Cara Cerdas Mengatur Keuangan Seorang Freelancer

Indonesia Freelancers AssociationKalau ada yang menyebutkan kata freelancer maka yang ada dalam benak adalah orang yang bekerja paruh waktu, tidak jelas pekerjaannya sebenarnya di bidang apa, kesulitan menemukan pemberi kerja, tanpa ada penghasilan tetap tiap bulan.

Saat ini mungkin banyak orang yang merasa belum pas dengan pekerjaan sebagai freelancer, namun ada sebagian orang bahkan lebih menyukai bekerja sebagai freelance. Alasan dari masing-masing tentu tidak bisa diperdebatkan, karena tentu berdasarkan sebuah pilihan dan kenyamanan dari masing-masing.

Alasan seperti tidak ada penghasilan tetap, kebebasan waktu adalah dua alasan yang paling menonjol jika ditanyakan kepada orang-orang yang sudah terjun atau memilih sebagai seorang freelance. Ada yang menganggap alasan tersebut positif karena menikmati dunia freelancenya namun sebaliknya menganggap negatif untuk yang tidak menyukainya. Dengan dua alasan tersebutlah nantinya bisa terlihat freelance itu akan berhasil atau pun gagal.

Agar menjadi seorang freelance yang berhasil maka harus pandai dalam mengelola keuangan yang didapatkan secara tidak menentu tadi. Untuk itulah pada hari Jumat tanggal 13 September 2013 yang lalu sebuah organisasi non-profit bernama Indonesia Freelancers Association (IFA) bersama Freelancer.co.id mengadakan acara sharing pada 2nd Sesi Cerdas: Personal Financial Management Tips for Freelancers.

Freelancer.co.id merupakan website regional di Indonesia dari Freelancer.com, yang merupakan sebuah marketplace pekerjaan online nomor satu di dunia.

Acara yang berlangsung santai ini diawali dengan foto narsis bagi semua peserta yang hadir dan makan malam. Dengan dipandu oleh Mira Sahid ini acara selanjutnya dibuka oleh Daniel G Pratidya dan Fariz Tadjoedin yang merupakan dua orang contoh sukses yang menjalani profesi sebagai freelance. Saat ini keduanya sudah mendapatkan penghasilan ribuan dolar sebagai freelancer dan dipercaya untuk menduduki posisi sebagai Presiden dan Wakil Presiden IFA.

Cara Cerdas Mengatur Keuangan Seorang Freelancer

Kekhawatiran utama dari para freelancer adalah menjamin pendapatannya saat ini dapat mencukupi kebutuhannya saat ini, masa depan, saat tidak ada job (paceklik), bahkan untuk masa pensiun nantinya. Dengan penghasilan yang tidak pasti sementara pengeluaran pasti ada, tidak memiliki asuransi kesehatan adalah beberapa dari permasalahan yang sering dihadapi dan kadang terlupakan dari seorang freelancer.

Personal Financial Management Tips for Freelancers

Padahal kekhawatiran tersebut bisa diatasi dengan mengatur keuangan atau pendapatan yang dihasilkan saat ini. Ratih Nurmalasari (financial planner) memberikan tips cara cerdas mengatur keuangan seorang freelancer yang dapat dipraktekan, antara lain:

  1. Buatlah rencana pengeluaran untuk satu tahun ke depan: Dengan penghasilan yang tidak dapat dipastikan, maka bijaklah dalam menggunakan uang yang dimiliki. Seorang freelancer bahkan diharuskan membuat rencana pengeluaran untuk satu tahun ke depan. Sehingga dengan begitu dia dapat mengatur keuangannya dengan baik dan ada kendalinya
  2. Mengatur arus kas masuk dan kas keluar: Dari rencana pengeluaran yang telah dibuat maka para freelancer dapat lebih memperhatikan kelancaran dari arus kas yang masuk dan arus yang keluar
  3. Persiapkan dana darurat: Kondisi darurat memang tidak diinginkan, tapi sebaiknya para freelancer sudah siap saat kondisi darurat itu datang dengan tiba-tiba. Kondisi darurat ini seperti tidak ada lagi yang mempekerjakan, gaji juga tidak dibayarkan, dan sebagainya
  4. Milikilah asuransi kesehatan: Setiap orang menginginkan kondisi selalu sehat, namun ada saatnya terserang penyakit dan membutuhkan biaya untuk penyembuhan maka diharapkan asuransi dapat membantu mengurangi kesulitan tersebut. Yang terpenting di sini freelancer juga harus dapat menjaga kesehatannya
  5. Persiapkan masa tua dan pensiun: Menghadapi masa tua dan pensiun adalah keharusan bagi semua orang pada dasarnya. Jangan sampai saat tua malah menjadi sengsara karena tidak memiliki uang sementara tenaga sudah tidak kuat untuk bekerja
  6. Menabung atau investasi: Pendapatan yang dihasilkan saat ini jangan langsung dihabiskan saat ini juga. Pikirkan untuk masa depan, maka perlu untuk menabung sejak sekarang juga. Bila memungkinkan melakukan investasi menjadi poin plus untuk bekal nanti saat tua dan pensiun.

Akhirnya acara ditutup dengan tanya jawab dari peserta yang hadir kepada para nara sumber. Tunggu apalagi, bagi anda yang sudah mulai tertarik untuk menjadi freelancer langsung saja kunjungi website Freelancer.co.id dan cari tahu lebih lagi tentang profesi sebagai freelancer.

4 thoughts on “Cara Cerdas Mengatur Keuangan Seorang Freelancer

  1. kalau dalam pemikiran saya freelancer itu adalah pekerja bebas tanpa terikat dengan waktu, masalah penghasilan relatif saya, saya sependapat yang penting nyaman, saya sendiri juga freelancer di offline, kata lain dari pekerja serabutan ckckckckc, oy saya sudah daftar barusan tp saya masih bingung nentuin keahliah saya. sambil mempelajari saja lah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>