Anak-Anak Antusias Mengikuti Earth Hour

Earth Hour

Baru pagi ini sempat buat postingan tentang pengalaman Sabtu malam kemarin. Ya betul sekali kami mengikuti kegiatan Earth hour 2014.

Kami yang saya maksudkan adalah hanya seisi rumah saja dikurangi dengan suami. Kebetulan suami sedang ada acara dengan kantornya di luar kota.

Anak-Anak Antusias Mengikuti Earth Hour

Earth hour 2014 kali ini menjadi menarik, karena kedua putri saya mulai ikutan. Walau mereka masih berumur 5 tahun 4 bulan dan 3 tahun 11 bulan, tapi cukup antusias. Sebenarnya saya sudah mulai mengikutkan anak-anak sejak mereka masih bayi. Hanya tahun 2013 yang lalu saya terlewat, karena lupa dan salah melihat tanggal.

Sabtu, 29 Maret yang lalu anak-anak sudah mulai aktif dan antusias ikutan menyalakan lilin. Padahal kondisinya mereka sedang kurang enak badan (sumeng). Mulai dari mempersiapkan lilin untuk dinyalakan saat lampu dimatikan hingga menunggu selama satu jam. Bahkan sempat sulung saya menangis karena tangannya terkena cairan lilin yang tumpah :D. Kegiatan tetap dilanjutkan.

Saya tidak menyiapkan kegiatan atau makanan dan minuman apapun untuk anak-anak. Alasannya kondisi anak yang sedang sumeng. Jadi saya mengkondisikan mereka untuk dalam kondisi siap tidur. Kondisi siap tidur adalah sudah sikat gigi, pipis, cuci kaki tangan muka, dan sudah ganti pakaian.

Untuk menghilangkan bosan akhirnya saya mengajak anak-anak untuk keluar rumah. Sambil berfoto-foto dengan menggunakan kamera bb yang tanpa lampu cahaya. Nah saat di luar rumah, asisten tetangga depan rumah juga keluar. Menanyakan kenapa lampunya mati semua gitu. Saya pun akhirnya memberi penjelasan kalau kami sedang mengikuti earth hour 2014.

Setelah bosen berfoto di luar rumah akhirnya kami pun masuk ke dalam rumah lagi. Dengan pintu tetap di buka untuk mengurangi rasa panas dan gelap. Anak-anak meminjam tab milik eyangnya untuk memainkan beberapa permainan yang ada. Itu pun tidak membuat anak-anak anteng dan bertahan lama. Kami pun akhirnya berada di ruang tamu dengan ditemani 2 batang lilin. Bertahan di ruangan ini hingga satu jam berlalu.

Setidaknya kali ini kami telah berhasil berpartisipasi dalam earth hour 2014. Anak-anak pun cukup menikmatinya, walau minim kegiatan yang menarik. Mudah-mudahan pada kesempatan akan datang kami dapat menularkan kegiatan ini kepada para tetangga yang lain. Sehingga dapat diisi dengan kegiatan yang lebih menarik lagi. Khususnya untuk anak-anak.

 #EarthHour2014 Ini aksi kami mana aksi anda?

14 thoughts on “Anak-Anak Antusias Mengikuti Earth Hour

  1. jadi inget masa kecil, mati lampu… ya gitu seperti halnya anak2 di atas .. tapi bukan gadget yang dimainin, lampu cempor! – begitu lampu nyala lubang idung item2 dan kotor … hadeuh! *tepokjidat*

  2. Kalo saya gak pernah ngikutin pas tanggalnya mbak, lha wong sering mati lampu hingga pagi hari koq… Jadi sama kayak Earth hour hehehe…

    Waktu belon punya anak pernah ikutan. Sama juga tetangga pada nanyaain kenapa lampunya koq padam semua. Yang pada gak tau pasi begitu. Sekarang punya anak, suka alergi mbak, jadi gak bisa. hanya saja kami selalu memilih ujtuk lebih bijak menggunakan listrik. Pasti ada aksi dan cara lain untuk cinta lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>