5 Tradisi Pemakaman Istimewa Ada di Indonesia

Indonesia, sebuah negara kepulauan yang berjajar rapi dikelilingi oleh lautan dari Sabang hingga Merauke. Setiap jengkal pulau ada sukunya masing-masing, dengan budaya yang berbeda-beda. Membuat negeri yang indah ini layak menyandang gelar Zamrud Khatulistiwa. Karena kaya dengan keanekaragaman suku, adat istiadat serta budayanya.

Mulai dari bahasa, sebagai alat komunikasi antar warganya sehari-hari. Bentuk bangunan, yang digunakan sebagai tempat ibadah, pertemuan atau perkumpulan, dan tempat tinggal. Cara berpakaian, dengan berbagai jenis kain, model, dan coraknya. Lengkap dengan keseniannya yang sangat bernilai tinggi, ada seni tari, pertunjukkan, lukisan, dan patung. Belum lagi jenis olahan makanannya, yang beraneka warna, rupa dan rasa. Membuat siapapun yang melihatnya tergoda untuk mencicipi. Kesemuanya membuat kekayaan Indonesia begitu tak terhitung nilainya. Sebab itulah, saya bangga lahir, besar, dan menghabiskan umur di negeri ini. 

Bicara tentang suku dan adat istiadat di Indonesia tidak akan cukup dalam satu hari, saking banyaknya. Salah satunya tentang tradisi atau adat memakamkan jenazah. Bila jeli, akan terlihat banyak sekali cara dan prosesnya. Satu sama lain memiliki perbedaan dan ada ciri khas tersendiri. Hingga kini, tradisi pemakaman ini masih ada yang terus berlanjut dilakukan. Sementara yang sudah tidak berlanjut, dianggap sebagai peninggalan sejarah yang dijadikan sebagai cagar budaya untuk tujuan wisata. 

5-Tradisi-pemakaman-ada-di-Indonesia

Biasanya tradisi memakamkan yang akan saya ceritakan di bawah, bukan dari penganut agama Islam. Karena terdapat perbedaan yang begitu mencolok, di mana kalau jenazah orang Islam pasti akan dikafankan dan dikuburkan di dalam tanah. Biar tidak penasaran di mana letak perbedaannya, lanjut bacanya dulu ya. Bila membicarakan tentang tradisi atau tata cara memakamkan jenazah di suatu wilayah. Sudah pasti akan dipengaruhi oleh ajaran agama yang dianut oleh orang yang bersangkutan semasa hidupnya. Selain itu juga sedikit banyak akan dipengaruhi oleh kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat setempat. 

5 Tradisi Pemakaman Istimewa Ada di Indonesia

Berikut ini akan saya ceritakan 5 tradisi pemakaman istimewa ada di Indonesia. Oleh-oleh dari mendatangi acara pekan kebudayaan nasional pekan lalu. Anda bisa membaca tulisannya di tautan ini. Sebenarnya tidak terbatas hanya 5 jumlah tradisi pemakaman istimewa ada di Indonesia. Kalau mau mencarinya akan ada lebih banyak lagi jumlahnya, tapi kali ini saya akan menuliskan 5 saja. Apa saja dan bagaimana 5 tradisi pemakaman istimewa itu dilakukan, ini dia:

Satu: Trunyan

Adalah nama sebuah desa di Kintamani, Bali.Masyarakat di desa ini memiliki ritual khusus bagi orang yang sudah meninggal dunia. Tidak dikubur atau dibakar (ngaben), melainkan jenazah hanya diletakkan di permukaan tanah saja. Dengan bagian wajah dibiarkan terbuka, sedangkan tubuhnya diselimuti kain. Dibiarkan membusuk dan terurai sampai hanya tersisa tulang kerangkanya. Untuk melindungi dari hewan liar, jenazah ditutup dengan ancak saji. Berupa anyaman bambu berbentuk prisma. Menariknya, tidak ada bau yang timbul dari proses pembusukan jenazah di kawasan Trunyan. Bau wangi dari pohon taru menyan diyakini sebagai penetral bau busuk. 

Trunyan tradisi pemakaman istimewa yang ada di Indonesia

Ada tiga area pemakaman yang penggunaannya diatur sesuai adat dan kepercayaan yang dianut masyarakat Trunyan, yaitu: 

  • Sema Wayah: tidak semua orang mati di Trunyan bisa disemayamkan di sini. Hanya orang-orang yang meninggal secara wajar, telah berumah tangga, masih bujangan, dan anak kecil yang sudah tanggal gigi susunya.
  • Sema Muda: jika yang meninggal adalah anak-anak atau bayi yang yang belum tanggal gigi susunya
  • Sema Bantas: diperuntukan bagi orang-orang yang meninggal karena sebab tidak wajar, seperti kecelakaan, bunuh diri, atau meninggal dalam keadaan masih memiliki luka yang belum sembuh.

Dua: Passiliran 

Tradisi pemakaman ini berada di desa Kambira, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Merupakan pemakaman yang dikhususkan bagi bayi yang meninggal sebelum giginya tumbuh. Karena masyarakat Kambira percaya bahwa bayi yang meninggal tersebut masih dalam keadaan suci. Dalam tradisi pemakaman passiliran ini jenazah dimasukkan ke dalam sebuah lubang berukuran 50 X 50 cm, yang dibuat di pohon. Tanpa pembungkus layaknya bayi masih dalam kandungan. Lalu ditutup dengan ijuk sebagai tanda akhir proses pemakaman. 

pasiliran tradisi pemakaman istimewa ada di Indonesia

Lubang di pohon itu dibuat mirip dengan rahim ibu, karena diyakini sebagai sebuah pengharapan. Dengan dikembalikannya bayi-bayi itu ke dalam rahim ibunya, jiwa bayi-bayi yang lahir kemudian akan selamat. Pohon yang dijadikan tempat pemakaman pun dikhususkan, yaitu pohon taraa yang memiliki getah berlimpah. Bagi orang Toraja, getah pohon taraa yang berwarna putih adalah simbol air susu ibu, sebagai sumber makanan dan minuman bagi sang bayi.

Tiga: Sarkofagus Batak

Di pulau Samosir yang diyakini sebagai asal suku Batak, terdapat banyak sarkofagus atau makam batu. Secara umum berbentuk persegi dengan bagian atas melebar, dan wujudnya seperti perahu yang melambangkan sarana bagi orang yang meninggal untuk menuju dunia arwah. Bercirikan adanya pahatan kepala manusia dengan raut muka menyeramkan di ujungnya. Gunanya sebagai penolak bala agar arwah bisa lancar dalam perjalanan. Juga pahatan berupa sosok orang yang dianggap dekat dengan si mati. Sarkofagus Batak menjadi penanda hubungan antara yang mati dan masih hidup. Yang mesti seimbang agar mendatangkan kesejahteraan, kesehatan, dan kesuburan lahan tani di tanah Batak.

Sarkofagus batak tradisi pemakaman istimewa ada di Indonesia

Empat: Waruga 

Merupakan sebuah situs pemakaman masyarakat Minahasa di Sulawesi Utara. Waruga sendiri berasal dari dua kata, yakni waru dan raga. Waru berarti rumah dan raga berarti raga. Waruga disusun dari batu berukuran besar dan memiliki atap layaknya sebuah rumah, dan dihuni oleh satu keluarga. Orang Minahasa dari zaman pra sejarah percaya bahwa roh atau arwah memiliki kekuatan magis. Terutama roh leluhur atau tertua. Waruga dibangun untuk menghormati roh tersebut dan dipercaya bisa mendatangkan kebaikan untuk keluarga orang yang meninggal. 

Waruga tradisi pemakaman istimewa ada di Indonesia

Tradisi memakamkan jenazah di waruga diperkirakan berkembang pada awal abad ke-9. Dalam tradisinya, jenazah disemayamkan dalam posisi duduk di dalam waruga layaknya bayi dalam kandungan. Tradisi memakamkan jenazah dalam waruga sempat dihentikan oleh pemerintah kolonial Belanda. Karena tradisi itu dianggap memicu penyakit kolera, lantaran jenazah diletakan begitu saja. Waruga bisa dijumpai di banyak daerah di Minahasa. Salah satunya di Taman Waruga, Sawangan, yang saat ini dijadikan sebagai tempat tujuan wisata. 

Lima: Makam Tana Toraja

Orang Toraja meyakini mereka yang sudah meninggal akan menuju kehidupan berikutnya yang sempurna, yaitu puya atau dunia arwah. Demi mengantarkan arwah anggota keluarga yang meninggal untuk mencapai kesempurnaan itu. Masyarakat Toraja mengadakan upacara pemakaman Rambu Solo, yang terdiri atas beberapa prosesi. Pertama prosesi menunggu, yakni tubuh orang yang meninggal disimpan, karena dipercaya arwahnya tetap tinggal di desa. Prosesi selanjutnya yaitu penyembelihan kerbau, yang merupakan inti dari upacara pemakaman. Kerbau dipilih karena diyakini sebagai hewan suci yang akan mengantarkan arwah ke puya.

Tana Toraja tradisi pemakaman istimewa ada di Indonesia

Semakin banyak kerbau yang disembelih, makin cepat arwah mencapai puya. Sepanjang upacara pemakaman, kerabat yang meninggal dan para pelayat melakukan tarian. Sebagai ungkapan duka cita, penghormatan, dan penyemangat. Karena arwah akan melakukan perjalanan panjang menuju puya. Prosesi terakhir adalah pemakaman jenazah yang sudah dibungkus peti mati. Ada tiga pilihan pemakaman, yakni ditempatkan di dalam gua, dimakamkan di kubur batu, atau disemayamkan di tebing. Pilihan terakhirlah yang banyak dipilih oleh masyarakat Toraja, karena terbatasnya area untuk kuburan. 

Bagaimana menurut anda ke 5 tradisi pemakaman istimewa ada di Indonesia itu, mengerikan atau tidak? 

 

———-

Foto yang ditampilkan dalam tulisan ini berasal dari: cirebonradio, boombastis, balarsumut.kemdikbud, kumparan, dan indonesiakaya

6 thoughts on “5 Tradisi Pemakaman Istimewa Ada di Indonesia

  1. Berbagai tata cara pemakaman unik yang ada di Indonesia pada intinya memercayai adanya alam lain setelah kematian ya. Juga pengakuan akan dzat yang Maha Mencipta. Hanya penamaan manusia saja yang berbeda-beda.

  2. Keren nih artikelnya, aku baru tahu loh kalo ada lebih dari 2 tipe pemakaman, selama ini yang aku tahu cuma di Trunyam Bali dan Toraja, nah itu juga bikin penasaran yang di Bali kok dibagi 3 tempat kenapa ya alasannya, Bahkan yang pemakaman bayi itu juga luar biasa ilmu leluhur kita.. seruuu hihihi Indonesia memang juara!

Leave a Reply to Lasmicika Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>