Berempat Ikut Aksi Earth Hour 2018

Jumat kemarin tanpa sengaja saya membaca tentang earth hour di timeline twitter tepatnya dari akun milik @dinsosDKI1. Keberuntungan tersendiri bisa membaca info kegiatan earth hour, karena saya yang biasanya ingat dan menunggu kesempatan tersebut, kali ini lupa . Alhamdulillah, tahun ini kami berempat ikut aksi earth hour 2018.

Sejak tahun 2014 pertama kalinya anak-anak di rumah saya ikut sertakan dalam kegiatan nyata pada earth hour 2014. Walau usia mereka baru 5 dan 3 tahun, tapi anak-anak antusias mengikuti earth hour. Tentu saja masih sekedar senang dengan suasana gelap di seluruh rumah sendiri, sementara di luar dan di rumah tetangga terang benderang. Senang karena bisa menyalakan lilin di kegelapan malam, bukan karena pemadaman dari PLN tapi atas kesengajaan. Anak-anak seperti ketagihan, semenjak diikutsertakan earth hour pertama kalinya. Mereka semakin sering menanyakan kapan akan ada kegiatan earth hour lagi.

Sayangnya kegiatan yang selalu diadakan pada bulan Maret ini tidak bisa kami ikuti tiap tahun. Ada saja alasan yang menjadi penyebab saya dan anak-anak tidak memadamkan listrik di rumah. Pada tahun 2015 kebetulan sedang menginap di rumah mertua. Tahun 2016 ada Pakdhe dari Jawa datang berkunjung. Sementara tahun 2017 juga tidak bisa, hanya saya lupa apa yang menjadi penyebabnya. Untuk tahun 2018 saya pun hampir melewatkan ikut aksi earth hour, kalau saja tidak sempat melihat isi twit yang ada di timeline. Malam harinya langsung saja info tentang earth hour 2018 diberitahukan ke anak-anak di rumah. Tanggapannya seperti yang sudah saya duga. Tentu saja mereka sangat senang, bahkan sampai joget-joget .

Earth Hour 2018

Malam yang ditunggu akhirnya datang, aksi earth hour 2018. Earth hour yang selalu jatuh pada bulan Maret, hari Sabtu, dan pukul 20.30-21.30 pada tahun ini diselenggarakan pada tanggal 24 Maret 2018. Seperti biasa para peserta aksi hanya diminta untuk memadamkan atau tidak menggunakan listrik sama sekali selama satu jam. Siapa saja bisa ikut kegiatan earth hour, seperti individu, kelompok, institusi, gedung perkantoran, dan sebagainya.

Berempat Ikut Aksi Earth Hour 201

Senter sedang diisi ulang dulu

Mengulang aksi earth hour 2014 yang lalu, anak-anak sudah siap sejak maghrib. Mereka selalu bertanya–tepatnya mengingatkan–kapan earth hour dimulai. Selesai sholat isya saya sudah mengingatkan anak-anak untuk bersiap melakukan aksi yang juga dilakukan oleh masyarakat di seluruh dunia pada waktu yang sama. Tapi sebelumnya mereka harus sudah menggosok giginya supaya nanti setelah selesai ikut aksi yang pastinya sudah ngantuk, bisa langsung tidur. Mereka langsung bersemangat untuk bersiap, mengambil senter yang sudah memang disiapkan dari pagi hari. Untuk aksi earth hour 2018 kali ini peserta bertambah satu, kali ini ada adek ketiga saat ini berusia 2 tahun 10 bulan yang ikutan. Jadi kami berempat yang ikut aksi earth hour 2018, kenapa Cuma berempat? padahal isi rumah ada lebih. Sisanya mereka memilih untuk tidur atau hanya berada di dalam kamar saja. Kecuali uyut, mereka sudah dinfokan kalau kami akan ikutan aksi memadamkan listrik selama satu jam.

Kondisi sesaat sebelum listrik dipadamkan

Setelah senter siap, kami pun turun ke bawah dan saya bersiap untuk memadamkan aliran listrik. Dengan cara menurunkan tombol yang ada di meteran listrik milik PLN selama satu jam ke depan. Anak-anak mengintili saya yang membuka pintu dan keluar untuk memadamkan listrik tepat pada pukul 20.30 malam sesui jadwal yang telah ditentukan. Tidak terjadi perubahan terlalu banyak bila kami tetap berada di luar rumah, karena kebetulan pas di depan rumah ada lampu penerangan jalan. Jadi tetap terang karena mendapatkan sinar dari lampu tersebut. Senter yang telah disiapkan ternyata tidak digunakan selama kami berempat yang ikut aksi earth hour 2018. Beberapa detik kemudian uyut yang memang tidak diinfokan akan ada pemadaman listrik lokal, mulai bertanya. Dengan menggunakan bahasa Jawa, ïki lampu ne mati, mung kene tok opo kabeh?” (ini lampu ne mati, hanya sini saja atau semua?). Saya tidak memberikan jawaban, karena akan sulit menerangkannya ke beliau, berhubung dengan keterbatasan pendengarannya. Sampai akhirnya uyut keluar menengok ke kami dan mendapati kami tengah asyik duduk di ruang tamu sambil pintu dibuka. Supaya kami tetap mendapatkan sinar dari lampu penerangan jalan.

Kelalaian untuk saya karena tidak menyiapkan permainan yang asyik untuk anak-anak yang antusias mengikuti aksi earth hour 2018 kali ini. Padahal sehari sebelumnya saya sudah berencana akan ke pasar gembrong untuk membeli mainan ludo dan ular tangga. Tapi sayang tidak ada waktu untuk ke sana dan alasan yang paling kuat adalah ini sudah tanggal tua, jadi harus lebih berhemat dan lebih bijak dalam membelanjakan uang. Akhirnya saya menggantikan ludo fisik dengan yang daring, hasil dari mengunduhnya sesaat sebelum memadamkan listrik. Mengisi malam yang sedikit gelap di ruang tamu, kami berempat ikut aksi earth hour 2018 dengan memainkan ludo. Ternyata ludo daring sangat mudah untuk dimainkan bahkan untuk adek yang masih batita. Sekali putaran sampai ada yang menang pas membutuhkan waktu selama satu jam lebih sedikit (tidak sampai lima menit).

Demikianlah aksi earth hour 2018 kali ini, kami mengisinya dengan kegiatan bermain ludo daring. Setelah selesai bermain ludo saya pun menyalakan listrik lagi dengan cara menaikan tombol yang ada di meteran listrik. Satu harapan saya yang belum kesampaian saat mengikuti aksi earth hour adalah mengajak peran serta tetangga rumah. Semoga tahun depan bisa mengajak minimal satu rumah untuk ikut serta, jadi menghabiskan waktu selama satu jam akan lebih seru lagi. Malah kalau bisa mengadakan acara bersama untuk anak-anak. Bagaimana dengan anda, sudah pernah ikutan aksi earth hour atau belum?

6 thoughts on “Berempat Ikut Aksi Earth Hour 2018

  1. Earth Hour harus menjadi gaya hidup kita semua, karena ini adalah upaya menjaga alam, agar tetap lestari. Upaya ini harus terus menerus digaungkan kepada publik akan pentingnya Earth Hour ini.

Leave a Reply to Caroline Adenan Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>