Aneka Ukuran Bedug

Bedug dengan kakiPada hari ini tidak terasa bulan Ramadhan sudah dilewati sebanyak 13 hari, semoga saya dan anda masih punya kesempatan untuk meningkat amal ibadah. Sehingga tidak menjadi hamba yang merugi kelak saat harus berpisah dan tidak bertemu kembali dengan bulan Ramadhan yang penuh berkah. Setelah terkahir memposting tentang kegiatan yang saya lakukan dengan tiga dara jelang berbuka. Anda dapat membacanya di postingan yang satu iniĀ nanas madu sebagai hidangan pelengkap untuk berbuka puasa.

Sekaligus untuk mengalihkan perhatian lapar dan haus nona dan gadi kecil yang sedang belajar puasa. Kali ini saya ingin menuliskan tentang bedug. Ya, masih ada kaitannya dengan serba-serbi di saat bulan Ramadhan dan nanti takbiran jelang Idul Fitri.

Sudah sejak pekan pertama Ramadhan, yang awal puasanya jatuh pada hari Sabtu tanggal 26 Mei 2017 ini. Saya melihat sudah ada beberapa pedagang di Matraman yang mulai memajang aneka ukuran bedug sebagai barang jualannya. Mereka memang sudah mulai menjual aneka ukuran bedug lebih awal, mungkin karena mereka juga menjadi pedagang kambing yang diperuntukan sebagai qurban maupun aqiqah. Jadi lebih siap dengan persediaan kulit kambingnya yang digunakan untuk membuat aneka ukuran bedug. Walau letaknya dekat dari rumah dan saya sering mengajak anak-anak melihat kambing di tempat ini. Tapi baru sekarang tertarik untuk menuliskan tentang aneka ukuran bedug yang mulai dipajang sebagai jualan ini. Kebetulan juga karena sekarang ini masih sering bolak-balik ke tempat pedagang kambing ini untuk mengajak anak-anak untuk melihat dan mengenal bentuk salah satu hewan yang dipilih saat qurban. Terutama kepada putri kecil yang baru berusia 2 tahun, senang sekali bila diajak melihat. Bahkan meminta sendiri untuk melihat kambing sebelum ditawari.

Aneka ukuran bedug

Mari tengok dulu sekilas tentang sejarah bedug di Indonesia yang saya dapat dari hasil gugling. Didapati dari id.wikipedia ternyata bedug memiliki sejarah yang panjang di Indonesia dan mulai dikenal sejak Laksamana Cheng Ho seorang laksamana muslim yang berasal dari Cina datang ke Semarang. Yang kemudian menghadiahi bedug kepada Raja Jawa saat itu. Bedug sendiri di Indonesia biasanya lebih difungsikan sebagai alat untuk penanda sesaat sebelum azan ajakan sholat. Jujur saya jarang melihat bedug berada di masjid di Jakarta. Padahal jumlah masjid di Jakarta sangat banyak, tapi hanya beberapa masjid saja yang memilikinya. Beberapa yang pernah dilihat, hanya di masjid-masjid besar. Mungkin karena dianggap membawa unsur dari bukan Islam, jadi ada yang tidak mau menggunakan bedug di dalam masjid.

Saat ini bedug sudah sangat luas fungsi dan pemakaiannya, tidak hanya untuk penanda sesaat sebelum azan ajakan sholat. Diantaranya sebagai alat musik, membangunkan orang (dengan berkeliling) untuk sahur, takbiran di malam jelang Idul Fitri. Kembali ke aneka ukuran bedug yang sudah dipajang untuk dijual oleh pedagang kambing di Matraman. Bedug yang dijual sesuai judul postingan ini, memang dijual dengan aneka ukuran mulai dari yang kecil hingga yang besar. Mungkin yang berukuran kecil diperuntukan untuk anak-anak. Sebagai pemikat diwarnai dan digambar aneka tokoh kartun yang akrab dan dikenal oleh anak melalui film.

Membuat bedug

Harga aneka ukuran bedug pun bervariasi tergantung dari ukuran diameternya. Untuk yang berukuran kecil dijual dengan harga antara 100 ribu hingga 250 ribu, ini sudah lengkap dengan alat pukulnya dan kaki untuk tempat bedugnya. Kalau hanya bedugnya saja ada yang menghargai 100 ribu. Untuk yang berukuran sedang akan dihargai 400 ribu, sementara yang berukuran besar seukuran drum ada yang menghargai 800 ribu sampai dengan 1,4 juta yang lengkap dengan alat pemukul dan kakinya. Bagi para calon pembeli yang ingin membuat sendiri bedugnya, maka pedagang juga menyediakan kulit kambingnya saja. Yang sudah siap untuk dirakit menjadi sebuah bedug. Ukuran dari kulit kambing pun bervariasi sesuai dengan lebarnya, ada yang menjual dengan harga 150 ribu hingga 200 ribu per lembar. Beda pedagang beda harga, maka kalau saya yang akan beli pasti akan bertanya dulu boleh kurang atau tidak harganya? :)

Setiap tahun rutinitas menjual aneka ukuran bedug sudah dijalani oleh pedagang kambing yang berada di jalan Kayumanis Barat, Matraman. Baru kemarin saya sempat bertanya dan baru tahu variasi harga bedug yang terbuat dari drum berbahan kaleng. Ketiga dara yang ikut mendengarkan saya bertanya tentang harga bedug, ikutan merengek dibelikan bedug. Saya belum mempertimbangkan apakah akan membelikan mereka bedug atau tidak. Alasannya mereka perempuan, masa ikut menabuh bedug. Tapi kalau hanya untuk seru-seruan dan memperkenalkan apa itu bedug, mungkin bisa dipertimbangkan untuk dibelikan yang berukuran kecil. Apakah anda tertarik untuk membeli salah satu bedug untuk memeriahkan takbiran tahun ini? Silahkan datang saja ya ke alamat itu biar puas untuk memilih sendiri. Selain bedug mungkin anda tertarik untuk membeli kambing, bisa dipesan di tempat itu sekaligus.

Kulit kambing untuk bedug

Incoming search terms:

  • bentuk buku nikah yg di photo copy untuk pembuatan akta kelahiran di kota medan
  • ukuran bedug
  • variasi bedug drum

16 thoughts on “Aneka Ukuran Bedug

  1. Kalo lebaran haji tiba. Eh bukan. Idul adha tiba, kan banyak hewan2 ternak yang dipotong kambing, sapi, domba, kerbau. Nah kalo di kandang punyanya papaku, kukitnya dipisah dan dijemur, dan setelah selesai h+1 idul adha pemborong kulit sapi baru pada ke kandang untuk beli kulit2 daging yang dipotong itu, waktu aku ngelayanin para pembeli kulit iseng tanya, utk apa kulitnya. Ternyata utk bedug. Huhu. Prosesnya cukup lama untuk jadi bedug :)

  2. Terkadang kita lupa, bahwa zaman dahulu sebelum ditemukan pengeras suara… bedug sangat berguna untuk memanggil para jamaah sholat datang ke masjid… karena suara adzan seseorang mempunyai jarak yang terbatas…

Leave a Reply to Fawwaz Ibrahim Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>