Aneka Lomba Agustusan di RW

image

Jalan depan rumah yang biasanya sepi, pagi ini berbeda. Akan digunakan sebagai arena aneka lomba agustusan di RW . Maklum saja sekarang sudah tidak ada tanah kosong atau lapangan. Yang bisa dipakai sebagai arena  perlombaan. Akhirnya jalananlah yang dialih fungsikan sementara untuk satu hari ini. Kebetulan juga di depan rumah saya adalah rumah Bu RW. Yup ini adalah aneka lomba agustusan di RW, tentunya untuk warga satu RW.

Dari semalam sudah mulai dipasang tenda. Tujuannya agar para peserta lomba, yang kebanyakan anak-anak tidak kepanasan. Panitia yang berasal dari anak-anak muda sudah mulai kumpul. Sejak pukul 7.00 untuk melakukan persiapan. Menyusun hadiah, menyetel musik, menyiapkan dan menerima pendaftaran peserta. Warga yang ingin anaknya ikut lomba mulai berdatangan dari pukul 8.00. Se-rukun warga ada 15 RT dan masing-masing RT mengirimkan warganya. Tadi saat diabsen diumumkan ada 3 RT yang belum ada perwakilannya yang datang untuk ikut lomba.

Pukul 9.00 aneka lomba agustusan di RW dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dilanjutkan lagu 17 Agustus sebagai lagu kedua. Anak-anak mulai umur 4-8 tahun yang memang sudah tidak sabar ingin ikut lomba. Mengikuti panduan MC untuk menyanyikan kedua lagu itu di depan meja hadiah.

Akhirnya aneka lomba agustusan di RW saya pun dimulai. Dimulai dengan perlombaan untuk anak-anak terlebih dulu. Anak-anak yang telah mendaftar ikut lomba, namanya mulai dipanggil satu persatu. Yuk lihat ada apa saja di aneka lomba yang digelar di RW saya:
1. Perlombaan yang duluan mulai adalah lomba mengambil dan memindahkan bendera. Anak diharuskan berlari dari satu tempat ke tempat lain untuk mengambil bendera yang disediakan. Kemudian memindahkannya. Dengan cara kembali lagi ke tempat semula untuk menaruh bendera yang tadi diambil

image

2. Lomba kelereng menjadi lomba kedua yang dilakukan. Dalam lomba ini masing-masing peserta berjalan. Menuju satu tenpat dan kembali ke tempat awal dengan memegang sendok berisi kelereng
3. Menyusun batang korek api ke kotaknya. Panitia menuang batang korek api dari dalam kardus. Selanjutnya peserta diminta untuk menyusun kembali batang korek api ke kardusnya seperti semula

image

4. Memasukan paku ke dalam botol menjadi lomba yang diperuntukan bagi anak berumur 8 tahun ke atas. Peserta diikatkan tali di pinggamgnya, di mana tali telah diikatkan paku di bagian ujungnya

image

5. Lomba makan kerupuk tidak ketinggalan untuk diadakan. Seperti biasa kerupuk digantungkan di seutas tali. Peserta lomba diharuskan memakan kerupuk yang tergantung tersebut.

image

Lomba untuk anak sudah selesai sampai dengan dibagikan berbagai macam hadiah saat waktu Dzuhur. Aneka lomba di RW dihentikan sejenak, untuk kemudian dilanjutkan kembali. Pukul 14.00 mulailah para warga berkumpul kembali di arena perlombaan. Kali ini para ibu dengan perlengkapan dapurnya. Mulai dari kompor beserta gasnya, cobek, muntu, piring, penggorengan, sodet, pisau, aneka bumbu dapur, dan minyak. Mereka akan ikut lomba memasak pecel lele. Sayangnya tidak semua RT mengirimkan perwakilannya. Terkumpul hanya enam kelompok, yang beranggotakan tiga orang. Masing-masing kelompok mewakili RTnya. Perlombaan dimulai dengan pengambilan sepuluh ekor ikan lele yang sudah dibersihkan. Masing-masing kelompok mengirimkan perwakilannya untuk mengambil ikan. Selanjutnya perlombaan memasak pecel lele pun dimulai. Diiringi dengan goyang dumang dan lagu dangdut lainnya.

image

Selagi yang lomba masak pecel lele sibuk di “dapur”nya. Ibu-ibu yang belum ikut lomba, ikut lomba bakiak. Seru juga liat pakai bakaiak panjang begitu. Ada juga yang sampai tabrakan juga.

Para ibu yang memasak pecel lele sudah selesai, tinggal menunggu hasilnya. Karena masakan para ibu peserta lombasedang dicicipi dan dinilai oleh para juri. Sementara menunggu hasil penilaian para juri. Panitia yang berasal dari karang taruna pun tidak mau ketinggalan berpartisipasi. Mereka mengadakan lomba joget. Sayangnya saya tidak bisa menonton untuk lomba joget ini. Karena harus memerah ASI untuk dara kecil. Ditambah kepalanya sudah nyutnyutan pusing. Hanya bisa dengar keramaiannya dari dalam kamar. Lomba joget dengan diiringi musik ini harus berebutan kursi untuk duduk. Peserta diharuskan untuk berjoget dan harus menduduki kursi setiap kali musik dimatikan. Siapa yang tidak kebagian kursi maka dia kalah. Saat itu pula kursi dikurangi satu satu. Sanpai akhirnya kursi tersisa satu. Itulah yang menjadi juaranya.

image

Aneka lomba agustusan di RW saya akhirnya selesai semuanya pada pukul 16 lewat. Bagaimana dengan di tempat tinggal anda? Lombanya meriah atau tidak? Yuk berbagi cerita di sini.

11 thoughts on “Aneka Lomba Agustusan di RW

  1. Lombanya mayan banyak ya… dan seru.. Alhamdulillah di RT ku juga ngadain lomba2, tapi baru sehari sebelum tujuhbelasan berlangsungnya. Yang lainnya kebanyakan kan pada seminggu sebelumnya

  2. Ya Allah, lihat dan baca postingan ini tetiba jadi kangen sangat dengan kampung di Surabaya dan juga suasana menjelang dan selama Agustusan. Di sini (tempat tinggal yang sekarang) sepiii.. Bahkan gak ada yang pasang bendera. :(

    • Itu tandanya perlu rehat dan mudik :mrgreen:. Mang sekarang tinggal di mana kok sampai tidak ada yang pasang bendera? Sedih banget

  3. kemaren di tempat ku engga ada lomba makan kerupuk hehehe rasa nya tuh gimanaaaa gitu kalau belum lengkap dengan lomba yang satu itu 😀 rasa nya ada yang kurang gak sempurna hehehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>