukan pembayaran dan melakukan wawancara serta foto untuk paspor anda. Pengalaman membuat paspor, saya menyerahkan semua dokumen pada tanggal 24 Oktober dan diminta untuk kembali pada tanggal 29 Oktober (karena ada jeda Sabtu dan Ahad).

3. Wawancara dan foto untuk paspor

Loket pembayaran pasporTepatnya tiga hari setelah penyerahan formulir pendaftaran dan dokumen pelengkap. Yaitu tanggal 29 Oktober–hari Selasa–saya, suami dan kedua putri kami mendatangi kantor Imigrasi. Tujuannya tentu untuk foto dan wawancara. Suami telah datang duluan dengan membawa semua berkas asli. Berkas asli dari dokumen pelengkap yang sudah diserahkan pada tanggal 24 Oktober. Jangan lupa membawa kertas kecil–tanda terima–formulir pendaftaran dan dokumen pelengkap. Untuk ditukarkan dengan nomor antrian di loket 6. Yup, lagi-lagi harus antri untuk membayar biaya–PNBP–pembuatan paspor. Setelah mendapatkan nomor, barulah saya dan anak-anak menyusul.

Saat saya sampai di kantor Imigrasi pun masih harus antri di depan loket 7 (tempat pembayaran). Setelah keempat nomor kami dipanggil barulah suami membayar PNBP sebesar Rp. 255.000 per dokumen. Selanjutnya akan diberikan bukti pembayaran dan nomor antrian untuk melakukan foto dan wawancara. Tempatnya berbeda kali ini, yaitu di loket untuk sesi foto dan wawancara. Disediakan dua loket, yaitu loket 9 dan loket 10. Tergantung petugasnya yang akan mengarahkan pemohon untuk ke loket mana. Kami ditunjuk ke loket 10 dan masih harus menunggu giliran.

Sesi foto untuk paspor

Tiba saatnya untuk sesi foto terlebih dulu. Untuk yang menggunakan jilbab maka bebas menggunakan jilbab dengan warna dan corak apa. Yang jelas alis mata harus terlihat. Sementara untuk yang tidak berjilbab harus juga memperlihatkan kedua daun telinganya. Yang perlu diperhatikan di sesi foto ini adalah jangan menggunakan baju yang menunjukan logo dari sebuah perusahaan atau organisasi tertentu. Jangan menggunakan kaos, jangan menggunakan sendal, jadi benar-benar harus rapih.

sesi wawancara

Setelah sesi foto selesai, kami pun menunggu lagi untuk dipanggil melakukan wawancara. Di sesi wawancara inilah petugas akan meminta menunjukan berkas asli, seperti KTP, akte kelahiran, ijazah, akte nikah. Jadi kalau sampai ada yang tertinggal, dijamin harus balik ke rumah untuk mengambil dokumen yang diminta. Pengalaman kami kemarin, petugas menunjukan layar komputernya dan memerintahkan kita untuk mengecek sendiri penulisan nama, tanggal lahir, alamat, status. Apakah sudah sesuai atau belum? Karena akan langsung diperbaiki saat itu juga. Untuk paspor tujuan umroh dan haji biasanya diminta tiga suku kata nama. Jadi mintalah petugas untuk menambahkan nama ayah anda dibelakang nama anda sendiri bila kurang.

Sesi foto dan wawancara selesai, selesai pula rangkaian cara membuat paspor secara detail. Tinggal menunggu paspor jadi, yaitu empat hari kemudian. Saya masih harus kembali ke kantor Imigrasi pada hari Senin, tanggal 4 November 2013 untuk mengambil paspor.

Semoga postingan cara membuat paspor secara detail kali ini dapat membantu bagi anda yang ingin membuat paspor. Dengan begitu anda sudah tidak perlu ragu lagi untuk membuat paspor sesuai kebutuhan anda.

Catatan penting untuk diketahui:

  1. Persiapan dokumen harus benar dan sesuai yang dipersyaratkan untuk membuat paspor. Bila ada satu dokumen saja yang tertinggal atau tidak lengkap. Maka anda harus kembali di lain waktu dan harus mengantri lagi dari awal
  2. Bagi yang ingin membuat paspor untuk keperluan haji dan umroh. Namanya di paspor harus tercantum tiga suku kata. Apabila anda hanya memiliki nama satu suku kata saja maka harus ditambah dengan nama ayah. Tanpa ada tambahan bin atau binti. Jangan lupa untuk konsultasikan kepada petugas di loket saat anda menyerahkan formulir dan dokumen pelengkap. Misalnya nama anda di akte kelahiran, KTP hanya Soleh. Maka harus ditambahkan dengan nama ayah, misalnya nama ayah anda Gozali Syah. Sehingga penulisan nama anda di paspor nantinya menjadi Soleh Gozali Syah
  3. Membuat paspor tidak dapat diwakilkan oleh orang lain. Tapi masih bisa diwakilkan oleh keluarga. Hanya yang namanya tercantum di dalam kartu keluarga saja.
  4. Sediakan waktu anda untuk membuat paspor ini. Minimal harus tiga kali datang ke kantor Imigrasi. Di mana masing-masing kedatangan harus menyediakan waktu kurang lebih sampai empat jam sampai lima jam (menurut pengalaman saya).
  5. Datanglah dengan pakaian yang rapi dan sopan. Tidak diperkenankan menggunakan kaos oblong dan sandal.

 

 

 

 

 

 

Incoming search terms:

  • cara membuat paspor manual
  • cara membuat paspor anak
  • foto paspor jilbab
  • contoh fotocopy
  • contoh fotocopy buku nikah untuk paspor
  • fotocopy ktp untuk paspor
  • fotocopy paspor lama

92 thoughts on “Cara Membuat Paspor Secara Detail

  1. Kan ada yang via online, jadi kita submit semua berkas via online. Kalau sudah oke baru kita datang ke kantornya, lebih ngirit waktu sih.

    Trus syarat-syaratnya memang harus dilengkapi semua biar ga bolak-balik..

    Anyway terima kasih tipsnya ya.

  2. Pingback: Tempat Suntik Vaksin Meningitis Di Jakarta | Catatan KecilkuBlog Catcilku

    • anak: Anita, Ayah: Ahmad kalau digabung “Anita Ahmad” masih 2 suku kata, masih kurang. Mungkin ditambah dengan nama kakek (bapaknya ayah). Misalnya nama kakek: Abdullah. Maka digabung menjadi Anita Ahmad Abdullah. Tulisan binti tidak akan dituliskan dalam paspor dan bukan termasuk nama

  3. Saya mau bikin paapor buat anak, akte kelahiran udah ada, tapi kk nya belum ada namanya, bisa gak ya klo gini? Blum sempet urus tapi ini juga dadakan ke luar nya :(

  4. Wah tidak tahu ya. Tapi sepertinya ketat sekali persyaratan yang harus dilampirkan dalam pembuatannya. Kurang sedikit saja pasti ditolak

  5. Mau tanya dong utk penambahan nama (nama saya hanya 1 kata).
    Kan pakai nama orangtua/kakek nenek. Apakah perlu diserahkan akta kelahiran mereka atau gimana?
    mohon pencerahannya…. terimakasiiiih

    • Tidak perlu diserahkan akta kelahiran ortunya. Cukup menyebutkan nama orang tua saja, kan sudah ada di akta kelahiran kita dan di kartu keluarga. Pencantumannya harus sama dengan yang tertera di 2 dokumen itu (akta dan KK)

    • Kalau sdh nikah wajib ada buku nikah. Kalau blm nikah bisa pakai ijazah pendidikan terakhir dan akte kelahiran. Jangan lupa bawa perlengkapan yg lainnya

      • Maaf kurang tahu kalau namanya sampai 5 kata bagaimana. Mungkin disingkat. Yang saya tahu di paspor hanya tercantum 3 kata saja. Kalau yg memiliki nama 1 atau 2 kata harus ditambah dengan nama ayah.
        Untuk lebih jelas silahkan bertanya kepada petugas imigrasi saat menyerahkan formulir dan berkas lampirannya. Terima kasih

  6. saya sekeluarga mau buat paspor,tp saya mau daftar online dl biar bs lbh cepat.maaf minta petunjuknya agak pjng yah biar tdk ada yg salah.
    1.utk asia kl punya nama 1 kata bermasalah tdk yah?
    2.nama ayah 2 kata tp di akta lahirnya hanya ada nama ibunya saja(nenek).tp di KK,ayah saya menuliskan nama kakek.apa perlu penambahan nama utk yg namanya 2 kata? kl perlu penambahan bgmn caranya ikutin yg di KK ato yg di akta lahir?
    3.nama ibu satu kata apa nanti ditambah nama ayah sbg suaminya.
    4.di surat nikah ditulis nama ibu Sanny tp di KK dan akta lahir dan ktp Sanni gmn yah,bermasalh tdk ?
    5.utk pengajuan paspor ayah ibu apa mereka perlu bawa surat nikah
    6.saya karyawan swasta apa perlu surat rekomendasi dr prshn? kl yg tdk bekerja seperti ayah dan adik saya bgmn?

    makasih banyaaakkk.

    • Saya coba jawab sesuai pengalaman saya waktu membuat paspor ya bu :)

      1. Selain untuk perjalanan umroh dan haji sepertinya tidak bermasalah kalau namanya hanya ada satu suku kata saja. Tapi untuk lebih jelas dan tidak salah, saat berada di loket ibu bisa bertanya kepada petugas

      2. Hehe kok nama ayah jadi beda2 disetiap dokumen ya (maaf). Lagi2 setahu saya hanya untuk keperluan umroh dan haji saja yang butuh pencantuman nama 3 kata. Kalau hanya untuk berkunjung ke negara lain sepertinya tidak bermasalah dengan nama yang hanya 1 atau 2 kata saja. Kalaupun tetap ingin membuat paspor dengan 3 suku kata sebagai persiapan sewaktu2 untuk umroh dan haji, nama yang ditambahkan adalah nama AYAH dari ayah (Kakeknya ibu). Sebaiknya juga untuk kasus yang berbeda nama dibeberapa dokumen seperti ini dibawa semua yang berbeda itu ya bu (KK dan akte kelahiran ayah). Tanyakan kepada petugas akan perbedaan nama di 2 dokumen tersebut, mana yang akan dipakai sebagai nama di paspor

      3. Untuk nama ibu yang satu kata TIDAK diperkenankan menggunakan nama SUAMI. Seperti pengalaman saya. Saya tidak diperkenankan menambahkan nama suami saya di paspor. Melainkan menggunakan nama AYAH saya untuk melengkapi menjadi 3 suku kata

      4. Wah nama ibu juga berbeda di 2 dokumen ya. Saya tidak mengetahui kalau seperti itu. Tapi sepertinya sih yang dipakai sebagai dasar adalah yang di akte kelahiran (sama dengan kasus ayahnya ibu di point 2). Lebih amannya tanyakan kepada petugas. Kalau ibu mau sebagai persiapan bila diminta oleh petugas imigrasi, ibu dapat membuat surat keterangan dari kelurahan yang menyatakan kalau nama ibu yang di ktp dan akte kelahiran adalah orang yang sama

      5. Untuk pengajuan paspor ayah dan ibunya tentu harus membawa surat nikah dan discan bila ingin mengajukan secara online

      6. Sebgai karyawan (baik swasta atau PNS) di peraturannya memang harus melengkapi dengan surat rekomendasi dari perusahan atau instansi tempat bekerja. Untuk yang tidak bekerja seperti ayah yang sudah pensiun misalnya ya tidak perlu buat rekomendasi. Tapi untuk adik yang masih usia sekolah atau kuliah perlu membawa ijazah terakhir yang dimiliki. Bahkan kalau saya tidak salah mengerti saat ngobrol2 di waktu menunggu, dengan orang yang ingin mengurus paspor anaknya yang masih kuliah harus menyiapkan transkrip nilai. Sementara untuk anak atau adik yang belum bersekolah hanya cukup dengan akte kelahiran. Jadi sebaiknya disiapkan dan dibawa saja ya bu, supaya tidak bolak-balik pulang ke rumah dan harus antri dari awal lagi.

      Demikian sesuai pengalaman saat saya mengurus paspor, lebih jelasnya sebaiknya saat mengambil nomor dan berada di loket ibu bertanya lagi dengan petugas. Jangan lupa pula persiapkan benar2 dokumen pelengkapnya ya bu jangan sampai tertinggal kalau tidak mau pulang dan kembali lagi untuk ambil dokumen yang dibutuhkan. Terima kasih :)

    • Silahkan mendaftar saja. Sebenarnya memang yang dimasukkan untuk pendaftaran hanya fotokopinya, tapi kalau petugas meminta diperlihatkan aslinya ya harus diperlihatkan. Tapi biasanya kalau ada perbedaan dan masalah saja. Kalau tidak ada masalah ya tidak perlu diperlihatkan aslinya. Hanya biasanya para pembuat paspor mempersiapkan diri dengan membawa seluruh berkas aslinya, agar bila dibutuhkan langsung diperlihatkan. Jadi tidak perlu bolak balik ke rumah untuk mengambilnya dan membutuhkan waktu. Memang berkas kakaknya yang asli ke mana? moga tidak hilang ya

      • saya domisili di bali, asal dari bandung. hanya bermasalah dengan kk saja karena sy dulu tinggal dan masuk ke kartu keluarga kakak ibu saya. dan mereka tdk bisa memberikan yg asli dengan alasan mereka membutuhkan itu.

        • Keluarga kakaknya ibu (bude) mungkin hy khawatir KKnya akan hilang bila dipinjam. Coba diyakinkan saja kalau anda akan menjaganya dengan baik dan akan mengembalikannya segera stlh paspornya jadi.
          Alternatif berikutnya coba anda pindah KK (buat KK sendiri) agar dikemudian hari tidak perlu pinjam2 KK lagi
          Alternatif selanjutnya coba tanya ke kantor imigrasi bolehkah klo tdk membawa KK asli.
          Demikian semoga membantu :)

      • Mau tanya bisakah utk pengurusan paspor klo cuma ada ktp dan kartu keluarga aja krn kondisinya umur 75 thn dan tdk memiliki surat nikah. Surat nikah namun status sdh janda. Syarat apalagi yg harus dipenuhi. Mohon infonya ya trimakasih

        • Mohon maaf pak, saya tidak mengetahuinya utk kasus ini. Mungkin kalau untuk pemilik KTP seumur hidup akan dipermudah. Silahkan bapak datang saja dulu ke kantor imigrasi untuk menanyakan lebih lanjut. Terima kasih

  7. Mohon penjelasan Min…
    Apakah untuk umroh itu harus paspor yang 48 hal?
    Apakah memang tidak boleh yang 24 hal saja?
    Maklum, uang 200rb (355rb=48hal – 155rb=24hal) bisa beli makan bagi orang tua saya ketika ibadah umrah.
    Terimakasih

    • Setahu saya tidak ada syarat seperti itu saat umroh. 24 hal atau 48 hal hanya pilihan bagi mereka yang ingin sering ke luar negeri. Tapi kalau ada perubahan aturan terbaru mungkin bisa ditanyakan kepada petugas di loket.

      Orang tua akan tetap dpt makan insyaallah nanti di sana. Kan sudah pakai travel atau yayasan kan saat ke sana. Di sana pun jarang jajan kok. Insyaallah uangnya cukup, semoga orang tuanya jadi umroh yang mabrur :)

  8. min mau tanya klo kita yang baru dapat ktp karena usia udh 17 thun , trus bikin paspor. benarkah ada syarat pernyataan dari orang tua , fotocopy ktp ortu, paspor pendamping surat dari keterangan dari camat , dengan alasan saya masih muda , padahal kan saya udh punya ktp dan juga saya mendaftarnya via online dan sudh bayar tinggal menunggu hari wawancara aja lagi. apakah itu klo tidak ada paspor kita akan hangus dan uang yg telah dibayar tidak akan dikembalikan?

    • Maaf, saya tidak mengetahui kalau ada persyaratan seperti itu. Tapi yang saya pernah dengar, kalau masih kuliah harus membawa ijazah dan transkrip nilai. Kalau masalah uang yang telah disetorkan, silahkan tanyakan ke kantor imigrasi terdekat agar lebih jelas ya. Terima kasih

  9. Maw nanya, klo maw bikin pasport untuk anak kan harus ada akta nikah orang tua. Nah itu wajib akta nikah suami istri atau cukup salah satu saja,,, misalnya cukup pakai akta nikah istri saja.

    • Pengalaman saya waktu itu sudah bawa kedua surat nikah (istri dan suami) tapi yang diminta hanya salah satu buku nikahnya saja. Yang penting saat memfotocopi harus di kertas A4, seperti di dalam contoh yang sudah saya lampirkan di gambar di postingan ini ya bu

  10. Saya mau tanya, saya kan baru mau buat passport tapi d akte saya nama saya mut mainnah, di ktp/kk mutmainah, trus di ijazah mutmainnah sebenernya d ijasah yg bener, trus kira2 bisa ga y buat passport? Mohon info ny

    • Maaf saya tidak tahu mana yang dipakai nanti oleh pihak imigrasi untuk nama yang dipakai di paspor. Tapi saat ingin membuat paspor sebaiknya ke-3 berkas (KTP, KK, dan ijazah) dibawa. Ibu bisa konsultasikan dengan petugas atas perbedaan penulisan nama tersebut, dan mana nama yang benar yang anda inginkan. Sehingga kedepannya tidak akan salah. Sebagai saran sebaiknya nama anda di KTP dan KK diperbaiki saja biar tidak mendapatkan kesulitan. Semoga membantu

    • Iya depannya saja, kalau mau depan belakang boleh dikopi. Tapi harus dalam lembar yang sama dalam kertas A4 seperti gambar yang ada di postingan ini

  11. Saya Okta, mau nanya nih..posisi saya sudah menikah, hanya saja KTP+KK saya masih lama dgn status “belum menikah” krn masih dalam proses pecah KK ortu. Apakah ini akan menjadi permasalahan ketika saya mengurus paspor baru?Saya sdh terlanjur daftar online dgn status “menikah” + bayar ke rekening bank yg ditunjuk. Mohon pencerahan.Terima kasih.

    • Coba dibawa saja KK bapak dan KK istri karena kan memang belum satu KK. Begitu juga dengan akte nikah karena memang statusnya sudah menikah. Nanti kalau sudah di depan petugas, bapak tinggal menjelaskan kondisinya. Semoga lancar dalam proses membuat paspornya :)

  12. Min… sorry mau tanya… saya pingin bikin paspor buat anak usianya 12 tahun, sedang orang tua yang punya pasport hanya ibunya saja ayahnya tidak punya pasport, apakah bisa ?

  13. Sy mau tanya. Kan sy waktu nikah umurnya di tambah. Jd di ktp sm ijazah beda tgl dan tahun. Kl mau bikin paspor untuk umroh apa yg harus di rubah yg di ijazah apa yg di ktp.soalnya sekalian mau bikin akte. Syukron

    • Sepertinya yang jadi dasar oleh imigrasi adalah akte kelahiran dan ijazah untuk masalah nama dan tanggal lahir.

      Kalau ingin dirubah sepertinya lebih mudah merubah kesalahan data yang di KTP ya daripada ijazah

  14. Min.
    Minta pencerahan nya.
    Saya domisili bekasi,trus saya jamaah haji sumut 2015 ini.rencana mau buat paspor di bekasi,trus dokumen saya yg ada hanya ktp,kk,dan surat nikah.bisa kah kalo tanpa akte kelahiran.terima kasih

    • Wah tidak tau ya pak, tergantung kebijakan petugasnya kalau sudah gitu. Karena menjadi syarat kelengkapan data itu, waktu pengalaman saya membuat paspor soalnya ditanyakan pak. Apakah tidak ada sama sekali fotocopy aktenya pak?

      Tapi coba saja datang pak ke kantor imigrasi dan terangkan permasalahan akte yang tidak ada itu.

      Semoga dipermudah dan dilancarkan proses membuat paspornya pak. Mudah-mudahan jadi haji yang mabrur :)

    • Min.
      Minta pencerahan nya.
      Saya domisili bekasi,trus saya jamaah haji sumut 2015 ini.rencana mau buat paspor di bekasi,trus dokumen saya yg ada hanya ktp,kk,dan surat nikah.bisa kah kalo tanpa akte kelahiran.terima kasih

  15. Saya mau nanya… nama saya 2 suku kata tapi paspor tercantum 3 suju kata dengan menambahkan nama orang tua untuk keperluan umrah.. sekarang saya mau menghapus nama orang tua dari paspor untuk kepentingan perjalanan kantor… bagaimana prosedurnya? Apakah rumit? Dan memerlukan waktu berapa lama? Terima kasih

    • Kenapa akan dihapus pak? Kalau tidak bermasalah kan tidak perlu dihapus untuk pergi ke luar negeri.

      Kalau ingin dihapus juga mohon maaf pak, saya belum pernah punya pengalaman dan infonya. Silahkan bisa langsung ke imigrasi untuk melakukannya pak.

      Kalau berkenan bapak bisa berbagi pengalamannya nanti di sini. Terima kasih pak sebelumnya :)

      • Itu permintaan org administrasi dan keuangan di kantor untuk menghilangkan nama orang tua karena katanya akan menghambat administrasi dan keuangan nantinya.. sebab semua dokuman (selain paspor) tidak mencantumkan nama orang tua..

  16. untuk pembuatan paspor online jika ktp masa berlaku seumur hidup di kolom ID berlaku s.d di isi apa ya??

    mohon bantuannya..terimakasih

    • Mohon maaf bu, saya belum pernah membuat paspor secara online. Jadi tidak mengetahui bentuk form yang diisi secara online

  17. Maaf mau tanya dong,kalau saya mau buat paspor.tapi di ktp saya tidak memakai hijab,dan baru 1 bulan ini saya memakai hijab,bagaimana kah ketika poto di paspor atau wawancara tersebut ?apakah bisa ?trima :)

    • Setahu saya foto untuk di paspor disesuaikan dengan keadaan kita sekarang. Apalagi kalau pas sesi foto, dari rumah sudah pakai jilbab, ya pastinya akan difoto dengan jilbab itu

  18. Saya mau bikin passport namun nama di ijazah 2 suku kata di ktp 3 suku kata. Dan KK saya baru pakai resi sementara krna blm jadi, apakah bs bikin passport?

    • Kenapa bisa berbeda antara ijazah dan KTP ya pak? Yang penting kata ketiganya adalah nama orang tua pak, kalau awalnya memang nama bapak hanya 2 kata saja. Masalah KK yang belum jadi, saya kurang tahu pak. Tapi pengalaman saya waktu membuat paspor, KK hanya dilihat sekilas. Mungkin hanya untuk memastikan yang mengurus paspor bukanlah calo, kecuali anggota keluarga yang tercantum di KK.

      Untuk lebih jelasnya tanyakan kepada petugas di kantor imigrasi ya pak. Mohon maaf kalau jawabannya belum memuaskan :)

  19. Saya mau buat paspor baru.
    Saya mau tanya. Saya tidak punya ijasah
    , tapi surat Nikah saya ada. Yg jadi masalah saya masih ikut KK orang tua. Apa bisa buat paspor pake KK orang tua. Dan KTP saya jg belum menikah.

    • Disertakan saja bu akte nikahnya dan bawa serta KK yang masih jadi satu dengan orang tua.

      Saat antri pengambilan nomor urut ibu bisa tanyakan kembali kepada petugas tentang kondisi ibu.

  20. ijasah s1 saya tidak ketemu sedangkan proses pembayaran online sudah selesai tinggal kekanim setempat, pertanyaannya adalah fc ijasah ada, transkrip nilai asli dan surat kelulusan asli juga ada..bagaimana proses selanjutnya apakah dapat diterima…

    • Tergantung dari petugas yang melayani bapak. Karena saat saya membuat paspor, petugas imigrasi tidak menanyakan ijazah saya.

      Jadi saran saya bapak datang aja ke kantor imigrasi. Mudah2an tidak ditanyakan. Kalaupun ditanyakan, katakan saja yang sebenarnya dengan baik2. Insyaallah petugasnya juga akan mengerti atau nanti bapak akan diberikan solusinya

  21. Saya mau buat paspor baru
    saya baru mengurus ktp,dan kk asli saya ditahn dikantor kecamatan buat pengurusan ktp,apakah foto copy kk doang bisa buat bikin paspor?

    • Sebenarnya sih yang diminta memang hanya fotokopinya saja pak. Tapi ada syarat aslinya juga dibawa. Daripada bolak balik, lebih baik dibawa yang aslinya. Lagi pula KTP juga dibutuhkan juga

  22. Bisa tdk dlam paspor d cantumkan binti di belakang nama ? Soalnya yg saudara sy yg bikin paspor di kota padang bisa mencantumkan bin atau binti. Trims atas jawabanya

    • Kurang tahu kalau pencantuman bin atau binti boleh atau tidaknya.

      Yang saya tahu kalau untuk keperluan umroh atau haji di paspor, namanya harus ada 3 suku kata. Untuk ini tidak boleh mencantumkan kata “bin” atau “binti” nya.

  23. Hai mbak, saya ada beberapa pertanyaan seputar pengurusan paspor. 1. Nama yg tertulis pada kk dan ktp saya berbeda dengan akte lahir, dimana pada kk dan ktpnya ada penulisan gelar akademiknya pada bagian belakang nama. Apakah ini bermasalah?
    2. Untuk pembuatan paspor anak apakah boleh hanya melampirkan ktp ibu dan tanpa akte nikah?
    Terima kasih untuk bantuan infonya.

  24. Hai mbak, saya ada beberapa pertanyaan seputar pengurusan paspor. 1. Nama yg tertulis pada kk dan ktp saya berbeda dengan akte lahir, dimana pada kk dan ktpnya ada penulisan gelar akademiknya pada bagian belakang nama. Apakah ini bermasalah?
    2. Untuk pembuatan paspor anak apakah boleh hanya melampirkan ktp ibu dan tanpa akte nikah? Jadi hanya lampiran kk, ktp ibu, akte lahir anak sudah bisa membuat paspor untuk anak?
    Terima kasih untuk bantuan infonya.

    • Coba jawab berdasarkan pengalaman saya saat membuat paspor ya bu:
      1. Pengalaman saya saat membuat paspor oleh petugas yang dilihat akte kelahiran dan ijazah. Jadi sepertinya berdasarkan 2 dokumen tersebut. Kalau ada penambahan gelar mungkin ibu dapat dikomunikasikan kepada petugas, apakah ingin digunakan gelarnya atau tidak

      2. Untuk papor anak, tetap dimintakan akte nikah orang tuanya. Bila tidak ada coba ditanyakan lebih lanjut kepada petugas ya bu

  25. assalaamu ‘alaikum
    numpang tanya bu, ayah saya mau bikin paspor utk umroh. permasalahannya adalah beda nama di akta nikah dengan KTP/KK. apakah sebaiknya nama di KTP/KK diubah saja mengikuti akta nikah beliau?
    sementara ini baru mau bikin akte lahirnya.
    syukron.
    wassalaam..

  26. Wa’alaikumussalam wr. wb

    Maaf pak saya tidak tahu jawabannya. Tapi akan coba jawab.

    Kalau bisa diusahakan untuk diubah akan lebih baik pak. Tapi apakah tidak repot dan sulit merubah nama di KTP? Nanti dokumen-dokumen (ijazah, buki tabungan, sert. Berhaga) lainnya yang sudah terlanjur menggunakan nama sesuai KTP/KK bagaimana?

    Lebih baik ditanyakan terlebih dulu ke Imigrasi pak, apakah bisa kalau ada perbedaan nama seperti itu. Tanyakan saja apakah bisa menggunakan surat keterangan dari kelurahan yang menerangkan perbedaan nama tersebut.
    Afwan

  27. Assalamualaikum.

    Rencana bln November saya mau liburan ke negara tetangga (Singapore), saya mau membuat pasport dari sekarang. Nama saya terdiri dari 2 suku kata (Raka Pratama). Apakah cukup 2 suku kata saja atau perlu ditambah nama ortu biar jadi 3 suku kata. Mohon pencerahan nya. Thx. :)

    • Wa’alaikumussalam,
      Yang saya tahu persyaratan nama harus 3 suku kata hanya kalau ingin ke tanah suci, Mekah (Arab Saudi)

  28. mau nanya saya pernah umroh thn 2013, paspornya yg 48 hal, dgn penambahan nama jadi 3 kata krn nama saya cuma 1 kata, kalo skrg mau jalan ke singapura atau KL apakah paspor saya masih bisa dipakai atau hrs ganti ?
    thanks utk bantuannya

  29. Assalamualaikum,
    min mau tanya nama saya kan hanya satu suku kata nanti kalau saya mau buat paspor untuk ke Brunei apakah tidak bermasalah?
    terus saya juga belum memiliki akta lahir apa bisa diganti ijazah terakhir?

  30. Mau tanya, saya mau bikin passport, cm bermasalah dgn kk n ktp, tp saya sudah mengurus semuanya di kelurahan, cm ktp baru jd 14 hr sementara saya mau pergi ke luar negeri pertengahan bulan, pertanyaan nya, apakah bisa bikin passport dengan memakai resi ktp?
    Thanks

  31. Assalamualaikum admin mohon dijawab
    Nama paspor sy ada bintinya nina nurlina bt aan santani,dn itu bermasalah krn sy mengikuti program kerja ke korea,nama paspor hrs sama dgn dokumen lainnya..kebetilan dokumen lainnya tdk ada binti..kadi lamaran sy ditolak..tp sy tdk tahu bagaimana mengurangi nama atau membuang nama bapak saya di paspor..mohon pencerahannya,,krn di imigrasi adanya cuma penambahan nama,atau pembuangan nama suami
    Apakah sy hrs membuat Epaspor,apakah nama di E paspor bisa berubah tdk mengikuti paspor lamaa.

    • Mohon maaf bu saya tidak tahu dengan masalah ini. Mungkin kalau ibu menjelaskan lebih detail ke petugas imigrasi dapat memberikan solusinya

  32. Assalaamualaikum wr.wb.
    Mohon Infonya,…
    Nama di Ijasah dan Akte saya bernama WAHYUDI,sedangkan di KTP,Kartu keluarga adalah Wahyudi Bin Samuji,di tahun 2016 ini sy sdh mendaftarkan umroh dan akan membuat Paspor,Pertanyaannya adalah:
    1.Apakah nama Wahyudi Bin Samuji bisa dijadikan nama di Paspor
    2.Saya sdh menikah tp rencana Umrohnya Sendiri tanpa di dampingi istri,apakh jg hrs menyertakan foto copy surat Nikah ketika akan membuat Paspor.

    Terima kasih.
    Wassalam

    • Pembuatan paspor untuk umroh seperti pengalaman saya dulu memang harus menambahkan nama orang tua (bapak), karena hanya satu suku kata. Penambahan nama tersebut memang atas saran dari petugas imigrasi. Benar untuk kasus bapak yang sudah menambahkan nama bapak Samuji sebagai nama untuk dituliskan di paspor. Untuk lebih jelas silahkan tanya petugas imigrasi

  33. Min saya mau tanya, saya belum menikah. Dan persyaratannya harus ada surat nikah orang tua. Tetapi orang tua saya tidak ada kartu nikah, dikarenakan mereka nikah dibawah tangan. Dan kelengkapan saya cuma ada ktp, akta lahir (tercantum nama kedua orang tua), ijazah terakhir, kartu keluarga (tercantum nama kedua orang tua), ktp orang tua(hanya ktp ibu). Kira-kira itu bisa ga yah min? Karna minusnya cuma gada kartu nikah orang tua dan ktp ayah. Terimakasih sebelumnya.

  34. Hai mba, saya lagi kepikiran soal perpanjang paspor. Sebenarnya masih lama, 2018. Masalahnya saya baru menemukan bahwa ijazah kuliah asli dan akta kelahiran asli saya hilang. Yang ada hanya fotokopinya saja dan surat keterangan lahir yang asli dari RS tempat saya dilahirkan di Samarinda. Saya kepikiran apakah kedua dokumen asli tersebut ketinggalan di kanim pada saat perpanjangan sebelumnya tahun 2013, karena berbarengan, dua-duanya hilang. Kebetulan waktu perpanjangan sebelumnya saya juga ngurus di kanim jaktim. Gimana ya mba perihal dokumen saya untuk pengurusan berikutnya: ktp dan kk asli ada, surat nikah tidak ada karena saya belum menikah, akta kelahiran asli hilang, hanya ada fotokopinya, surat keterangan lahir yang asli dari RS ada, ijazah asli kuliah hilang, hanya ada fotokopinya. Mohon sarannya. Terima kasih.

    • Coba diurus saja dokumen2 penting yang hilangnya. Pasti ijazah dan akte kelahiran yang asli dan sekarang hilang sangat dibutuhkan. Kalau mau ditelusuri ke Kanim Jaktim, mungkin kalau tertinggal masih ada yang menyimpannya.

  35. Moho infonya.
    Selamat sore, saya Fera. Mau tanya untuk pengurusan paspor. Di dokumen ktp & KSK, nama saya ada tambahan title “ST” (Sarjana Teknik). Sedangkan di dokumen akta kelahiran atau ijasah SMA/SMP/SD tidak ada title. Apakah bisa? Mohon infonya terima kasih.

    • Bisa kok, nanti petugas yang akan memutuskan pakai title atau tidak di paspor. Yang pasti dilihat adalah nama di akta kelahiran

  36. Assalamualaikum wr wb mbak,

    Mohon info ttg pembuatan paspor baru utk anak :
    1. Usia 16 thn, ijazah yang dilampirkan ijazah SD & SMP atau SMP saja ?
    2. Ijazah yang di foto kopi hny lembar depan saja / belakang juga ?

    Tks ya mbak n wassalamualaikum wr wb.

  37. pak saya mau tanya, jika kk saya ikut nenek dan ktp juga ikut nenek apa bisa membuat paspor? dan di ejaan nama ayah kandung di kk nenek salah huruf? tapi nama saya udah bener semua sesuai akta dan ijazah? cuma yg salah hurf nama ortu aja? dan kk saya msuk ke kk nenek

  38. Selamat mlm min sy ingin tanya, nsya allah rencana sy ingin berangkat umroh beserta klrga n sy sdh buat paspor n sdh di interview smua sy di tanay nama sy ada 2 suku nama n sy tambah 1 suku nama ayah sy. Setelah paspor sy jadi sy terkejut knp nama sy di paspor hanya ada 2 auku nama n tdk ada tambahan nama nya berarti itu nama sesuai ktp sy. Mohon min sy minta masukannya apa nama sy di paspor bs di ubah lg sy takut nanti pas di arab saudi bermasalah pas pemeriksaan paspor. Trimakasih min

    • Loh kok bisa ya bu beda gitu. Biasanya kalau untuk paspor memang tiga nama. Kalau ada perubahan peraturan maaf saya kurang paham. Sebaiknya ditanyakan kembali bu ke petugas imigrasi tempat ibu membuat paspor. Kalau bisa minta diubah dan perbaiki menjadi 3 nama di paspor. Sebutkan pula untuk keperluan umroh. Selamat menunaikan ibadah umroh, semoga mambrur 😊

Leave a Reply to watie Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>