Bibit Tanaman Gratis dari KLHK

Sudah hari Jumat, selangkah lagi menuju akhir pekan. Kalau anda belum ada rencana untuk pergi, mungkin tulisan ini dapat memberikan ide. Berkebun, di akhir pekan bersama keluarga bisa menjadi salah satu cara mengeratkan hubungan. Sepertinya sudah banyak para pegiat berkebun memberikan contoh. Bagaimana memanfaatkan lahan sempit dan kecil di rumah. Dari kegiatan itu, bahkan bisa menambah penuh celengan.

Kali ini bukan tips berkebun yang akan saya bagikan. Melainkan informasi tentang pembagian bibit gratis. Sudah pasti bibit tanaman sangat dibutuhkan saat ingin memulai berkebun. Bibit yang bagus kemudian ditanam di media tanam. Selanjutnya lakukan perawatan yang dibutuhkan, seperti pemberian air yang cukup. Juga pupuk bila perlu dapat diberikan untuk menghasilkan tanaman yang subur sesuai harapan.

Tepat di hari Jumat pekan lalu saya mendapatkan pesan singkat di wa. Isinya informasi kalau akan ada pembagian bibit gratis oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) . Yang lokasinya ada di Tapos, Cimanggis. Kebetulan hari Sabtunya kami memang ada rencana mau ke Pondok Ranggon. Terpikir dekat jaraknya, saya pun mengajak suami ke sana kalau masih ada kebagian waktunya. Sayangnya keinginan untuk melihat ke lokasi pembagian bibit sekaligus memintanya untuk dibawa pulang. Belum kesampaian hingga hari Ahadnya, karena acaranya sangat padat di Pondok Ranggon.

Terlewatlah kesempatan untuk melihat lokasi pembagian bibit. Batin saya dalam hati. Aktivitas pun berlanjut seperti biasanya dan tidak terpikir tentang pembagian bibit tanaman gratis lagi. Hingga di hari Selasa, tanggal 9 September 2019. Tanpa ada rencana sebelumnya, saya mendapatkan kesempatan juga untuk pergi ke Tapos, Cimanggis. Selasa pagi, kegiatan dimulai dengan pergi ke TPST nasional yang berada di daerah Kuningan. Ada suatu keperluan yang harus diurus terlebih dulu. Tidak lama urusan selesai, karena hanya memasukan surat saja.

Dalam perjalanan ke TPST saya mendapatkan cerita dari Unda, tentang sebuah pertanian yang dikelola oleh bekas anak-anak jalanan. Obrolan pun berlaniut tentang bagaimana kegigihan dan kemauan anak-anak itu untuk merubah nasib. Sampai kami pun teringat tentang program pembagian bibit tanaman. Sampai pada keputusan kami akan mencoba mengunjungi tempat tersebut. Mumpung di hari dan jam kerja, pengunjung sedikit. Mobil pun diarahkan ke Tapos, Cimanggis. Lama perjalanan kurang lebih hanya 30 an menit saja melalui tol lingkar dalam, jagorawi dan lanjut tol cijago.

Dugaan kami keliru, kalau di hari dan jam kerja, lokasi pembagian bibit tanaman akan sepi. Ternyata antrean kendaraan yang akan masuk mengular hingga 500 meter. Begitulah apapun yang namanya gratis, pasti akan menarik bagi siapapun. Tidak terkecuali kami yang juga tertarik dengan kata gratisan itu. Terlebih yang akan dibagikan adalah bibit tanaman. Masing-masing pengunjung yang ber-KTP akan mendapatkan 25 bibit. Banyak sekali kalau menurut saya untuk jumlah bibit yang digratiskan itu. Para pengunjung yang ingin mendapatkan bibit tanaman secara gratis bisa ke sana dengan menggunakan mobil, motor, atau jalan kaki. Bagi yang menggunakan mobil tentu harus bersabar antre untuk masuk ke dalam. Butuh kurang lebih 15-30 menit hingga bisa masuk.

Bibit Tanaman Gratis dari KLHK

Setelah berhasil masuk dan memarkirkan mobil. Kami pun disuguhi pemandangan area pembibitan. Di lahan seluas 1,8 hektar milik KLHK yang berada di Tapos Cimanggis. Sudah banyak masyarakat yang lebih dulu ada di tempat ini. Ada yang masih berkeliling mencari bibit tanaman yang ingin dibawa pulang. Bahkan sudah ada yang bersiap pulang karena sudah mendapatkan bibit tanaman yang diinginkan. Yang pasti semua pengunjung yang ingin mendapatkan bibit tanaman gratis dari KLHK diharuskan mendaftarkan diri lebih dulu. Dengan cara mengisi sebuah formulir yang dilampirkan selembar fotokopi KTP.

“Jangan khawatir tidak akan kebagian bibit, karena kami menyediakan banyak.” begitu petugas yang berjaga menyemangati para pengunjung yang baru datang. Setiap orang yang sudah mengisi formulir selanjutnya dipersilakan untuk memilih bibitnya. Masing-masing bisa mengambil sebanyak 20 bibit tanaman kayu dan 5 bibit tanaman buah. Totalnya menjadi 25 bibit tanaman. Kami pun menjadi semangat untuk mengambil bibit tanaman yang dibagikan gratis tersebut.

Saat sedang mulai memilih bibit yang akan dibawa pulang, ada beberapa penjual kantong plastik. Kebetulan kami membutuhkan kantong plastik, karena memang tidak siap-siap dan pergi tanpa rencana. Dengan membayar lima ribu rupiah kami mendapatkan 2 lembar kantong plastik berwarna putih berukuran besar. Sayangnya kantong plastik yang sudah dibeli tidak dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk membawa banyak bibit. Dikarenakan bibit tanaman buah yang digratiskan sudah banyak yang habis. Tinggal bibit tanaman kayu, yang jelas tidak kami butuhkan. Karena lahan yang ingin ditanami pun tidak ada😁. Jadi kami berdua hanya mengambil bibit tanaman sirsak, jambu merah, jati putih. Untuk coba ditanam di lahan kecil di rumah, menggunakan media tanam berupa pot.

Bibit tanaman buah yang disediakan dan kami temui antara lain: sirsak, jambu merah, jambu. Sementara bibit tanaman kayu yang disediakan: sengon, jati putih, trembesi, kedoya, gaharu. Sepertinya pemerintah melalui KLHK memang menghendaki supaya tanaman kayu yang banyak ditanam sebagai penghijauan. Namun tidak dipikirkan keterbatasan lahan yang ada di Jakarta. Mungkin di tahun-tahun selanjutnya program seperti ini bisa diperbanyak dengan bibit tanaman buah dan obat yang dapat ditanam menggunakan pot. Supaya dapat menyesuaikan dengan kondisi lahan yang dimiliki oleh masyarakat Jakarta.

Sebagai tambahan informasi buat anda yang belum kesampaian mendapatkan bibit tanaman gratis. Jangan khawatir, karena program yang sudah dilakukan sejak tahun 2016 ini akan diadakan setiap tahun. KLKH juga membuka kesempatan pengambilan bibit tanaman di tiga lokasi yang disediakan. Yaitu beralamat Tapos, Cimanggis; Dramaga di Bogor (belakang kampus IPB). Yang satu lagi kalau tidak salah di daerah Pesanggerahan. Mohon maaf kelupaan nama tempatnya, kalau ada yang mau mengoreksi dipersilakan ya😁. Satu lagi info yang akan saya bagi semoga berguna bagi anda. Yaitu bibit tanaman ini bisa diminta dalam jumlah banyak, misalnya 1000 bibit. Bisa untuk satu RT RW di lingkungan rumah, sekolah, atau komunitas. Dengan cara mengajukan surat permohonan permintaan bibit tanaman. Disertai lampirannya berupa titik atau denah lokasi yang bisa diambil dari gmap. Serta area yang akan dijadikan tempat penanaman bibit tanaman.

2 thoughts on “Bibit Tanaman Gratis dari KLHK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>