Akhirnya Punya Pompa ASI Elektrik Medela Swing

image

Alhamdulillah, akhirnya saya punya pompa ASI elektrik (breast pump). Setelah harus mengalami payudara yang terkena radang. Sakitnya bukan main, sampai panas dingin dan sekujur tubuh merasa sakit. Rasanya seperti ditusuk-tusuk. Diputuskan untuk membeli pompa ASI elektrik merek medela. Padahal kedua anak terdahulu tidak pakai merek ini. Produk lokal kata penjualnya enam tahun yang lalu saat pertama kali saya membeli pompa ASI elektrik.

Sudah sejak enam tahun yang lalu saya mengenal dan menggunakan pompa ASI elektrik. Demi menyediakan ASI elsklusif selama enam bulan. Sayangnya saat itu saya belum mengenal medela dengan baik. Yang diketahui hanya harganya yang mahal, kalau tidak salah ingat sudah 1 jutaan lebih waktu itu. Sementara merek lokal hanya 250 ribu.

Dengan alasan harga murah saya lebih memilih merek lokal. Saya cukup senang di awal penggunaan. Karena ASI dapat keluar dengan lancar. Bahkan bila beruntung saya bisa mendapatkan 240 ml ASI dalam sekali pompa (dua PD). Sayangnya kesenangan itu tidak bertahan lama. Pompa ASI elektrik merek lokal itu rusak, entah kenapa tidak mampu menyedot lagi. Hingga saya pum harus membeli lagi sampai dengan 4 atau 5 (lupa) kali merek yang sama. Mulai beli dari harga 250 ribu sampau naik harganya jadi 350 ribu. Pompa ini dipakai untuk 2 anak saya, karena anak pertama saya kesundulan. Jadi tidak sampai 2 tahun saya memiliki 2 orang anak. Padahal kalau beli merek medela menurut pendapat orang yang telah menggunakannya. Pompa ASI merek medela sangat awet, bahkan hingga 3-5 tahun. Menyesal tentu saja, tadinya mau mengirit malah jadi lebih mahal.

Untuk anak ketiga, saat masih di rumah bersalin. Saya meminta tolong suami untuk mencarikan alat pompa ASI elektrik dan botol penyimpan ASI perah (ASIP) di pasar pramuka. Kali ini saya sudah tertarik dan berencana untuk membeli pompa ASI merek medela. Makanya sudah pesan ke suami untuk mencari dan membelikan pompa ASI elektrik merek medela. Ternyata di pasar pramuka tidak ada yang menjual pompa ASI merek medela. Menurut pengakuan suami, sudah putar-putar di pasar tapi tidak ada yang menjual. Ada merek lain entah produksi mana, mirip sekali dengan merek yang pernah saya miliki dan pakai enam tahun lalu. Hanya warnanya saja yang berbeda, dulu warna biru ungu, sementara yang sekarang berwarna kuning.

Eh, memang dasarnya emak-emak. Susah kalau harus menghilangkan sifat iritnya. Pasti yang didahulukan adalah mencari harga yang super duper murah sekaligus mendapatkan barang yang berkualitas bagus. Daripada tidak ada, saya pun akhirnya menyetujui tawaran suami untuk membeli merek yang baru saya kenal ini. Harganya tentu saja jauh lebih murah dibandingkan medela, yaitu 350 ribu. Tapi sayang di sayang pompa ASI elektrik merek baru ini tidak berfungsi. Mesinnya sih nyala, tapi untuk menyedot ASI sama sekali tidak keluar. Bahkan setelah saya tunggu beberapa saat lamanya dan berulang kali dicoba. Kejadian lagi deh, niatnya ingin irit tapi malah jadi boros.

Dari dua pengalaman itu lah saya mengambil pelajaran, kali ini mencoba membeli pompa ASI elektrik merek medela. Walau harganya lumayan mahal, demi bisa mendapatkan ASIP untuk anak. Saya harus lanjut dan bulatkan tekad untuk membeli pompa ASI medela.

Saya pun mencari informasi berapa harga dan di mana membeli produk medela tentu dengan bantuan om gugel. Ternyata setelah baca sana sini, baru tahu kalau merek medela punya beberapa tipe. Dari pompa ASI yang manual hingga elektrik. Untung juga suami waktu di pasar pramuka tidak mendapatkan medela. Kalau sampai ada pedagang yang menjual, tentunya saya akan bingung bila ditawari ingin membeli tipe yang mana. Hasil baca pendapat para busui yang sudah menggunakan medela. Ada satu pilihan yang sepertinya cocok dengan saya dan kantong. Medela swing yang menjadi pilihan untuk dicoba.

Tipe sudah ditentukan toko online yang dituju pun sudah ada. Saat bertanya dan ingin memesan kepada petugas toko online ternyata produknya sedang habis. Ya sudah rencananya berubah, ingin mencari ke ITC, tapi entah di toko apa. Saya pun mencoba menghubungi saudara untuk meminjam kendaraan pada hari Sabtu kemarin. Seperti biasa beliaunya bertanya detail untuk keperluan apa. Jawaban yang diminta pun, harus diberikan detail. Bukan karena tidak percaya, hanya sebuah kebiasaan karena peduli dan sayang. Ternyata beliau malah menawarkan untuk mengantar ke ITC. Belum juga disetujui, eh sudah berubah lagi. Beliau bilang “medelanya sudah dipesankan, besok sudah ada barangnya. Jadi tidak usah pergi.”

Ternyata saya dibelikan medela oleh beliau. Tapi tidak mau GR dulu, jadi tetap tanya belinya di toko mana. Tapi tidak dijawab, ya sudah sekalian saja pesan tipe medela yang saya inginkan. Khawatir nanti dibelikan dengan tipe yang berbeda. Selain itu saya hanya menyediakan dana hanya untuk medela swing. Yang harga di toko online Rp. 1.875.000 entah kalau di toko offline. Di kotak kemasan pompa ASI medela swing-nya sih ada barcode harganya Rp. 2.100.000. Masih belum tahu, apakah harga belinya di toko sama atau beda dengan harga yang ada di kemasannya. Masalah bayar membayar urusan belakangan dan biasanya kalau sudah dibelikan maka tidak akan bersedia untuk diganti uangnya. Kemarin sekitar pukul 11-an medela swing yang saya inginkan sudah ada di tangan. Diantarkan oleh pegawainya saudara saya itu. Akhirnya punya pompa ASI elektrik medela swing.

Sampai postingan ini dipublish, baru bisa mengucapkan terima kasih atas pompa ASI elektrik medela swingnya kepada Unda.

15 thoughts on “Akhirnya Punya Pompa ASI Elektrik Medela Swing

  1. woghh… dari dulu mihil aja ini pompa asi ya mba..

    dulu pengen beli waktu masih baru lahiran, sekira 5 tahun yll.. tp liat harganya, mihil, urung deh.. akhirnya lbh milih pake tangan. Alhamdulillah gampang dan hasilnya luar biasa melimpah. cepet pula prosesnya. tp ga enaknya, ga bisa disambi kerja. jadi mesti ke ruangan yg tertutup dulu baru perah2..
    skrg, alat2 makin canggih, teman saya di kantor banyak pake ini. tinggal pasang cover, trus pencet tombol deh. bisa disambi kerja 😀

  2. Aduuh aku juga pingin punya pompa asi listrik, eh manual pun belum punya. Huhuu… Moga ada rejeki ah, bntar lg lahiran n mau jd pejuang asip soalnyaaa

  3. waktu pertama melahirkan, saya dapet pompa ini dari RS, sistemnya sewa dengan biaya yang muraaah sekali, ngg sampai 1 CHF perharinya. Di Swiss memang ada policy seperti itu..dan memang membantu sekali ya..apalagi buat yang pertama kali :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>