Banjir Dan Jalan Berlubang

Jalan berlubangHujan telah mulai jarang turun. Banjir yang menggenangi beberapa wilayah di Jakarta dan sekitarnya pun alhamdulillah telah surut.

Penduduk yang kebetulan rumahnya sempat tergenang banjir beberapa pekan lalu mulai kembali ke rumah. Menata kembali rumah dan hidupnya, agar dapat berlangsung seperti biasanya. Sisa air yang masuk ke rumah sudah tidak terlihat lagi. Semua genangan air sudah hilang.

Banjir Dan Jalan Berlubang

Yang tertinggal dari hujan dan banjir selain tumpukan sampah di beberapa tempat adalah jalan yang berlubang. Banjir dan jalan berlubang adalah masalah klasik yang terus berulang tiap tahunnya. Sama seperti masalah banjir dan sampah yang tidak kunjung selesai. Pun belum ada jalan keluarnya.

Lihat saja hampir di seluruh jalan-jalan protokol di Jakarta banyak yang berlubang. Mulai dari yang berukuran kecil dan dangkal hingga berukuran besar dan sangat dalam. Akibat dari lubang itu tentu menyebabkan beberapa kejadian kecelakaan. Ada saja pengguna kendaraan bermotor yang kurang waspada dan tidak tahu akan mengalami kecelakaan.

Seperti seorang teman ada yang mengalami kecelakaan akibat motornya terperosok masuk ke lubang. Hingga dua lubang bahkan. Begini ceritanya, saat kejadian banjir dua pekan lalu teman yang mengendarai motor masuk ke sebuah lubang pertama. Masih dalam kondisi berusaha menyeimbangkan laju motornya yang sempat oleng. Tiba-tiba dia masuk lagi ke dalam lubang (kedua) yang ada di depannya. Mengakibatkan motor dan pengendaranya terjatuh dan mengalami luka yang cukup serius di bagia kaki.

Kebetulan semua lubang di jalan saat itu tertutup oleh genangan air akibat banjir. Jadi tidak terlihat oleh pegendara motor maupun mobil. Begitulah akibat lubang yang kecil sekali pun dapat menyebabkan kecelakaan yang begitu parah bagi yang mengalaminya.

Lubang-lubang di jalan itu bukan hanya di jalan protokol saja, melainkan juga di jalan di daerah perumahan. Semoga saja lubang-lubang itu segera diperbaiki. Hingga tidak akan ada lagi korban, baik yang hanya terluka maupun yang kehilangan nyawa.

4 thoughts on “Banjir Dan Jalan Berlubang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>